... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Trump Blokade Palestina, PKPU Kirim 2.000 Paket Makanan ke Gaza

Foto: Foto: Proses penyalurah bantuan makanan kepada pasien rumah sakit di Gaza Utara Palestina. Dokumentasi PKPU Sulsel

KIBLAT.NET, Makassar- PKPU Human Initiative (HI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama mitra lokal mendistribusikan sekitar 2.000 paket makanan ke Rumah Sakit (RS) Dar Al Shifa serta RS Indonesia yang berada di Gaza Utara, Palestina.

Bantun tersebut didistrubiskan sejak blokade yang dilakukan pasca pernyataan Presiden Amerika, Donald Trump, yang mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel.

“Ini menyebabkan kesulitan di semua aspek kehidupan di jalur Gaza, bahkan mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya selama perawatan,” ujar Humas PKPU HI Sulsel, Nurhayani seperti dikutip dari Harian Amanah pada Ahad, (07/01/2018).

Kondisi tersebut bukan hanya dirasakan oleh masyarakat biasa, namun juga dirasakan pasien rumah sakit di Gaza. “Olehnya, makanan didistribusikan saat jam makan untuk para pasien di pagi, siang, dan malam hari,” ungkapnya.

Bukan hanya itu, melalui relawan PKPU HI, pasien di Gaza memohon doa kepada para Muslimin di Indonesia agar blokade terhadap Gaza segera dihentikan. “Mereka berharap kita bisa membantu mereka lewat doa kita yang tulus dan ikhlas,” tutup.

Sumber: Harian Amanah
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Israel Godok RUU Hukuman Mati yang Menargetkan Warga Palestina

Pemerintah Israel membuat rancangan undang-undang yang membuat para hakim mudah untuk menjatuhkan hukuman mati kepada terduga "teroris". Para politisi Palestina dan kelompok hak asasi menilai RUU tersebut ditujukan kepada warga Palestina secara umum.

Ahad, 07/01/2018 11:09 0

Suriah

Begini Penampakan Sukhoi Rusia yang Hancur di Suriah

Seorang wartawan militer Rusia menerbitkan foto pesawat tempur Rusia yang hancur akibat serangan oposisi Suriah. Roman Saponkov memposting foto-foto itu di media sosial setelah muncul laporan tentang serangan tersebut.

Ahad, 07/01/2018 08:00 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: 72 Bidadari

Salah satu metode agama dalam mendorong pengikutnya atau anggotanya untuk menaati norma-norma aturannya di antaranya yaitu dengan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment).

Ahad, 07/01/2018 07:00 0

Iran

Kekayaan Negeri Iran Gagal Mendatangkan Kemakmuran

Demonstrasi sipil telah meletus di Iran, bahkan saat negara itu bergerak keluar dari resesi menyusul pelonggaran sanksi internasional tahun lalu. Namun pemulihan ekonomi belum memberikan efek berarti bagi rakyat.

Ahad, 07/01/2018 06:05 0

Afrika

Operasi Al-Syabab Menyasar Lima Perwira Polisi di Perbatasan Kenya-Somalia

Lima orang perwira polisi tewas dalam serangan pejuang Al-Syabab di perbatasan Kenya-Somalia

Sabtu, 06/01/2018 23:25 0

Iran

50 Orang Tewas Sepanjang Aksi Demo di Iran

PIhak oposisi mencatat sebanyak 50 orang pendemo tewas akibat tindakan represif pasukan rezim Iran

Sabtu, 06/01/2018 23:15 0

News

Himpunan Alumni Pesantren Islam Al Irsyad Satukan Visi Dakwah

Himpunan Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad (HAPIA) menggelar acara Reuni Akbar untuk menyatukan visi dakwah di Indonesia

Sabtu, 06/01/2018 22:09 0

Arab Saudi

Besarnya Faidah Ilmu Menurut Syaikh Hamid bin Ahmad Bukhori

Kajian pertama merupakan kajian Kitab Al-Ilmu, yang ditulis oleh Abi Khaitsamah. Pengisi materinya adalah Syaikh Hamid bin Ahmad Bukhari. Beliau adalah seorang Muhaddits, juga pengisi tetap kajian taklim di Madinah Munawarah.

Sabtu, 06/01/2018 11:49 0

Iran

Soal Gejolak Massa, Iran Justru Salahkan Arab Saudi, Israel dan Amerika Serikat

Jaksa Agung Iran, Mohammad Jafar Montazeri mengatakan bahwa aksi protes secara besar-besaran yang terjadi di negeranya telah direncanakan empat tahun lalu oleh pihak asing.

Jum'at, 05/01/2018 16:43 0

Iran

Biaya Perang Diduga Kuat Pemicu Gejolak Massa di Iran

Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH Athian Ali mengatakan, pemerintah Iran menutupi fakta dibalik terjadinya demonstrasi rakyatnya.

Jum'at, 05/01/2018 16:22 0

Close