... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Koalisi Saudi Bantah Cegah Bantuan Masuk Yaman

Foto: Seorang anak Yaman menderita gizi buruk akibat blokade dan perang [foto: Al-Jazeera]

KIBLAT.NET, Riyadh – Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi di Yaman membantah menghalang-halangi akses bantuan dan pasokan penting lainnya ke Negara yang dilanda konflik itu. Bantahan ini disampaikan setelah laporan kantor berita Reuters yang merinci kesulitan Yaman mengatasi penyakit baru, wabah difteri, akibat blokade.

“Koalisi membantah keras laporan bahwa kami menghalangi bantuan dan pasokan penting lainnya kepada rakyat Yaman,” tegas koalisi dalam pernyataan kepada Reuters pada Selasa (02/2018) seraya menekankan bahwa tuduhan itu harus ada bukti.

Pernyataan itu menambahkan bahwa pemberontak Syiah Hutsi lah yang mencoba untuk menghalang-halangi bantuan kemanusiaan. Hal itu membahayakan kerja bantuan kemanusiaan dan proses imunisasi yang tengah dikerjakan lembaga bantuan internasional.

Pada 29 Desember 2017, Reuters melansir dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menurunkan berita sebanyak 380 warga Yaman di seluruh belahan provinsi dirawat di rumah sakit sejak bulan Agustus akibat menderita penyakit menular Difteri. Selain difteri, Yaman mengalami kelaparan yang meluas dan salah satu wabah kolera terburuk yang pernah ada.

Dalam laporan itu, Reuters menyebut blokade jalur laut, udara dan darat yang diberlakukan koalisi terhadap Yaman telah menyebabkan kemiskinan parah di Negara tersebut. Yaman menjadi Negara di Timur Tengah paling miskin saat ini.

Pasokan vital, termasuk makanan, obat-obatan, bahan bakar, peralatan medis, baterai dan panel surya, tidak bisa masuk karena blokade itu.

BACA JUGA  Kasus Khashoggi Berimbas Jatuhnya Pasar Saham Saudi

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa sebagian besar pengiriman bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan obat-obatan, telah masuk namun harus melalui proses panjang sehingga terlambat.

Sementara itu, koalisi beralasan blokade itu untuk mencegah pasokan senjata kepada pemberontak Syiah Hutsi dari luar negeri. Diyakini pemberontak dukungan Iran itu menyelundupkan senjata dengan dalih bantuan kemanusiaan.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pengacara Dukung Pelaporan terkait Persekusi Ustadz Abdul Somad di Bali

Pengacara GNPF Ulama, Ismar Syafruddin mendukung jika ada ormas maupun warga yang ikut melaporkan anggota DPD RP Dapil Denpasar Arya Wedakarna terkait kasus persekusi terhadap Ustadz Abdul Somad di Bali.

Rabu, 03/01/2018 06:16 0

Indonesia

UU Ormas Kembali Digugat

"Saya tegaskan di sini, bahwa gugatan terkait Perppu Ormas kemarin bukan ditolak, tetapi yang ada itu di NO atau Niet Ontvankelijike Verklaard atau bahasa Indonesianya gugatan tidak dapat diterima karena objek gugatan hangus," ungkap Rangga Lukita Desnata

Rabu, 03/01/2018 06:15 0

Indonesia

Kasus Arya Berlanjut, Pengacara GNPF Ulama Diperiksa Jadi Saksi Pelapor

Penanganan kasus Arya Wedakarna yang diduga menjadi pemicu persekusi  terhadap Ustadz Abdul Somad di Bali berlanjut pada pemeriksaan saksi.

Rabu, 03/01/2018 05:16 0

Indonesia

Perpanjang Freeport, Menkeu Ngeles untuk Negosiasi

PT. Freeport seharusnya sudah berakhir pada 10 Januari 2018. Namun, pemerintah masih memberikan perpanjangan hingga Juni mendatang.

Selasa, 02/01/2018 22:18 0

Indonesia

Pasca Razia Obat Terlarang, Anggota FPI Kini Ditahan di Polda Metro Jaya

KIBLAT.NET, Jakarta- Boy Giandra, anggota FPI ditangkap oleh Polres Metro Bekasi karena merazia toko yang...

Selasa, 02/01/2018 22:11 0

Indonesia

Soal Postingan Penolakan dan Foto UAS, Begini Kata Arya Wedakarna

Ia menuturkan bahwa postingan di akun pribadinya yang diduga menjadi provokasi penolakan hingga persekusi itu merupakan aspirasi masyarakat Bali.

Selasa, 02/01/2018 20:13 0

Indonesia

Terjerat Kasus Persekusi UAS, Arya Wedakarna: Saya Pendukung Militan Pak Jokowi

Arya Wedakarna mengaku banyak berperan dalam menggalang dukungan untuk Presiden Joko Widodo saat Pemilu 2014 silam.

Selasa, 02/01/2018 18:48 0

Indonesia

Anggota FPI Ditahan Usai Tangkap Pengedar Psikotropika, Polisi Dinilai Salah Sasaran

Anggota FPI Ditahan Usai Tangkap Pengedar Psikotropika, Polisi Dinilai Salah Sasaran

Selasa, 02/01/2018 18:48 0

Indonesia

Dipolisikan, Arya Wedakarna Sebut Ormas Bali Akan Laporkan Balik

Arya Wedakarna, anggota DPD RI Dapil Bali memberikan tanggapan atas kasus yang menjerat dirinya.

Selasa, 02/01/2018 18:14 0

Indonesia

Begini Penjelasan Rektor UIN Makassar Soal Pernyataan Terima Syiah dan Komunis

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof Musafir Pabbabari menolak ajaran yang dinilai tidak sejalan dengan Islam rahmatan lil alamin.

Selasa, 02/01/2018 15:53 0

Close