... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Beginilah Cara Nabi Sulaiman Menyelesaikan Masalah Rakyatnya

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Dikisahkan seorang penggembala kehilangan domba-domba piaraannya. Di suatu hari dombanya memasuki kebun seseorang, memakan apa saja yang ada dalam kebun itu. Seluruh isi kebun habis, kalaupun ada yang tersisa kondisinya telah rusak.

Si pemilik kebun pun akhirnya mendatangi Nabi Daud untuk mengadukan masalah ini. Kemudian Nabi Daud menghakimi apa yang terjadi. Beliau meminta pemilik kebun untuk mengambil domba-domba tersebut seharga kebun yang telah rusak.

Ketika itu anaknya, Nabi Sulaiman mengetahui kejadian ini. Ia berkata,“Kalau aku yang memutuskan masalah ini, tentu tidak demikian.”

Nabi Daud lalu memanggilnya dan bertanya,“Bagaimana engkau akan memutuskan perkara kedua orang ini, wahai anakku?”

Nabi Sulaiman menghukumi keduanya dengan memerintahkan pada pemilik kebun mengambil domba-domba penggembala. Ia boleh memanfaatkannya dari apa yang dilahirkan dari domba tersebut, tetapi tidak boleh memeras susunya. Lalu si pemilik kambing mengurus kebun tersebut sampai kebun berubah seperti semula. Bila kebun telah kembali, maka domba-domba tersebut dikembalikan, sementara si pemilik kebun kembali menggarap kebun dan mengurus tanah yang menjadi miliknya.

Sebenarnya apa yang telah diputuskan oleh Nabi Daud adalah benar, hanya saja apa yang diusulkan dan diputuskan Nabi Sulaiman lebih unik.

Redaktur : Dhani El_Ashim

Diambil dari Adzkiya Ash-Shahabah karya Ahmad Muhammad Hasan, et all diterjemahkan Tahrudin Salam dkk dengan judul “Hikayat Orang-Orang Cerdik”, Januari 2005 penerbit Arafah:Solo.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Islamofobia, Perang Melawan Islam yang Tidak Dideklarasikan

Islamofobia adalah rasa takut, kebencian, dan permusuhan yang berlebihan terhadap Islam dan Muslim yang diabadikan melalui stereotip negatif yang mengakibatkan bias, diskriminasi, dan marginalisasi serta pengucilan umat Islam dari kehidupan sosial, politik, dan kewarganegaraan.

Jum'at, 05/01/2018 11:39 1

Iran

Demo Masih Meluas, Garda Revolusi Iran Kehilangan 3 Personelnya

Garda Revolusi Iran (IRGC) telah dikerahkan ke berbagai titik sentrum yang menjadi lokasi aksi protes warga di seluruh pelosok negeri Iran.

Jum'at, 05/01/2018 11:07 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Menggapai Derajat Tertinggi Manusia

Khutbah Jumat: Menggapai Derajat Tertinggi Manusia. Ketika ada seseorang yang mengklaim bahwa ada manusia yang meningkat derajatnya menjadi anak tuhan itu bukanlah memuliakan, tetapi sesungguhnya itu sangat menghinakan. Karena kemuliaan manusia ditentukan

Jum'at, 05/01/2018 10:32 0

Indonesia

“Harapan Masyarakat Mendapat Keadilan Hukum Masih Jauh”

Gerakan Anak Negeri (GAN) menilai bahwa keadilan dalam aspek hukum di Indonesia masih belum dirasakan masyarakat

Jum'at, 05/01/2018 07:45 0

Indonesia

GAN: Jurang Ketimpangan Antara Kaum Kaya dan Miskin Kian Curam

Ketua Gerakan Anak Negeri (GAN), Pedri Kasman menegaskan bahwa untuk mengawali tahun 2018, pemerintahan Jokowi harus memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Baik kepada pendukungnya maupun tidak.

Jum'at, 05/01/2018 06:59 0

Rusia

Dephan Rusia Bantah Serangan Roket ke Humeimim Rusak Tujuh Jetnya

Namun sumber tidak resmi menyebut dua tentara tewas akibat serangan itu

Jum'at, 05/01/2018 06:30 0

Mesir

ISIS Sinai Anggap Hamas Murtad dan Harus Diperangi

Organisasi Daulah Islam (ISIS) di Sinai kembali menebar ancaman. Bukan kepada orang-orang kafir dan musuh Islam, ancaman kali ini kepada Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) di Gaza. Tak hanya ancaman, cabang ISIS itu juga mengeksekusi seorang pendukung Hamas dengan dalih telah murtad.

Jum'at, 05/01/2018 05:43 0

Indonesia

Saat Shalat Dhuha di Madinah, Kyai Asal Sukabumi Tutup Usia

Innalillahi wa inna ilaihiradjiun, kabar duka kembali datang dari Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyyatul Falah Sukabumi, KH Ece Syaripudin Didi

Kamis, 04/01/2018 21:24 0

Indonesia

Fatwa Halal Darah Ditakutkan Muncul terhadap Ade Armando

Advokat dari LBH Street Lawyer, Rangga Lukita Destana mendesak kepolisian untuk mendalami dengan serius kasus Ade Armando.

Kamis, 04/01/2018 21:16 0

Indonesia

Penulis Buku Anak Bermuatan LGBT Menghadap KPAI

Pasalnya, nama pasangan yang digunakan sama-sama perempuan. Yaitu, "Widia bisa menikahi Vivi, Opa bisa jadi Waria, dan lain-lain". Namun dalam Intan berdalih, bahwa nama Widia yang dimaksud adalah Widiyatmoko.

Kamis, 04/01/2018 21:01 0

Close