... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lebih 1.000 Demonstran Iran Ditahan dan Diancam Hukuman Mati

Foto: Demo di Iran/ilustrasi (BBC)

KIBLAT.NET, Teheran – Lebih dari seribu orang telah ditangkap dan ditahan di Iran dalam aksi demonstrasi yang terjadi sepekan terakhir. Demikian menurut laporan kelompok hak asasi manusia dan Departemen Luar Negeri Iran pada hari Kamis (04/01/2018).

Amnesty International memperingatkan bahwa mereka disiksa dalam tahanan dan diperlakukan secara sewenang-wenang di penjara. Amnesty meminta agar mereka dibebaskan karena demonstrasi bertujuan damai. Awal pekan ini, kepala Pengadilan Revolusioner Iran memperingatkan bahwa para demonstran yang ditangkap dapat menghadapi hukuman mati.

“Pihak berwenang Iran memiliki rekam jejak yang mengerikan dalam melakukan penangkapan massal terhadap para demonstran yang damai,” kata Philip Luther, direktur penelitian dan advokasi regional di Amnesty.

“Mengingat skala yang mengkhawatirkan dari gelombang penangkapan saat ini, sangat mungkin bahwa banyak dari mereka yang ditahan adalah pemrotes damai yang telah ditahan sewenang-wenang dan sekarang berada di penjara dengan kondisi mengerikan. Dan penyiksaan adalah cara yang umum untuk mendapatkan pengakuan dan penghukuman kepada pembangkang.”

Sebuah video yang tidak terverifikasi dan beredar secara online menunjukkan keluarga tahanan menunggu di luar penjara Evin yang terkenal di Teheran. “Di sana, setidaknya 423 tahanan didaftarkan hanya dalam dua hari setelah Tahun Baru,” kata Amnesty. “Jumlah penahanan di seluruh negeri kemungkinan jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan sebesar 1.000 orang.”

Demonstrasi tersebut, yang didorong oleh keluhan ekonomi, pengangguran dan korupsi, meletus seminggu yang lalu di kota Mashhad di timur laut dan menyebar cepat di seluruh negeri. Pihak berwenang melarang aplikasi pesan populer dan media sosial, membatasi jaringan telepon seluler dan memperlambat kecepatan internet untuk mencegah publikasi demonstrasi.

BACA JUGA  Polisi Iran Tangkapi Demonstran Pro-Azerbaijan

Sumber: Washington Post
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jumat: Cerdas Bersosial Media

KIBLAT.NET – “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran,...

Jum'at, 05/01/2018 15:05 0

Indonesia

ANNAS: Krisis Iran Tunjukkan Bobroknya Keyakinan Syiah

Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH. Athian Ali M. Da'i menilai bahwa demonstrasi besar di Iran membuktikan bobroknya keyakinan ajaran Syiah yang dibawa oleh Ayatullah Khomeini.

Jum'at, 05/01/2018 13:40 0

Tazkiyah

Beginilah Cara Nabi Sulaiman Menyelesaikan Masalah Rakyatnya

Ketika itu Nabi Sulaiman mengetahui kejadian ini. Ia berkata,"Kalau aku yang memutuskan masalah ini, tentu tidak demikian."

Jum'at, 05/01/2018 13:00 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Islamofobia, Perang Melawan Islam yang Tidak Dideklarasikan

Islamofobia adalah rasa takut, kebencian, dan permusuhan yang berlebihan terhadap Islam dan Muslim yang diabadikan melalui stereotip negatif yang mengakibatkan bias, diskriminasi, dan marginalisasi serta pengucilan umat Islam dari kehidupan sosial, politik, dan kewarganegaraan.

Jum'at, 05/01/2018 11:39 1

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Menggapai Derajat Tertinggi Manusia

Khutbah Jumat: Menggapai Derajat Tertinggi Manusia. Ketika ada seseorang yang mengklaim bahwa ada manusia yang meningkat derajatnya menjadi anak tuhan itu bukanlah memuliakan, tetapi sesungguhnya itu sangat menghinakan. Karena kemuliaan manusia ditentukan

Jum'at, 05/01/2018 10:32 0

Indonesia

“Harapan Masyarakat Mendapat Keadilan Hukum Masih Jauh”

Gerakan Anak Negeri (GAN) menilai bahwa keadilan dalam aspek hukum di Indonesia masih belum dirasakan masyarakat

Jum'at, 05/01/2018 07:45 0

Indonesia

GAN: Jurang Ketimpangan Antara Kaum Kaya dan Miskin Kian Curam

Ketua Gerakan Anak Negeri (GAN), Pedri Kasman menegaskan bahwa untuk mengawali tahun 2018, pemerintahan Jokowi harus memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Baik kepada pendukungnya maupun tidak.

Jum'at, 05/01/2018 06:59 0

Indonesia

Saat Shalat Dhuha di Madinah, Kyai Asal Sukabumi Tutup Usia

Innalillahi wa inna ilaihiradjiun, kabar duka kembali datang dari Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyyatul Falah Sukabumi, KH Ece Syaripudin Didi

Kamis, 04/01/2018 21:24 0

Indonesia

Fatwa Halal Darah Ditakutkan Muncul terhadap Ade Armando

Advokat dari LBH Street Lawyer, Rangga Lukita Destana mendesak kepolisian untuk mendalami dengan serius kasus Ade Armando.

Kamis, 04/01/2018 21:16 0

Indonesia

Penulis Buku Anak Bermuatan LGBT Menghadap KPAI

Pasalnya, nama pasangan yang digunakan sama-sama perempuan. Yaitu, "Widia bisa menikahi Vivi, Opa bisa jadi Waria, dan lain-lain". Namun dalam Intan berdalih, bahwa nama Widia yang dimaksud adalah Widiyatmoko.

Kamis, 04/01/2018 21:01 0

Close
CLOSE
CLOSE