... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Himpunan Alumni Pesantren Islam Al Irsyad Satukan Visi Dakwah

Foto: Himpunan Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad (HAPIA)

KIBLAT.NET, Jakarta – Himpunan Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad (HAPIA) menggelar acara Reuni Akbar. Acara ini diselenggarakan sebagai upaya menyatukan visi dakwah para dai di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Alumni Pesantren Islam Al-Irsyad, Muhammad Bashir Ahmad di lokasi reuni Kompleks Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (06/01/2018).

Menurut Bashir, hal pertama yang akan dilakukan HAPIA adalah menghimpun seluruh anggota dan memasukkannya ke dalam data base. “Kita ingin ada kerjasama dan kami HAPIA punya SDM, kami punya rumahnya,” ujar Bashir.

Untuk menyalurkan potensi dakwah, para anggota HAPIA nantinya akan ditempatkan di 110 cabang Pesantren Al-Irsyad yang tersebar di seluruh Indonesia. “Kami punya 110 cabang di seluruh Indonesia, ini sesuatu yang cukup bagus. Supaya mereka dalam berdakwah pun ada naungannya sehingga nanti kita bisa lebih lancar lagi,” ujar Bashir.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan turut hadir dalam acara bertajuk “HAPIA untuk Indonesia” tersebut. Selain itu juga dihadiri duta besar Saudi untuk Indonesia, Usamah bin Muhammad Abdullah Al Syuaibi.

Pondok Pesantren Al-Irsyad didirikan pada tahun 1986 dan mulai beroperasi tahun 1988. Hingga kini, pesantren tersebut telah meluluskan ribuan alumni. Pondok Pesantren Al-Irsyad mempunyai lebih dari 100 cabang di seluruh Indonesia.

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Mahasiswa Diharapkan Makin Bersatu di Tahun 2018

"Melihat fenomena politik hari ini seharusnya menjadikan mahasiswa semakin bersatu untuk gerakan mahasiswa dan membangun visi bersama untuk Indonesia"

Sabtu, 06/01/2018 21:51 0

Indonesia

Komisi III: BSSN untuk Bungkam Penyuara Kebenaran

"Pertanyaannya, untuk apa? Kewenangan ini diarahkan untuk siapa?"

Sabtu, 06/01/2018 08:20 0

Indonesia

“Semua Badan yang Dibentuk Pemerintah untuk Tangkapi Bangsa Sendiri”

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii turut menyoroti keinginan kepala Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) yang ingin melakukan penangkapan bagi penyebar hoax. Muhammad Syafii menilai bahwa era saat ini banyak badan yang dibentuk oleh pemerintah untuk menghukum rakyat sendiri.

Sabtu, 06/01/2018 07:37 0

Indonesia

Pakar: Pembentukan BSSN Bentuk Kepanikan Pemerintah terhadap Medsos

Pakar Hukum Universitas Juanda Bogor, Dr Muhammad Taufik, SH, menilai bahwa pembentukan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) oleh Presiden Joko Widodo sebagai pelarian dari kepanikan pemerintah menghadapi pemberitaan dan kritik di media sosial.

Sabtu, 06/01/2018 07:31 0

Indonesia

Polisi Mencuri di Kalsel, Romo Syafi’i: Di Setiap Instansi Negara Ada Oknum Seperti itu

"Karena itu sudah sifat dari oknum dan itu kan terjadi di semua tempat dan dilakukan oleh hampir semua instansi manapun. Engga khusus hanya di kepolisian, semua instansi manapun pasti memiliki oknum-oknum yang seperti itu," ujarnya saat dihubungi Kiblat.net pada Jumat (05/01/2018).

Sabtu, 06/01/2018 06:30 0

Indonesia

Tugas Penindakan BSSN Berpotensi Penyalahgunaan Kekuasaan

Pengamat hukum pidana, Nasrullah Nasution memberikan komentar terkait Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang ingin melakukan penindakan bagi orang-orang yang dianggap menyebar hoax.

Jum'at, 05/01/2018 21:22 0

Indonesia

SNH: BSSN Jangan Bicarakan Soal Hoax Saja

Advokat dari SNH Advocacy Center, Nasrullah Nasution mengatakan bahwa tugas yang diemban oleh BSSN cukup besar. Yaitu mengamankan negara dari kejahatan siber.

Jum'at, 05/01/2018 20:57 0

Indonesia

Tumpang Tindih Penindakan Badan Siber

Advokat SNH Advocacy Center, Nasrullah Nasution menegaskan bahwa kewenangan yang dimiliki Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) hanya dalam membangun sistem dan jaringan.

Jum'at, 05/01/2018 18:36 0

Indonesia

ANNAS: Syiah Ancaman Negara, Kenapa Pemerintah Diam?

Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH Athian Ali menegaskan, bahayanya Syiah di Indonesia sudah menjadi fakta.

Jum'at, 05/01/2018 18:09 0

Indonesia

Ditugaskan Mengawal, Oknum Polisi Rampok Uang Bank Mandiri Rp10 Miliar

Seorang oknum Polres Tabalong, Kalimantan Selatan merampok uang kas Bank Mandiri saat bertugas untuk melakukan pengawalan

Jum'at, 05/01/2018 17:28 0

Close