... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Alasan Panitia Batalkan Kajian Ustadz Abdul Somad di Masjid PLN Gambir

Foto: Ketua Panitia Penyelenggara, M Ismed Suryanegara saat ditemui Kiblat.net di Kantornya di lantai 7 gedung PLN Disjaya

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengajian Dai Kondang Nasional, Ustadz Abdul Somad yang hari ini dijadwalkan di Masjid Nurul Falah, Komplek PLN Disjaya, Gambir Jakarta Pusat dibatalkan.

Ketua Panitia Penyelenggara, M Ismed Suryanegara saat ditemui Kiblat.net di Kantornya di lantai 7 gedung PLN Disjaya, ia mengungkapkan bahwa UAS tidak jadi mengisi kajian di Masjid Nurul Falah dikarenakan pihak manajemen dan pihak penyelenggara melihat ada hal yang mendesak untuk kemudian tidak bisa memuluskan kajian di Masjid PLN.

“Kami dari pihak Masjid antusias menyelenggarakan pengajian UAS dan Manajemen mendukung penuh, namun karena estimasi masa diperkirakan sampai 5000 jamaah, maka dari pihak penyelenggara berinisiatif untuk memindahkan acara tidak lagi di Masjid Nurul Falah,” ungkap Ismed  saat ditemui Kiblat.net.

Ismed pun menyebut bahwa opsi yang paling memungkinkan adalah dengan memindahkan kajian ke Masjid Istiqlal dan pihak Istiqlal pada jam 08.30 WIB tadi pagi sudah membolehkan.

Hanya saja, menurut Ismed, pihak UAS menolak untuk pindah tempat karena ingin komitmen dengan kesepakatan awal.  Selain itu, Ismed pun memaklumi sikap UAS tersebut karena memang perubahan ini terjadi diluar kesepakatan antara keduanya.

“Mungkin dengan pertimbangan tertentu, pihak manajemen UAS tidak mau memindahkan pengajian ke Istiqlal, dan jika tidak jadi di PLN, maka dibatalkan saja. Kami tidak menyalahkan pihak manajemen, ini murni kesalahan panitia, kami merasa bersalah karena berusaha memindahkan acara,” ungkapnya.

BACA JUGA  Kurdi dalam Persimpangan Kepentingan AS dan Turki di Suriah

Alasan mendasar dan urgen, sebut Ismed adalah jika massa jamaah UAS -yang selalu membludak- datang dan melebihi kapasitas masjid yang hanya dapat menampung 2000 jamaah, ditakutkan ada area-area yang terlarang untuk umum.

“Ada Gardu Induk GIS Gambir Lama yang memang tidak boleh dimasuki Umum. Dan juga jika jama’ah membludak, fasilitas kami jauh dari layak, melihat intalasi air yang terbatas dan juga tempat jama’ah. Meskipun sudah didirikan tenda tambahan pun hanya mampu 2000 jama’ah,” ungkapnya.

Ismed pun berharap, jika dikemudian hari dapat diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dengan UAS, ia akan mengadakan pengajian serupa dengan tempat dan kondisi yang lebih kondusif.

Sebelumnya, pada Rabu (27/12/2017) sore, kru Kiblat.net sempat mendatangi masjid Nurul Falah dan sudah melakukan pemasangan tenda tambahan. Namun, ketika didatangi lagi pada sore hari ini, tenda tersebut sudah dibongkar.

Menurut penuturan salah satu pengurus yang enggan disebutkan namanya, pembatalan sudah dilakukan sejak semalam dan pembongkaran juga dilakukan pada 08.30 WIB pagi tadi.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Al-Muhaisini: Mujahidin Suriah Akan Bertempur Bersama dalam Waktu Dekat

Abdullah al-Muhaisini mengatakan bahwa faksi-faksi mujahidin Suriah akan bergabung dalam sebuah ruang operasi militer bersama dalam waktu dekat.

Kamis, 28/12/2017 15:05 0

Arab Saudi

Bahas Palestina, PM Turki Temui Raja Salman di Riyadh

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim bertemu dengan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz pada Rabu (27/12/2017). Kedua pihak membahas tentang perjuangan Palestina dan problematika negara-negara Muslim.

Kamis, 28/12/2017 13:29 0

Suriah

SNHR: Bashar Assad Jatuhkan 68.334 Bom Birmil di Wilayah Sipil

Rezim Bashar Assad telah menjatuhkan setidaknya 68.334 birmil terhadap warga sipil dari Juli 2012 sampai November 2017.

Kamis, 28/12/2017 10:58 0

Rusia

Rusia: Prioritas di Suriah Saat Ini Menghancurkan HTS

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa prioritas utama Rusia di Suriah saat ini menghancurkan Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS)

Kamis, 28/12/2017 08:59 0

Tunisia

“Bashar Assad Teroris dan Mustahil Diajak Kerjasama”

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Rabu (27/12), menggambarkan Presiden Bashar Assad "teroris" dan tidak mungkin untuk melibatkannya dalam upaya perdamaian Suriah.

Kamis, 28/12/2017 07:59 0

Yaman

Koalisi Arab: Kami Gunakan Standar HAM Tinggi dalam Operasi

Koalisi Arab untuk Mendukung Legitimasi di Yaman pimpinan Arab Saudi menegaskan bahwa pihaknya menggunakan standar tertinggi dalam operasi pemboman pemberontak milis Syiahi Hutsi sesuai dengan hukum HAM internasional

Kamis, 28/12/2017 07:30 0

Manhaj

Menyongsong Generasi Kebangkitan Islam

Kebangkitan Islam adalah suatu kepastian, namun kebangkitan tersebut erat kaitannya dengan terpenuhinya sebab –sebab kebangkitan pada diri umat. Untuk mewujudkan sebab tersebut, maka dibutuhkan kerjasama dari berbagai elemen umat dan terus menerus di berbagai aspek.

Kamis, 28/12/2017 05:15 0

Afghanistan

Kaleidoskop 2017: Taliban Mengakar, Amerika Semakin Pudar

Dari 34 provinsi di Afghanistan, Taliban tak satupun absen dari kehadiran. Provinsi paling mini tempat Taliban berpijak hanya di Panjshir di area timur laut. Sementara itu, Operasi Omari menentang pasukan asing pada 2016 masih berlanjut.

Rabu, 27/12/2017 20:41 0

Artikel

Masih Bingung Bedanya Penyidik dan Penyelidik? Ini Penjelasannya

Dalam dunia tindak pidana, istilah penyidik, penyelidik, penyidikan dan penyelidikan kerap kali disebut-sebut. Tak ayal kosa kata yang empat itu, sangat familiar di telinga kita. Apalagi, bagi yang sering berurusan dengan kepolisian

Rabu, 27/12/2017 19:00 0

Artikel

Ketika Filsafat Islam Menjadi Sorotan

KIBLAT.NET – Sudah menjadi fakta yang tidak terbantahkan bahwa setiap bangsa yang mampu melewati berbagai...

Rabu, 27/12/2017 18:37 0