... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rakyat Iran Kecewa dengan Kebijakan Pemerintah terkait Nuklir

Foto: Pengamat Terorisme, Muhammad Luthfi Zuhdi

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat Politik Timur Tengah, Muhammad Luthfi Zuhdi mengatakan bahwa Iran sempat diembargo oleh Barat karena dinilai mengembangkan nuklir yang tidak sesuai dengan aturan internasional. Hal ini membuat ekonomi Iran memburuk.

“Iran dalam waktu cukup lama diembargo oleh negara Barat karena dianggap mengembangkan nuklir yang tidak sesuai aturan internasional yang berlaku. Kemudian tentu menjadikan situasi yang sulit secara ekonomi. Dan kekayaan mereka dibekukan di luar negeri, hubungan perbankan juga diputus. Kemudian ekspor-impor dengan negara dunia dibatasi,” ujarnya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (03/01/2017).

“Bahkan kepada negara yang pro pun dipersulit karena negara yang pro dengan Iran tentu dia akan melanggar jika melakukan hubungan dengan Iran,” sambungnya.

Lutfi menjelaskan, kondisi buruk yang dialami oleh Iran karena diembargo ini membuat Iran melakukan perundingan dengan Amerika. Lantas, dicabutlah beberapa embargo usai perundingan tersebut.

“Kemudian ketika pada zaman presiden Obama, terjadi perundingan. Maka disepakatilah bahwa Iran mau mengikuti aturan internasional tentang kesepakatan nuklir. Kemudian dengan kesepakatan itu dicabut lah sebagian embargo yang ada,” ujarnya.

Sehingga, kata dia, ekspektasi masyarakat begitu besar untuk mendapatkan kemudahan dengan adanya pengangkatan embargo yang ada. Tetapi dalam waktu cukup lama ternyata pencabutan embargo tersebut tidak sepenuhnya dilakukan oleh negara Barat.

“Oleh karena itu, harapan begitu besar masyarakat Iran terhadap kehidupan kesejahteraan mereka tidak terpenuhi. Kekecewaan itulah kemudian menggerakkan, membuat demo-demo ini,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MADINA Kirim 16 Delegasi Ikuti Daurah Internasional di Jeddah

Majelis Dakwah Islam Indonesia (MADINA) pada Kamis (04/01), memberangkatkan sebanyak 16 da’i untuk mengikuti daurah internasional di Jeddah, Saudi Arabia.

Kamis, 04/01/2018 09:47 0

Indonesia

IPW: Potensi Bunuh Diri di Kalangan Aparat Masih Tinggi di 2018

Indonesian Police Watch (IPW) mengungkapkan masih tingginya potensi bunuh diri di kalangan aparat kepolisian di 2017

Kamis, 04/01/2018 07:39 0

Indonesia

Bukan Politik, Demo Iran Murni Reaksi Kaum Buruh terhadap Ekonomi

Pengamat Politik Timur Tengah, Muhammad Lutfi Zuhdi menilai bahwa demo Iran tidak bermuatan politis. Sebab, demo tersebut terdiri dari kaum buruh yang memprotes kondisi ekonomi mereka.

Rabu, 03/01/2018 23:19 0

Indonesia

Ini Dua Poin Nota Keberatan Pengacara Alfian Tanjung atas Tuntutan JPU

Ustadz Alfian Tanjung menjalani sidang kedua berupa pembacaan eksepsi atau nota keberatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Rabu, 03/01/2018 23:09 0

Indonesia

Sidang Kedua, Alfian Tanjung Didampingi 25 Pengacara

Pengamat Partai Komunis Indonesia, Ustadz Alfian Tanjung menjalani sidang kedua terkait kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Rabu, 03/01/2018 22:23 0

Indonesia

Respon Tudingan Trump, Sejumlah Pejabat Pakistan Angkat Bicara

Menyikapi tudingan Presiden AS Donald Trump yang membuat komentar tajam melalui Twitter tertanggal 1 Januari 2017, begini tanggapan sejumlah pejabat Pakistan

Rabu, 03/01/2018 18:38 0

Indonesia

Kepala Badan Siber Baru Bikin Heboh, Sebut Ada Hoax Membangun

Saya imbau kepada kawan-kawan, putra putri Indonesia ini mari kalau itu hoax membangun, ya silakan saja

Rabu, 03/01/2018 18:03 0

Indonesia

Hari Pertama 2018, Trump Salahkan Pakistan Atas Kegagalan AS di Afghanistan

Presiden AS Donald Trump menandai awal tahun 2018 dengan menempatkan Pakistan sebagai objek kemarahan.

Rabu, 03/01/2018 17:34 0

Indonesia

Warga Iran Demo Kantor Perwakilan Teheran di Jakarta, Sebut Khamenei Diktator

Aksi demo di depan kedutaan besar Iran menyerukan berahirnya rezim diktator di Iran

Rabu, 03/01/2018 17:17 0

Indonesia

Dugaan Penodaan Agama Arya Wedakarna, Polisi Minta Keterangan MUI Bali

Penyidik Polda Bali, hari ini Rabu (03/01/2018) memanggil saksi ahli agama dari MUI Bali, Ustadz Mustafid Amna, Lc., MA, saksi pelapor Putu K Muliastawa dan saksi ahli bahasa.

Rabu, 03/01/2018 17:03 0

Close