... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Politik di Indonesia Dinilai Berlebihan

Foto: Wakil ketua Himpunan Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad (HAPIA) Yusuf Utsman Baisa

KIBLAT.NET, Jakarta – Maraknya kriminalisasi Ulama juga mendapatkan perhatian dari Himpunan Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad (HAPIA). Wakil ketua HAPIA, Yusuf Utsman Baisa mengatakan, penyebab maraknya kriminalisasi ulama adalah politik yang berlebih-lebihan.

“Sebetulnya kita melihat keadaan Indonesia ini ada hal yang sudah berlebih-lebihan. Politik di negeri kita ini sudah menjadi soko guru yang berlebih-lebihan sehingga politik terlalu menentukan apa saja,” kata Yusuf saat ditemui disela-sela Reuni Akbar HAPIA di kompleks Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (06/01/2018).

“Apapun diatur oleh politik, hukum diatur oleh politik, bahkan ekonomi diatur oleh politik, lebih daripada itu agama pun diatur oleh politik,” lanjutnya.

Dia menyebutkan, gejolak yang terjadi dewasa ini merupakan hal yang tidak sehat. Seharusnya masing-masing elemen berada pada porsinya sendiri-sendiri, agar tidak ada kekuasaan yang berlebih-lebihan sehingga bisa mengatur apa saja.

“Gejolak yang seperti ini saya lihat adalah pengulangan pengulangan yang akan terus terjadi apabila negeri kita ini tidak memiliki keteraturan,” ujar Yusuf.

Fenomena kriminalisasi ulama juga disoroti Yusuf. Menurutnya, hal itu membuat umat Islam sakit hati. “Urusan apa yang membuat mereka masuk sel, ternyata mereka masuk sel karena mengatakan kenyataan,” ujarnya.

Kondisi Indonesia yang makin memperihatinkan dinilai Yusuf karena permainan politik yang berlebih-lebihan. “Akarnya adalah politik yang terlalu di backup berlebih-lebihan sehingga di negeri kita ini politik sudah menentukan segalanya,” pungkasnya.

BACA JUGA  Setelah Bebas, Apakah Jonru Akan Seperti Dulu?

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Somalia

Operasi Al-Syabab Menyasar Lima Perwira Polisi di Perbatasan Kenya-Somalia

Lima orang perwira polisi tewas dalam serangan pejuang Al-Syabab di perbatasan Kenya-Somalia

Sabtu, 06/01/2018 23:25 0

Iran

50 Orang Tewas Sepanjang Aksi Demo di Iran

PIhak oposisi mencatat sebanyak 50 orang pendemo tewas akibat tindakan represif pasukan rezim Iran

Sabtu, 06/01/2018 23:15 0

News

Himpunan Alumni Pesantren Islam Al Irsyad Satukan Visi Dakwah

Himpunan Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad (HAPIA) menggelar acara Reuni Akbar untuk menyatukan visi dakwah di Indonesia

Sabtu, 06/01/2018 22:09 0

Arab Saudi

Besarnya Faidah Ilmu Menurut Syaikh Hamid bin Ahmad Bukhori

Kajian pertama merupakan kajian Kitab Al-Ilmu, yang ditulis oleh Abi Khaitsamah. Pengisi materinya adalah Syaikh Hamid bin Ahmad Bukhari. Beliau adalah seorang Muhaddits, juga pengisi tetap kajian taklim di Madinah Munawarah.

Sabtu, 06/01/2018 11:49 0

Iran

Soal Gejolak Massa, Iran Justru Salahkan Arab Saudi, Israel dan Amerika Serikat

Jaksa Agung Iran, Mohammad Jafar Montazeri mengatakan bahwa aksi protes secara besar-besaran yang terjadi di negeranya telah direncanakan empat tahun lalu oleh pihak asing.

Jum'at, 05/01/2018 16:43 0

Iran

Biaya Perang Diduga Kuat Pemicu Gejolak Massa di Iran

Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH Athian Ali mengatakan, pemerintah Iran menutupi fakta dibalik terjadinya demonstrasi rakyatnya.

Jum'at, 05/01/2018 16:22 0

Iran

Lebih 1.000 Demonstran Iran Ditahan dan Diancam Hukuman Mati

Lebih dari seribu orang telah ditangkap dan ditahan di Iran dalam aksi demonstrasi yang terjadi sepekan terakhir. Demikian menurut laporan kelompok hak asasi manusia dan Departemen Luar Negeri Iran pada hari Kamis (04/01/2018).

Jum'at, 05/01/2018 15:30 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Cerdas Bersosial Media

KIBLAT.NET – “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran,...

Jum'at, 05/01/2018 15:05 0

Palestina

Ismail Haniyeh: Akhiri Proses Perdamaian dengan Israel

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, pada hari Selasa (02/01/2018) menyerukan gerakan intifadhah baru bagi rakyat Palestina, termasuk sebuah kebijakan formal untuk mengakhiri proses perdamaian dengan entitas Israel menyusul keputusan sepihak AS tentang status Al-Quds atau Yerusalem.

Jum'at, 05/01/2018 14:17 0

Tazkiyah

Beginilah Cara Nabi Sulaiman Menyelesaikan Masalah Rakyatnya

Ketika itu Nabi Sulaiman mengetahui kejadian ini. Ia berkata,"Kalau aku yang memutuskan masalah ini, tentu tidak demikian."

Jum'at, 05/01/2018 13:00 0

Close