... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

AS Masukan 3 Tokoh Al-Qaidah Ini ke Daftar Teroris Global

Foto: Al-Qaidah di Yaman (AQAP).

KIBLAT.NET, Washington- Departemen Luar Negeri Amerika Serikat baru-baru ini merilis sejumlah nama yang masuk ke dalam daftar teroris global. Amerika Serikat memasukan 3 tokoh cabang Al-Qaidah di Yaman, Somalia dan Afrika Utara ke daftar teroris global.

Ketiga tokoh Al Qaidah tersebut antara lain, Wanas Al Faqih dari Al Qaeda in Maghreb Islam (AQIM), Abukar Ali dari Al Shabaab (cabang Al Qaidah di Afrika Timur), dan Muhammad Al Ghazali dari Al Qaeda Arabian Peninsula (AQAP).

Wanas Al-Faqih

Al Faqih merupakan tokoh AQIM yang dikaitkan sebagai otak yang merencanakan serangan Museum Bardo pada 18 Maret 2015 di Tunis, Tunisia. Menurut laporan AS, serangan tersebut telah menewaskan sedikitnya 20 jiwa.

Akan tetapi mengenai pelaku operasi tersebut, dugaan AS tersebut justru tak sepenuhnya benar. Pasalnya, seiringan dengan serangan tersebut ISIS dengan cepat muncul dan mengklaim bertanggungjawab atas serangan itu.

Majalah Dabiq ediri ke-8 memberikan keterangan tentang pelaku serangan. Dalam keterangannya, ISIS menyebutkan bahwa sepasang anggotanya yang berasal dari Tunisia ditugaskan untuk melakukan serangan tersebut. Kendati demikian, pemerintah Tunisia justru menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh Batalyon Uqba bin Nafi sayap AQIM atas serangan tersebut.

Abukar Ali Adan

AS menggambarkan Adan sebagai sosok wakil pemimpin Al-Shabaab. Namun tidak memberikan rincian lain tentang dia. Adan merupakan tokoh di cabang Afrika Timur Al Qaidah.

BACA JUGA  Ribuan Penyintas dan Petugas Penyelamatan Serangan 9/11 Terserang Kanker

Karir Adan dapat ditelusuri kembali ke Maret 2010, ketika dia diidentifikasi dalam sebuah laporan Reuters sebagai pemimpin Shabaab di sepanjang perbatasan dengan Kenya. Pada bulan Mei tahun yang sama, dia dilaporkan menjadi pemimpin Shabaab untuk kota selatan Kismayo. Pada saat itu, Kismayo dikendalikan oleh Shabaab dan merupakan pusat utama operasi ekonomi dan militer jihadis di Somalia selatan.

Sebagai pemimpin Kismayo, Adan memiliki kekuatan signifikan, yang ia gunakan untuk merekrut dan memperluas jejak Shabaab. Pada bulan Desember 2011, Adan mengatakan bahwa kaum akademisi diwajibkan untuk berpartisipasi dalam jihad Shabaab melawan pemerintah dan Barat.

Adan terus bangkit dalam jajaran kepemimpinan puncak Shabaab. Pada bulan Juli 2012, sebuah laporan Monitoring BBC mengidentifikasi Adan sebagai pemimpin wilayah Juba Bawah dan Tengah, dua provinsi paling selatan di Somalia dimana pemberontakan Shabaab telah berlabuh.

Pada tahun 2014, Adan telah memasuki lingkaran puncak kepemimpinan Shabaab. Menurut Kelompok Krisis Internasional, Adan menjabat sebagai “kepala militer/milisi Al-Shabaab secara keseluruhan.” Sebagai kepala militernya, Adan akan menjadi salah satu tokoh paling kuat di dalam Shabaab. Secara tradisional, kepala militer Shabaab juga berperan sebagai wakil emir kelompok tersebut.

Muhammad Al Ghazali

AS juga menyediakan beberapa rincian tentang Ghazali. Dia digambarkan sebagai anggota senior yang berperan dalam keamanan internal dan pelatihan operasi AQAP.

BACA JUGA  DK PBB Akan Voting Dua Proposal terkait Idlib

Sebagai pemimpin di dalam cabang keamanan internal AQAP, Ghazali banyak terlibat dalam membasmi mata-mata asing. Selain itu, ia dikenal cukup lantang menyuarakan perbedaan pendapat terhadap ISIS.

Sumber: The Long War Journal
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto Ikut Tanda Tangan Tolak LGBT

Puluhan pemuda dan remaja tergabung dalam Gerakan Penyelamat Generasi bangsa, melakukan Kampanye Aksi 1000 Tanda Tangan Tolak LGBT "Selamatkan Generasi dari Ancaman Virus Lesbian-Gay-Bisexual & Transgander (LGBT)" di anjungan Pantai Losari Makassar, Ahad (07/01/2018).

Ahad, 07/01/2018 19:18 0

Indonesia

Bersihkan Sampah, Ribuan Muslim Bali Padati Pantai Kuta

Ribuan masyarakat Muslim Bali yang tergabung dalam Komunitas Muslim Peduli Bali (KMPB) terjun membersihkan sampah di empat titik pantai di Kabupaten Badung, Bali.

Ahad, 07/01/2018 16:36 2

Indonesia

Kembali Bergerilya, ARSA Serang Militer Myanmar

Setelah sekian lama tak tersiar kabarnya, ARSA kembali bergerilya dan melakukan perlawanan terhadap militer Myanmar di bagian utara Maungdaw, Rakhine.

Ahad, 07/01/2018 14:48 0

Indonesia

Trump Blokade Palestina, PKPU Kirim 2.000 Paket Makanan ke Gaza

PKPU Human Initiative (HI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama mitra lokal mendistribusikan sekitar 2.000 paket makanan ke Rumah Sakit (RS) Dar Al Shifa serta RS Indonesia yang berada di Gaza Utara, Palestina.

Ahad, 07/01/2018 12:51 0

Indonesia

Gubernur Anies Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Anak

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menghadiri acara Reuni Akbar Pesantren Islam Al-Irsyad yang digelar di asrama haji Pondok Gede, Bekasi.

Ahad, 07/01/2018 08:43 0

Indonesia

Aa Gym di Hadapan Kemenag: Evaluasi Diri dengan Menyempurnakan Akhlak

Kementerian Agama menggelar zikir dan doa untuk bangsa dalam rangkaian peringatan Hari Amal Bakti ke-72. Pendiri Ponpes Darut Tauhid, Abdullah Gymnastiar ikut hadir dalam acara ini.

Ahad, 07/01/2018 07:00 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: 72 Bidadari

Salah satu metode agama dalam mendorong pengikutnya atau anggotanya untuk menaati norma-norma aturannya di antaranya yaitu dengan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment).

Ahad, 07/01/2018 07:00 0

Indonesia

Politik di Indonesia Dinilai Berlebihan

Gejaolak yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini dinilai karena politik menentukan apa saja

Sabtu, 06/01/2018 23:54 0

Indonesia

Mahasiswa Diharapkan Makin Bersatu di Tahun 2018

"Melihat fenomena politik hari ini seharusnya menjadikan mahasiswa semakin bersatu untuk gerakan mahasiswa dan membangun visi bersama untuk Indonesia"

Sabtu, 06/01/2018 21:51 0

Indonesia

Komisi III: BSSN untuk Bungkam Penyuara Kebenaran

"Pertanyaannya, untuk apa? Kewenangan ini diarahkan untuk siapa?"

Sabtu, 06/01/2018 08:20 0

Close