... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Catatan Fadli Zon tentang Kinerja Jokowi-JK Tahun 2017

Foto: Fadli Zon saat membubuhkan tanda tanga pada bukunya

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil ketua DPR RI, Fadli Zon mengevaluasi kinerja pemerintah selama tahun 2017. Ia menilai bahwa banyak perlakukan tidak adil pemerintah yang ditujukan kepada masyarakat.

“Noda hitam pada pemerintahan ini adalah upaya kriminalisasi terhadap lawan-lawan politik pemerintah, apakah dengan tuduhan penyebar hoax, hate speech, dan sebagainya. Perlakuan diskriminatif dan upaya kriminalisasi itu bisa kita lihat dari perlakuan penegak hukum dalam menggunakan pasal yang ada di Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). UU ITE kerap digunakan untuk menekan mereka yang berseberangan dengan pemerintah,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Ahad (31/12/2017).

“Ada beberapa orang yang pernah dijerat dengan UU ITE, antara lain Rijal, Jamran, Jonru, Faisal Tonong, Ahmad Dhani, Asma Dewi, Buni Yani. Semuanya adalah mereka yang selama ini berbeda haluan politik dengan pemerintah. Tidak ada ‘buzzer istana’ yang pernah diperiksa polisi,” ujarnya.

Menurut Fadli, aparat hukum cepat sekali memproses hukum mereka yang menjadi oposan (lawan.Red) pemerintah, termasuk para ulama yang kritis terhadap pemerintah. Namun publik bisa melihat jika aparat kita hingga kini masih belum menyentuh orang-orang seperti Nathan, Viktor Laiskodat.

“Ini contoh diskriminasi dan tebang pilih yang bisa merusak wibawa hukum. Belum lagi contoh tuduhan makar yang hingga kini tak jelas juntrungannya,” tuturnya.

Fadli kemudian menilai sepanjang tahun 2017 ini, hukum di Indonesia hanya menjadi alat kekuasaan. “Indonesia adalah negara hukum. Sayangnya, sepanjang 2017 saya memperhatikan negara kita justru makin bergerak ke arah negara kekuasaan. Pemerintah telah menjadikan hukum sebagai instrumen kekuasaan, bukan instrumen menegakkan keadilan,” katanya.

BACA JUGA  Soal Pemulihan Sektor Bisnis, Pemerintah Berencana Terbitkan Surat Utang Baru

“Berbagai survei tentang kinerja pemerintahan Jokowi, misalnya, selalu menempatkan hukum, selain ekonomi, sebagai sumber utama ketidakpuasan masyarakat,” sambungnya.

Menurutnya, bahaya sekali jika hukum dijadikan alat kekuasaan, karena hal ini akan menjatuhkan wibawa hukum di hadapan masyarakat. Ia menegaskan, pemerintah seharusnya menyadari jika keadilan hukum merupakan salah satu alat untuk menciptakan stabilitas dan kohesi sosial.

“Itu sebabnya pemerintah tak boleh melakukan politisasi hukum. Adanya standar ganda dalam bidang penegakan hukum bisa mengancam kohesi sosial dan melonggarkan tenun kebangsaan,” ujarnya.

Pemerintah, kata dia, seharusnya menyadari bahwa keadilan merupakan hal penting dalam kehidupan bernegara. Bahkan, keadilan hukum merupakan syarat fundamental bagi terwujudnya kesejahteraan. Persoalannya, keadilan hukum ini bisa hilang jika aparat penegak hukum kita bekerja berdasarkan kepentingan tertentu atau pesanan.

“Oleh sebab itu, aparat penegak hukum seharusnya menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas. Karena di pundak merekalah wibawa hukum diletakkan. Semoga catatan hitam dunia hukum di tahun 2017 ini tak berlanjut di tahun depan,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Di Balik Topi dan Terompet Tahun Baru Masehi

Tahukah anda, mengapa atribut terompet, topi sanbenito dan kembang api selalu menyertai perayaan tahun baru?

Ahad, 31/12/2017 17:02 0

Mesir

Seorang Pria Ditangkap atas Kasus Penyebaran Ateisme dan LGBT

Pasukan keamanan menangkap Khalil (29 tahun) pada Kamis pekan lalu di sebuah kafe di Dokki. Dia telah memberi tahu teman-temannya bahwa dia akan bertemu dengan beberapa produser televisi yang ingin mewawancarainya.

Ahad, 31/12/2017 15:58 0

Mesir

Mursi Divonis 3 Tahun Penjara atas Tuduhan Hate Speech

Presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis Muhammad Mursi dan 19 terdakwa lainnya telah dijatuhi hukuman tiga tahun penjara atas tuduhan menghina pengadilan.

Ahad, 31/12/2017 13:08 0

Iran

Anshorul Furqon, Kelompok Jihadis Sunni di Iran Lancarkan Serangan

Sebuah kelompok jihadis yang beroperasi di Iran, Anshorul Furqon, menyatakan bertanggung jawab atas serangan terhadap jalur pipa minyak di propinsi Khuzestan, Iran.

Ahad, 31/12/2017 12:53 0

Iran

Hadapi Demonstran, Tokoh Syiah Iran Minta Aparat Bersikap Keras

Seorang tokoh Syiah di kota Mashhad, kota terbesar kedua di Iran, meminta pasukan keamanan melakukan tindakan keras terhadap para demonstran yang memprotes kenaikan harga dan meneriakkan slogan anti-pemerintah.

Ahad, 31/12/2017 11:52 0

Video Kajian

Tiada Bahagia Tanpa Al-Qur’an, Bagaimana Logikanya?

KIBLAT.NET – Tiada Bahagia Tanpa Al-Qur’an, Bagaimana Logikanya? Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Membacanya...

Ahad, 31/12/2017 09:55 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Mulia dengan Ibadah

KIBLAT.NET – Khutbah Jumat: Mulia dengan Ibadah. Seruan untuk beribadah kepada Allah, adalah perintah yang...

Ahad, 31/12/2017 09:45 0

Yaman

Dubes Saudi Bantah Serangan di Taiz Yaman Tewaskan Puluhan Sipil

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah bin Mohammad Al-Shuaibi membantah kabar yang beredar di sejumlah media Indonesia tentang serangan Koalisi pimpinan Saudi yang menyebabkan tewasnya 40 penduduk Yaman dan melukai banyak penduduk lainnya dalam sebuah serangan rudal yang mengenai sebuah pasar di wilayah Taiz Yaman

Sabtu, 30/12/2017 11:00 0

Suriah

Pedesaan Idlib Terus Memanas, Pejuang Rebut Kembali Kota yang Terlepas

Angkatan udara Rusia dan rezim, Jumat (29/12), melanjutkan pemboman ke desa di selatan Idlib sehingga menewaskan sedikitnya lima warga sipil. Di waktu yang sama, pejuang berhasil merebut kembali kota Abu Dali beberapa jam setelah militer Suriah masuk ke kota strategis itu.

Sabtu, 30/12/2017 08:31 0

Artikel

Ini Fakta Seputar Pembatalan Pengajian Ustadz Abdul Somad di Masjid PLN Gambir

Pengajian Masjid Nurul Falah, Kompleks PLN Disjaya, Gambir dibatalkan dengan alasan membludaknya jumlah jemaah

Jum'at, 29/12/2017 20:40 1

Close