... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hari Terakhir 2017, Jaish-e-Muhammad Serang Kamp Militer India di Kashmir

Foto: Kashmir

KIBLAT.NET, Kashmir – Seorang serdadu India dilaporkan tewas meregang nyawa sementara sedikitnya 2 tentara lainnya terluka menyusul serangan oleh pejuang pembebasan Kasmir pada hari Ahad (31 /12) di sebuah kamp paramiliter di wilayah yang bergejolak tersebut.

Pejabat-pejabat berwenang India menyatakan, sedikitnya dua militan menyusup ke dalam kompleks kamp paramiliter batalyon ke-185 di bagian selatan distrik Pulwana.

“Kontak senjata masih berlangsung. Salah satu personil anggota kami tewas dalam pertempuran, dua orang lainnnya terluka namun tidak mengalami kritis,” kata Rajesh Yaday, juru bicara pasukan polisi cadangan India.

Kepada media lokal GNS, kelompok jihadis Sunni non-ISIS, Jaish-e-Muhammad menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Kompleks militer bernama Kamp Lathpora yang diserang itu merupakan salah satu pusat pelatihan bagi pasukan cadangan paramiliter yang disiapkan untuk melakukan operasi-operasi anti-militansi di wilayah sengketa Kashmir.

Di tempat terpisah, terjadi sebuah insiden lain di sektor perbatasan Nowshera di distrik Rajouri. Menurut sumber pejabat New Delhi, seorang tentara India tewas menyusul kontak senjata lintas perbatasan pada hari Ahad pagi.

Bentrokan bersenjata lintas-batas antara India dan Pakistan di sepanjang perbatasan Kashmir semakin sengit selama sepekan terakhir. Sedikitnya 4 tentara India tewas dan 3 tentara Pakistan juga tewas dalam insiden terbaru pekan lalu.

Insiden perbatasan yang memakan korban tentara India ini terjadi sehari setelah kunjungan Panglima Militer India, Bipin Rawat, ke sejumlah pos militer di wilayah Rajouri. Kepada pasukannya, Rawat berpesan supaya tetap waspada dan siap siaga.

Kashmir adalah sebuah wilayah mayoritas Muslim di lembah Himalaya yang secara de facto sebagian dikuasai India dan sebagian lainnya dikuasai Pakistan, namun masing-masing mengklaim menguasai secara keseluruhan. Sepetak kecil wilayah di Kashmir juga diklaim dan dikuasai oleh Cina.

Kedua negara, India dan Pakistan, sejak pembagian wilayah Kashmir tahun 1947 telah berperang sebanyak tiga kali pada tahun 1948, 1965, dan 1971. Dua di antaranya terkait dengan isu Kashmir.

Termasuk di sekitar aliran gletser Siachen di bagian utara Kashmir, kerap terjadi pertempuran antara pasukan India dan Pakistan sejak 1984. Gencatan senjata akhirnya efektif diberlakukan pada tahun 2003.

Berbagai kelompok perlawanan Islam di Jammu Kahsmir sudah lama terlibat perang melawan pemerintah India baik untuk perjuangan kemerdekaan maupun bergabung & berintegrasi dengan Pakistan.

Lebih dari 70.000 orang dilaporkan tewas sejak konflik tahun 1989. India menempatkan lebih dari setengah juta pasukan di wilayah sengketa Kashmir. [hun]

Sumber: World Bulletin
Redaktur: YasinMuslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tazkiyah

Kecerdikan Nabi Menjawab Surat Balasan Raja Romawi

Nabi Muhammad mengirim surat kepada raja Romawi, Harqal. Beliau menyerunya untuk memeluk ajaran Islam dan menyerunya kepada jannah yang luasnya seluas langit dan bumi.

Senin, 01/01/2018 17:35 0

Indonesia

Agenda Poros Maritim Jokowi Dinilai Sulit Direalisasikan

Perjanjian perbatasan penting terkait agenda Poros Maritim

Senin, 01/01/2018 16:03 0

Indonesia

Fahri Hamzah: Mudah-mudahan Tahun Berikutnya Indonesia dapat Pemimpin Lebih Baik

"Mudah-mudahan pada tahun berikutnya Indonesia dapat mendapat pemimpin yang lebih baik dan lebih lurus hatinya, terbuka untuk menerima kritik dari orang-orang,"

Senin, 01/01/2018 14:44 0

Indonesia

Fadli Zon Soroti Absennya Jokowi di Tiga Sidang Majelis Umum PBB

Presiden Jokowi seharusnya bisa menggunakan momen Sidang Majelis Umum PBB untuk menyampaikan sikap politik luar negeri Indonesia

Senin, 01/01/2018 14:15 0

Indonesia

Faktor Ini Dinilai Sebagai Penyebab Alotnya Pembahasan RUU Terorisme

Tidak semua anggota DPR itu inline atau sepakat dengan cara kerja DPR dalam mengerjakan RUU Terorisme

Senin, 01/01/2018 13:40 0

Artikel

Belajar Malu dari Utsman bin Affan, Khalifah Teladan Umat

Dari sepenggal cerita di atas kita bisa mengambil ibrah dari akhlak Utsman bin Affan yaitu mempunyai rasa malu yang luar biasa.

Senin, 01/01/2018 11:00 0

Indonesia

Sampah Berserakan Usai Pesta Tahun Baru Digelar

Meski sudah banyak himbauan untuk meninggalkan acara malam tahun baru, ribuan warga berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia (HI) menyalakan kembang api, Mereka juga meniup terompet secara serentak.

Senin, 01/01/2018 10:21 1

Indonesia

ICAF: Narasi Searah Aparat Tentang Terorisme Tidak Lagi Dipercaya

Selama ini, narasi terorisme lebih banyak digaungkan oleh pemerintah, dalam hal ini adalah aparat Kepolisian

Senin, 01/01/2018 08:13 0

Indonesia

Redam Protes yang Terus Meluas, Iran Blokir Telegram dan Instagram

Pemerintah Iran mulai memblokir akses ke internet dan media sosial. Langkah itu diambil guna meredam aksi protes massa yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut sejak Kamis (28/12/2017).

Ahad, 31/12/2017 21:56 0

Indonesia

Mustofa Nahrawardaya: Abaikan Isu Negara Islam Melayu di Tahun 2018

Pengamat terorisme dari Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Mustofa B. Nahrawardaya melihat, di tahun 2018 nanti akan ada isu terorisme yang akan 'dipasarkan'.

Ahad, 31/12/2017 21:22 0

Close