... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

First Travel hingga Hannien Tour, Inilah 25 Biro Umrah yang Dibekukan Kemenag

Foto: First Travel.

KIBLAT.NET, Jakarta- Kementerian Agama telah mencabut izin operasional PT. Biro Perjalanan Wisata Al-Utsmaniyah atau Hannien Tour sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Dalam tahun dua terakhir saja, Kemenag telah mencabut kurang lebih 13 PPIU dan tidak memperpanjang izin 12 PPIU.

Direktur Umrah dan Haji Khusus, Arfi Hatim mengatakan kalau pihaknya terus melakukan pembenahan dalam pengawasan pelayanaan terhadap PPIU. “Sejak 2015, total sudah ada 13 travel yang telah kami cabut izinnya, lima di antaranya dicabut sepanjang tahun 2017,” terang Arfi Hatim di Jakarta, Rabu (03/01/2018).

Selain Hannien Tour, kata Arfi, pada tahun 2017, Kemenag mencabut izin operasional PT. Al-Maha Tour @ Travel, PT. Assyifa Mandiri Wisata, PT Raudah Kharisma Wisata, dan PT First Anugerah Karya Wisata atau yang dikenal dengan First Travel.

Tahun sebelumnya, Kemenag telah mencabut izin delapan travel, empat travel pada 2015 dan empat travel pada 2016. Travel tersebut adalah PT. Mediterrania Travel (2015), PT. Mustaqbal Lima (2015), PT. Ronalditya (2015), PT. Kopindo Wisata (2015), PT. Maulana (2016), PT. Timur Sarana Tour & Travel (2016), PT. Diva Sakinah (2016), dan PT. Hikmah Sakti Perdana.

Di samping itu, kata Arfi, ada 12 PPIU yang tidak diperpanjang izinnya karena beberapa sebab, antara lain: tidak dapat di proses izin perpanjangan berdasarkan hasil akreditasi, dinyatakan tidak berlaku lagi berdasarkan hasil akreditasi, masa berlaku telah habis dan tidak melakukan perpanjangan, serta tidak diperpanjang izin PPIU terkait kepemilikan saham dan susunan direksi (warga negara asing atau non Muslim).

BACA JUGA  Muhammadiyah: Polisi yang Pukul Relawan Harus Ditindak Tegas

Ke-12 PPIU tersebut, yaitu: PT. Catur Daya Utama (2015), PT. Huli Saqdah (2015), PT. Maccadina (2015), PT. Gema Arofah (2015), PT. Wisata Pesona Nugraha (2016), PT. Assuryaniyah Cipta Prima (2016), PT. Faliyatika Cholis Utama (2016), PT. Nurmadania Nusha Wisata (2016), PT. Dian Pramita Sekata (2017), PT. Hodhod Azza Amira Wisata (2017), PT. Habab Al Hannaya Tour & Travel (2017), dan PT. Erni Pancarajati (2017).

Arfi berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan penyelenggaraan ibadah umrah. Salah satunya adalah dengan menyusun regulasi dan memperkuat sistem informasi. Menurut Arfi, pihaknya tengah merampungkan Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SIPATUH).

“Keberadaan SIPATUH diharapkan bisa menjadi alat monitor dan kontrol bagi pemerintah dan masyarakat. Publik nantinya bisa ikut mengakses sehingga bisa ikut mengetahui kalau ada biro travel yang manelantarkan calon jemaah umrah atau tidak menepati janjinya,” tandasnya.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Iran

Soal Gejolak Massa, Iran Justru Salahkan Arab Saudi, Israel dan Amerika Serikat

Jaksa Agung Iran, Mohammad Jafar Montazeri mengatakan bahwa aksi protes secara besar-besaran yang terjadi di negeranya telah direncanakan empat tahun lalu oleh pihak asing.

Jum'at, 05/01/2018 16:43 0

Iran

Biaya Perang Diduga Kuat Pemicu Gejolak Massa di Iran

Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH Athian Ali mengatakan, pemerintah Iran menutupi fakta dibalik terjadinya demonstrasi rakyatnya.

Jum'at, 05/01/2018 16:22 0

Iran

Lebih 1.000 Demonstran Iran Ditahan dan Diancam Hukuman Mati

Lebih dari seribu orang telah ditangkap dan ditahan di Iran dalam aksi demonstrasi yang terjadi sepekan terakhir. Demikian menurut laporan kelompok hak asasi manusia dan Departemen Luar Negeri Iran pada hari Kamis (04/01/2018).

Jum'at, 05/01/2018 15:30 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Cerdas Bersosial Media

KIBLAT.NET – “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran,...

Jum'at, 05/01/2018 15:05 0

Palestina

Ismail Haniyeh: Akhiri Proses Perdamaian dengan Israel

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, pada hari Selasa (02/01/2018) menyerukan gerakan intifadhah baru bagi rakyat Palestina, termasuk sebuah kebijakan formal untuk mengakhiri proses perdamaian dengan entitas Israel menyusul keputusan sepihak AS tentang status Al-Quds atau Yerusalem.

Jum'at, 05/01/2018 14:17 0

Tazkiyah

Beginilah Cara Nabi Sulaiman Menyelesaikan Masalah Rakyatnya

Ketika itu Nabi Sulaiman mengetahui kejadian ini. Ia berkata,"Kalau aku yang memutuskan masalah ini, tentu tidak demikian."

Jum'at, 05/01/2018 13:00 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Islamofobia, Perang Melawan Islam yang Tidak Dideklarasikan

Islamofobia adalah rasa takut, kebencian, dan permusuhan yang berlebihan terhadap Islam dan Muslim yang diabadikan melalui stereotip negatif yang mengakibatkan bias, diskriminasi, dan marginalisasi serta pengucilan umat Islam dari kehidupan sosial, politik, dan kewarganegaraan.

Jum'at, 05/01/2018 11:39 1

Iran

Demo Masih Meluas, Garda Revolusi Iran Kehilangan 3 Personelnya

Garda Revolusi Iran (IRGC) telah dikerahkan ke berbagai titik sentrum yang menjadi lokasi aksi protes warga di seluruh pelosok negeri Iran.

Jum'at, 05/01/2018 11:07 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Menggapai Derajat Tertinggi Manusia

Khutbah Jumat: Menggapai Derajat Tertinggi Manusia. Ketika ada seseorang yang mengklaim bahwa ada manusia yang meningkat derajatnya menjadi anak tuhan itu bukanlah memuliakan, tetapi sesungguhnya itu sangat menghinakan. Karena kemuliaan manusia ditentukan

Jum'at, 05/01/2018 10:32 0

Rusia

Dephan Rusia Bantah Serangan Roket ke Humeimim Rusak Tujuh Jetnya

Namun sumber tidak resmi menyebut dua tentara tewas akibat serangan itu

Jum'at, 05/01/2018 06:30 0

Close
CLOSE
CLOSE