... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Istri Hidayat Tetap Tegar Meski Suami Dipindah Lapas

Foto: Humas Perisai Nusantara Esa, Dodiek Kurniawan menyalurkan tali asih kepada keluarga Hidayat di Bekasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Istri Muhammad Hidayat, Rahayu membenarkan suaminya dipindahkan dari LP Bekasi ke Lapas Gunung Sindur, Bogor. Menurut Rahayu, pemindahan ini dilakukan sejak hari Selasa lalu.

“Iya dipindahkan, Selasa malam pekan kemarin dipindahnya,” ujarnya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (28/12/2017)

Ia mengaku keberatan dengan pemindahan ini. Sebab, ia harus setiap hari mengirim makanan ke suaminya. Menurutnya, Hidayat tidak mau memakan makanan yang disediakan lapas.

“Sebenarnya saya keberatan dipindah jauh begitu. Selama ini hampir tiap hari saya mengantar makanan ke abinya  karena beliau tidak mau makanan dari lapas. Ditambah abinya mau membuat memori banding sendiri, jadi saya juga yang menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan oleh suami,” ujarnya.

“Belum lagi masalah anak-anak yang semakin sulit ketemu, karena faktor jarak dan aturan-aturan itu,” sambungnya.

Meski demikian, ibu empat anak ini tetap sabar. Ia menegaskan bahwa setiap kesulitan ada kemudahan.

“Tapi dijalanin aja lah. Macam macam kesulitan di dunia pasti ada akhirnya. Kuncinya ya sabar itu. Pahit sih, tapi life must go on,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Bom Barel Kembali Menghujani Idlib

Militer Suriah dan milisi sekutunya, Kamis (28/12), melanjutkan serangan intensif dengan roket dan bom barel (birmil) ke kota-kota dan desa-desa di pedesaan Hama dan Idlib timur, yang menjadi bagian dari zona de-eskalasi keempat yang disepakati dalam konferensi Astana.

Jum'at, 29/12/2017 10:16 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jum’at: Toleransi Ala Kaum Musyrik

Khutbah Jum’at: Toleransi Ala Kaum Musyrik Khutbah Pertama: الحمد لله الذي أصلحَ الضمائرَ، ونقّى السرائرَ،...

Jum'at, 29/12/2017 10:11 0

Yaman

Kaleidoskop 2017: Tahun Kebuntuan Politik dan Militer di Yaman

Tahun 2017 menjadi tahun kebuntuan militer dan politik untuk konflik Yaman.

Jum'at, 29/12/2017 08:40 0

Afrika

Perancis Tegaskan Perang Hadapi Jihadis Afrika Berlanjut

Presiden Perancis Emmanuel Macron tiba di Niger pada hari Jumat (22/12) malam pekan lalu untuk memompa semangat pasukan Perancis yang sedang menjalankan misi & kampanye militer memerangi jihadis. Macron menyampaikan pesan bahwa perang melawan kelompok-kelompok jihadis akan terus berlanjut di tahun 2018

Jum'at, 29/12/2017 06:57 0

Palestina

Hamas Ingatkan Rencana Besar AS Abad Ini terkait Palestina

Berbicara dalam sebuah pertemuan dengan para pemimpin Palestina di Jalur Gaza, Haniyeh kembali mengecam keputusan Presiden Amerika baru-baru ini untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Kamis, 28/12/2017 20:00 0

Suriah

Al-Muhaisini: Mujahidin Suriah Akan Bertempur Bersama dalam Waktu Dekat

Abdullah al-Muhaisini mengatakan bahwa faksi-faksi mujahidin Suriah akan bergabung dalam sebuah ruang operasi militer bersama dalam waktu dekat.

Kamis, 28/12/2017 15:05 0

Arab Saudi

Bahas Palestina, PM Turki Temui Raja Salman di Riyadh

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim bertemu dengan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz pada Rabu (27/12/2017). Kedua pihak membahas tentang perjuangan Palestina dan problematika negara-negara Muslim.

Kamis, 28/12/2017 13:29 0

Suriah

SNHR: Bashar Assad Jatuhkan 68.334 Bom Birmil di Wilayah Sipil

Rezim Bashar Assad telah menjatuhkan setidaknya 68.334 birmil terhadap warga sipil dari Juli 2012 sampai November 2017.

Kamis, 28/12/2017 10:58 0

Rusia

Rusia: Prioritas di Suriah Saat Ini Menghancurkan HTS

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa prioritas utama Rusia di Suriah saat ini menghancurkan Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS)

Kamis, 28/12/2017 08:59 0

Afrika

“Bashar Assad Teroris dan Mustahil Diajak Kerjasama”

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Rabu (27/12), menggambarkan Presiden Bashar Assad "teroris" dan tidak mungkin untuk melibatkannya dalam upaya perdamaian Suriah.

Kamis, 28/12/2017 07:59 0

Close