... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Operasi Al-Syabab Menyasar Lima Perwira Polisi di Perbatasan Kenya-Somalia

Foto: Kelompok pejuang jihadis Somalia, Al Syabab

KIBLAT.NET, Elwak – Pejuang jihadis Al-Syabab, afiliasi Al-Qaidah di Somalia, dilaporkan kembali melancarkan amaliyat pada hari Selasa (02/01/2017) pekan lalu. Kali ini, lima perwira polisi menjadi korban serangan mereka. Di samping itu, al-Syabaab juga berhasil membakar sebuah kendaraan polisi di kota Elwak dekat dengan perbatasan Kenya.

“Akibat serangan itu, kami kehilangan lima perwira keamanan saat sedang berpatroli di jalan raya Elwak-Kotulo. Satu regu pasukan bantuan yang dikirim untuk menetralisir serangan tersebut juga diserang yang menyebabkan truk mereka terbakar,” kata pejabat polisi lokal bernama Daniel Bundotich kepada media.

Bundotich mengaku bahwa tiga orang perwira polisi yang tewas berasal dari unit pasukan cadangan. Sementara dua lainnya adalah perwira administratif.

“Para militan menyergap satu tim patroli aparat keamanan yang tak menduga bakal ada serangan. Ini jelas merupakan ambush,” kata seorang perwira polisi lainnya yang mengetahui insiden itu kepada Anadolu, yang meminta namanya dirahasiakan.

Serangan dadakan ini terjadi kurang dari satu pekan setelah Al-Syabab melancarkan serangan sebelumnya. Dalam serangan sebelumnya mereka membakar dua markas polisi di daerah Garissa di bagian utara Kenya.

Sejak beberapa tahun sebelumnya, kelompok jihadis Al-Syabab yang berbasis di Somalia ini mulai memperluas serangan mereka ke Kenya sebagai respon atas keterlibatan pasukan militer Kenya di Somalia. Salah satunya adalah serangan mematikan pada tanggal 2 April 2015 yang memakan korban 147 orang di Universitas Garissa.

BACA JUGA  Tentara Somalia dan AS Bunuh Ulama Provinsi Lower Shebelle

Sumber: Worldbulletin
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Mahasiswa Diharapkan Makin Bersatu di Tahun 2018

"Melihat fenomena politik hari ini seharusnya menjadikan mahasiswa semakin bersatu untuk gerakan mahasiswa dan membangun visi bersama untuk Indonesia"

Sabtu, 06/01/2018 21:51 0

Indonesia

Komisi III: BSSN untuk Bungkam Penyuara Kebenaran

"Pertanyaannya, untuk apa? Kewenangan ini diarahkan untuk siapa?"

Sabtu, 06/01/2018 08:20 0

Indonesia

“Semua Badan yang Dibentuk Pemerintah untuk Tangkapi Bangsa Sendiri”

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii turut menyoroti keinginan kepala Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) yang ingin melakukan penangkapan bagi penyebar hoax. Muhammad Syafii menilai bahwa era saat ini banyak badan yang dibentuk oleh pemerintah untuk menghukum rakyat sendiri.

Sabtu, 06/01/2018 07:37 0

Indonesia

Pakar: Pembentukan BSSN Bentuk Kepanikan Pemerintah terhadap Medsos

Pakar Hukum Universitas Juanda Bogor, Dr Muhammad Taufik, SH, menilai bahwa pembentukan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) oleh Presiden Joko Widodo sebagai pelarian dari kepanikan pemerintah menghadapi pemberitaan dan kritik di media sosial.

Sabtu, 06/01/2018 07:31 0

Indonesia

Polisi Mencuri di Kalsel, Romo Syafi’i: Di Setiap Instansi Negara Ada Oknum Seperti itu

"Karena itu sudah sifat dari oknum dan itu kan terjadi di semua tempat dan dilakukan oleh hampir semua instansi manapun. Engga khusus hanya di kepolisian, semua instansi manapun pasti memiliki oknum-oknum yang seperti itu," ujarnya saat dihubungi Kiblat.net pada Jumat (05/01/2018).

Sabtu, 06/01/2018 06:30 0

Indonesia

Tugas Penindakan BSSN Berpotensi Penyalahgunaan Kekuasaan

Pengamat hukum pidana, Nasrullah Nasution memberikan komentar terkait Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang ingin melakukan penindakan bagi orang-orang yang dianggap menyebar hoax.

Jum'at, 05/01/2018 21:22 0

Indonesia

SNH: BSSN Jangan Bicarakan Soal Hoax Saja

Advokat dari SNH Advocacy Center, Nasrullah Nasution mengatakan bahwa tugas yang diemban oleh BSSN cukup besar. Yaitu mengamankan negara dari kejahatan siber.

Jum'at, 05/01/2018 20:57 0

Indonesia

Tumpang Tindih Penindakan Badan Siber

Advokat SNH Advocacy Center, Nasrullah Nasution menegaskan bahwa kewenangan yang dimiliki Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) hanya dalam membangun sistem dan jaringan.

Jum'at, 05/01/2018 18:36 0

Indonesia

ANNAS: Syiah Ancaman Negara, Kenapa Pemerintah Diam?

Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH Athian Ali menegaskan, bahayanya Syiah di Indonesia sudah menjadi fakta.

Jum'at, 05/01/2018 18:09 0

Indonesia

Ditugaskan Mengawal, Oknum Polisi Rampok Uang Bank Mandiri Rp10 Miliar

Seorang oknum Polres Tabalong, Kalimantan Selatan merampok uang kas Bank Mandiri saat bertugas untuk melakukan pengawalan

Jum'at, 05/01/2018 17:28 0

Close