... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Biaya Perang Diduga Kuat Pemicu Gejolak Massa di Iran

Foto: Demo di Iran.

KIBLAT.NET, Bekasi– Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH Athian Ali mengatakan, pemerintah Iran menutupi fakta dibalik terjadinya demonstrasi rakyatnya. Pemerintah Iran justru mencoba mengalihkan isu bahkan hingga menyalahkan rakyatnya dan negara-negara lain.

“Menutupi fakta itulah upaya suatu negara yang sedang dilanda kekacauan. Tetapi pada dasarnya kita bisa menilai meskipun aksi protes itu ditunggangi, pasti ada masalah di dalam negeri Iran. Masalahnya kekayaan negara Iran terkuras untuk mempersenjatai milisi-milisi mereka,” ujarnya melalui sambungan suara kepada Kiblat.net, Jumat, (05/01/2018).

Dia menjelaskan, sudah lumrah bila suatu negara yang mengalami protes besar oleh rakyatnya dengan melemparkan tuduhan-tuduhan. Seperti, demonstrasi ditunggangi oleh kepentingan politik, ada peran negara luar dan banyak lagi tuduhan lainnya.

“Apalagi mengklaim bahwa demonstrasi sebagai upaya merusak perdamaian Al-Quds. Saya melihat Khamenei berupaya mengalihkan inti demonstrasi bukan malah menjawab tuntutan demonstrasi. Masalah Al-Quds sendiri kan sudah final di sidang PBB,” katanya.

Athian menegaskan kekacauan di Iran adalah balasan dari kekecauan yang dilakukan milisi Syiah di berbagai negara. Sehingga kekayaan Iran terkuras dan rakyatnya menderita. Selain menjadi pelajaran bagi pemerintah Iran sendiri juga menjadi pelajaran bagi pemerintah negara lain terutama Indonesia.

“Saya sudah berulang-ulang mengingatkan pemerintah Indonesia bahwa Syiah adalah ancaman bagi akidah dan negara. Terjadinya protes besar di Iran menjadi kenyataan yang terungkap bahwa ajaran Syiah menyengsarakan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Hafizh
Editor: Syafi’i Iskandar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Khutbah Jumat: Cerdas Bersosial Media

KIBLAT.NET – “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran,...

Jum'at, 05/01/2018 15:05 0

Indonesia

ANNAS: Krisis Iran Tunjukkan Bobroknya Keyakinan Syiah

Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), KH. Athian Ali M. Da'i menilai bahwa demonstrasi besar di Iran membuktikan bobroknya keyakinan ajaran Syiah yang dibawa oleh Ayatullah Khomeini.

Jum'at, 05/01/2018 13:40 0

Tazkiyah

Beginilah Cara Nabi Sulaiman Menyelesaikan Masalah Rakyatnya

Ketika itu Nabi Sulaiman mengetahui kejadian ini. Ia berkata,"Kalau aku yang memutuskan masalah ini, tentu tidak demikian."

Jum'at, 05/01/2018 13:00 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Islamofobia, Perang Melawan Islam yang Tidak Dideklarasikan

Islamofobia adalah rasa takut, kebencian, dan permusuhan yang berlebihan terhadap Islam dan Muslim yang diabadikan melalui stereotip negatif yang mengakibatkan bias, diskriminasi, dan marginalisasi serta pengucilan umat Islam dari kehidupan sosial, politik, dan kewarganegaraan.

Jum'at, 05/01/2018 11:39 1

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Menggapai Derajat Tertinggi Manusia

Khutbah Jumat: Menggapai Derajat Tertinggi Manusia. Ketika ada seseorang yang mengklaim bahwa ada manusia yang meningkat derajatnya menjadi anak tuhan itu bukanlah memuliakan, tetapi sesungguhnya itu sangat menghinakan. Karena kemuliaan manusia ditentukan

Jum'at, 05/01/2018 10:32 0

Indonesia

“Harapan Masyarakat Mendapat Keadilan Hukum Masih Jauh”

Gerakan Anak Negeri (GAN) menilai bahwa keadilan dalam aspek hukum di Indonesia masih belum dirasakan masyarakat

Jum'at, 05/01/2018 07:45 0

Indonesia

GAN: Jurang Ketimpangan Antara Kaum Kaya dan Miskin Kian Curam

Ketua Gerakan Anak Negeri (GAN), Pedri Kasman menegaskan bahwa untuk mengawali tahun 2018, pemerintahan Jokowi harus memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Baik kepada pendukungnya maupun tidak.

Jum'at, 05/01/2018 06:59 0

Indonesia

Saat Shalat Dhuha di Madinah, Kyai Asal Sukabumi Tutup Usia

Innalillahi wa inna ilaihiradjiun, kabar duka kembali datang dari Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyyatul Falah Sukabumi, KH Ece Syaripudin Didi

Kamis, 04/01/2018 21:24 0

Indonesia

Fatwa Halal Darah Ditakutkan Muncul terhadap Ade Armando

Advokat dari LBH Street Lawyer, Rangga Lukita Destana mendesak kepolisian untuk mendalami dengan serius kasus Ade Armando.

Kamis, 04/01/2018 21:16 0

Indonesia

Penulis Buku Anak Bermuatan LGBT Menghadap KPAI

Pasalnya, nama pasangan yang digunakan sama-sama perempuan. Yaitu, "Widia bisa menikahi Vivi, Opa bisa jadi Waria, dan lain-lain". Namun dalam Intan berdalih, bahwa nama Widia yang dimaksud adalah Widiyatmoko.

Kamis, 04/01/2018 21:01 0

Close