... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perancis Tegaskan Perang Hadapi Jihadis Afrika Berlanjut

Foto: Presiden Perancis Emmanuel Macron saat mengunjungi pasukannya di Niger

KIBLAT.NET, Niamey – Presiden Perancis Emmanuel Macron tiba di Niger pada hari Jumat (22/12) malam pekan lalu untuk memompa semangat pasukan Perancis yang sedang menjalankan misi & kampanye militer memerangi jihadis. Macron menyampaikan pesan bahwa perang melawan kelompok-kelompok jihadis akan terus berlanjut di tahun 2018. Sebagai salah satu bekas negara kolonial (baca: penjajah), Perancis sangat aktif dalam upaya kontra-terorisme di kawasan Sahel, Afrika Barat. Sejak terlibat perang di banyak front, Perancis mulai kewalahan dan meminta negara-negara lain berbagi beban & tanggung jawab.

Kedatangannya di ibukota Niger, Niamey, Macron disambut oleh Presiden Mahamadou Issoufou. Selanjutnya , Macron menggelar makan malam dengan tema “Christmas Dinner” bersama sejumlah pasukan Perancis yang mewakili 4.000 rekan mereka sesama tentara. “Saya bangga dengan kalian, Perancis bangga dengan kalian… Perancis berduka atas kematian kalian, (Perancis) memberi perhatian terhadap pasukan yang cidera, dan bangga dengan prajuritnya yang berperang membela negara,” kata Macron.

Dengan tenaga 500 personil militer, pesawat tempur canggih Mirage 2000 termasuk drone, pangkalan militer Perancis di Niamey menjadi pangkalan udara penghubung pasukan yang tergabung dalam operasi Burkhane. Macron mengatakan misi Burkhane akan terus berlanjut di tahun 2018 dengan target meraih kemenangan nyata & signifikan atas musuh.

“Saya mempercayakan pada kalian untuk mengemban misi ini di Sahel yang merupakan prioritas, karena di sinilah..keamanan kita dan masa depan sebagian benua Afrika dipertaruhkan,” kata Macron.

BACA JUGA  AS Sanksi Pemimpin Kelompok Jihadis Mali Front Pembebasan Macina

“Kita tidak boleh meninggalkan Sahel dan jatuh ke tangan organisasi-organisasi teroris…Kita tidak boleh menyerahkan sejengkal tanah pun kepada mereka,” kata Macron ditemani oleh Menteri Pertahanan Perancis.

Menurut Macron, misi Barkhane telah berhasil menghentikan gerakan kelompok-kelompok jihadis di berbagai area, dan mereka tidak mampu lagi untuk mengancam sebuah negara.

Walau sudah diklaim berhasil, misi akan tetap berlanjut ke tahun depan dan Macron akan membicarakan tindak lanjut masalah tersebut dengan President Issoufou. Macron juga mengumumkan proyek-proyek riil pembangunan, terutama pendidikan untuk perempuan. “Akar masalahnya bukanlah terorisme, melainkan tidak adanya pembangunan, perdagangan manusia, dan pertumbuhan penduduk. Hal-hal semacam itulah yang perlu kita carikan solusi,” kata Kolonel Regis Colcombel, deputi komandan misi Barkhane.[hun]

Sumber: Thepeninsulaqatar
Redaktur: Yasin Muslim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kaleidoskop 2017: MK Tolak Uji Materi, Homoseksual Urung Dipidana

MK menolak uji materi pasal perzinaan, perkosaan dan pencabulan homoseksual

Kamis, 28/12/2017 22:01 0

Indonesia

Kak Seto: LGBT adalah Kekejian

LGBT salah satu bentuk kejahatan psikis dan seksual

Kamis, 28/12/2017 21:03 0

Indonesia

Kinerjanya Dianggap Terlalu Memanjakan Anak, KPAI Angkat Bicara

Belakangan muncul penilaian dari sejumlah pihak yang menganggap kinerja KPAI malah membuat anak semakin tak terkendali dan termanjakan.

Kamis, 28/12/2017 20:31 0

Indonesia

Dekan FAH Bantah Maulid Nabi UIN Alauddin Disusupi Ajaran Syiah

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar (UINAM) Barsihannor ikut angkat bicara terkait perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar kampusnya tersebut

Kamis, 28/12/2017 19:34 0

Indonesia

Ini Alasan Panitia Batalkan Kajian Ustadz Abdul Somad di Masjid PLN Gambir

Pengajian Dai Kondang Nasional, Ustadz Abdul Somad yang hari ini dijadwalkan di Masjid Nurul Falah, Komplek PLN Disjaya, Gambir Jakarta Pusat dibatalkan.

Kamis, 28/12/2017 18:19 0

Indonesia

Hadirkan Pembicara dari Iran, Acara Maulid Nabi di UIN Alauddin Digelar Tertutup

Rombongan Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Islam (LPPI) Indonesia Timur, serta Laskar Pemburu Aliran Sesat, dicegat panitia penyelenggara.

Kamis, 28/12/2017 18:10 0

Indonesia

Ormas Islam Sayangkan UIN Alauddin Hadirkan Pembicara dari Iran

rombongan Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), dan Lembaga Penelitian dan Pengambangan Islam (LPPI) Indonesia Timur, serta Laskar Pemburu Aliran Sesat, dicegat panitia penyelenggara.

Kamis, 28/12/2017 17:30 0

Indonesia

Gelar Maulid Nabi, UIN Alauddin Hadirkan Dua Pembicara dari Iran

Isu kehadiran syiah turut mewarnai acara tersebut. Pasalnya, dua pembicaraan dihadirkan yaitu Ghasem Muhammadi dan Ebrahim Zargar, dosen Al-Mustafa International Universty of Iran.

Kamis, 28/12/2017 17:05 1

Indonesia

Muncul Buku Balita Diduga Bermuatan LGBT, KPAI Panggil Penerbit

Jagad media sosial belum lama menyoroti buku anak yang bermuatan kampanye LGBT. Buku berjudul "Balita Langsung Lancar Membaca" tersebut ditulis oleh Intan Noviana dan diterbitkan oleh Pustaka Widyatama.

Kamis, 28/12/2017 16:03 0

Indonesia

Haris Azhar Singgung Praktik ‘Ternak Teroris’ dalam Proyek Terorisme

Aktivis HAM dan anti korupsi, Haris Azhar mengatakan bahwa saat ini banyak kejahatan yang berujung pada rente. Mantan ketua Kontras ini menyebutkan salah satunya adalah ternak teroris.

Kamis, 28/12/2017 14:13 0

Close