... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Qaidah Pertahankan Ritme Serangan di Afrika Barat dan Sahel Selama 2017

Foto: Al-Qaidah di Afrika.

KIBLAT.NET, Mali – Situs FDD Long War Journal membuat kompilasi data bahwa al-Qaidah beserta kelompok-kelompok jihadis yang menjadi sekutu dan afiliasinya telah melancarkan sedikitnya 276 serangan di Mali dan wilayah yang lebih luas lainnya di Afrika selama 2017. Hal ini mengindikasikan konsistensi al-Qaidah dalam menjaga ritme operasi militer mereka di wilayah Afrika Barat dan Sahel sebagaimana tahun sebelumnya.

Angka 276 tersebut merupakan gabungan jumlah serangan yang terkait dan diklaim oleh AQIM (Al Qaeda in the Islamic Maghreb), Katibah al-Murabithun di bawah AQIM, Ansharuddin “underbow” AQIM, dan Ansharuddin di bawah Katibah Macina. Katibah Macina sendiri dikenal juga sebagai Front Pembebasan Macina (MLF). Di awal Maret 2017, kelompok-kelompok ini melakukan fusi atau merger dan membentuk sebuah kelompok dengan nama baru, yaitu JNIM (Jamaah Nusrah al-Islam wal Muslimin) yang menyatakan sumpah setia kepada pemimpin al-Qaidah Dr. Aiman adz-Dzawahiri. Selain Mali, angka di atas termasuk sejumlah serangan oleh Anshorul Islam di Burkina Faso dan kelompok-kelompok jihadis di Niger.

Statistik Taktik

Dari 276 serangan, 71 di antaranya menggunakan bom improvisasi (IEDs), 24 serangan menggunakan roket & artileri mortir yang menargetkan markas-markas militer Perancis, Mali, dan PBB. Selain itu, terdapat 11 serangan dengan taktik penculikan di Mali dan Burkina Faso, 2 serangan bom berani mati (istisyhad). Sisanya, 168 serangan menggunakan kombinasi taktik penyergapan ala komando, ambush, dan asasinasi.

BACA JUGA  SITE: ISIS Mengaku Penyebab Tabrakan Dua Helikopter Militer Prancis di Mali

Statistik Wilayah

Wilayah tengah Mali menjadi kawasan paling dinamis dengan 90 kali serangan di daerah Mopti, Segou, dan Koulikoro. Ini indikasi para jihadis semakin progresif dan mulai mengarahkan serangan-serangan mereka ke selatan. Di daerah Kidal terjadi 46 serangan pada tahun 2017, walaupun sebelumnya pada tahun 2016, jumlah serangan lebih banyak. Di Gao terjadi 41 serangan, sementara Timbuktu lebih sedikit “hanya” 30 serangan. Sisanya, 69 serangan terjadi di Burkina Faso dan Niger.

Penetrasi dan Konsistensi Al-Qaidah

Banyaknya serangan ini menunjukkan bahwa insurjensi yang dimotori oleh al-Qaidah di Mali telah mampu menembus ke wilayah selatan dan tengah dengan frekuensi serangan pada level tinggi dan menyebar melewati batas-batas negara. Walaupun terjadi sedikit penurunan frekuensi serangan di bagian utara, al-Qaidah masih dianggap sebagai ancaman di wilayah itu.

Di tengah kampanye kontra-terorisme oleh militer Perancis dengan dukungan kehadiran pasukan “penjaga perdamaian” PBB, al-Qaidah masih terlalu kuat dan mampu melakukan operasi-operasi serangan secara terbuka di Mali. Sebagaimana tahun sebelumnya, kelompok jihadis ini mampu melancarkan serangan di Afrika Barat.

Prediksi 2018

Serangan-serangan dengan frekuensi tinggi dan berskala besar diprediksi masih akan terus berlanjut di tahun 2018 ini. Sejak PBB mengeluarkan mandat pada tahun 2013, mereka telah kehilangan lebih dari 100 pasukan yang tewas di Mali dan menjadikan misi penjaga perdamaian PBB di wilayah itu sebagai misi “perdamaian” yang paling mematikan di dunia.

BACA JUGA  Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya Kembali Teken Kerja Sama Militer dengan Turki

Sumber: Long War Journal
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto Ikut Tanda Tangan Tolak LGBT

Puluhan pemuda dan remaja tergabung dalam Gerakan Penyelamat Generasi bangsa, melakukan Kampanye Aksi 1000 Tanda Tangan Tolak LGBT "Selamatkan Generasi dari Ancaman Virus Lesbian-Gay-Bisexual & Transgander (LGBT)" di anjungan Pantai Losari Makassar, Ahad (07/01/2018).

Ahad, 07/01/2018 19:18 0

Indonesia

Bersihkan Sampah, Ribuan Muslim Bali Padati Pantai Kuta

Ribuan masyarakat Muslim Bali yang tergabung dalam Komunitas Muslim Peduli Bali (KMPB) terjun membersihkan sampah di empat titik pantai di Kabupaten Badung, Bali.

Ahad, 07/01/2018 16:36 2

Indonesia

Kembali Bergerilya, ARSA Serang Militer Myanmar

Setelah sekian lama tak tersiar kabarnya, ARSA kembali bergerilya dan melakukan perlawanan terhadap militer Myanmar di bagian utara Maungdaw, Rakhine.

Ahad, 07/01/2018 14:48 0

Indonesia

Trump Blokade Palestina, PKPU Kirim 2.000 Paket Makanan ke Gaza

PKPU Human Initiative (HI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama mitra lokal mendistribusikan sekitar 2.000 paket makanan ke Rumah Sakit (RS) Dar Al Shifa serta RS Indonesia yang berada di Gaza Utara, Palestina.

Ahad, 07/01/2018 12:51 0

Indonesia

Gubernur Anies Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Anak

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menghadiri acara Reuni Akbar Pesantren Islam Al-Irsyad yang digelar di asrama haji Pondok Gede, Bekasi.

Ahad, 07/01/2018 08:43 0

Indonesia

Aa Gym di Hadapan Kemenag: Evaluasi Diri dengan Menyempurnakan Akhlak

Kementerian Agama menggelar zikir dan doa untuk bangsa dalam rangkaian peringatan Hari Amal Bakti ke-72. Pendiri Ponpes Darut Tauhid, Abdullah Gymnastiar ikut hadir dalam acara ini.

Ahad, 07/01/2018 07:00 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: 72 Bidadari

Salah satu metode agama dalam mendorong pengikutnya atau anggotanya untuk menaati norma-norma aturannya di antaranya yaitu dengan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment).

Ahad, 07/01/2018 07:00 0

Indonesia

Politik di Indonesia Dinilai Berlebihan

Gejaolak yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini dinilai karena politik menentukan apa saja

Sabtu, 06/01/2018 23:54 0

Indonesia

Mahasiswa Diharapkan Makin Bersatu di Tahun 2018

"Melihat fenomena politik hari ini seharusnya menjadikan mahasiswa semakin bersatu untuk gerakan mahasiswa dan membangun visi bersama untuk Indonesia"

Sabtu, 06/01/2018 21:51 0

Indonesia

Komisi III: BSSN untuk Bungkam Penyuara Kebenaran

"Pertanyaannya, untuk apa? Kewenangan ini diarahkan untuk siapa?"

Sabtu, 06/01/2018 08:20 0

Close