... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Disegel Pasca Penelanjangan Santriwati Tasikmalaya, Toko Ratu Paksi Minta Maaf

Foto: Toko Ratu Paksi Tasikmalaya

KIBLAT.NET, Tasikmalaya- Pasca viral kasus AQ (16), santriwati yang dilecehkan seorang Satpam wanita outsourching di Toko Aksesoris Ratu Paksi, Tasikmalaya, ratusan orang mengadakan Aksi Bela Guru Ngaji di halaman masjid Agung Tasikmalaya Jumat (26/12/2017) yang kemudian longmarch menuju Toko Ratu Paksi yang sudah disegel sehari sebelumnya.

Sebelum disegel, Manager Toko Ratu Paksi Tasikmalaya, Fitri Nursolihah menjelaskan perlakuan satpam pelaku penelanjangan AQ di kamar mandi serta melakukan tindakan tidak senonoh terhadap guru ngaji itu bukanlah perintah dari pihak manejemen Toko. Bahkan, Fitri menegaskan tindakan penelanjangan tidak ada dalam Standar Operational Procedur (SOP) Toko.

Jadi sebenarnya yang melakukan itu adalah satpam outsourching yang kita gunakan jasanya disini. (Penelanjangan) itu tidak ada di SOP kami. Kita tidak pernah mengarahkan untuk hal seperti itu, itu murni inisiatif security dan itu tanpa melalui koordinasi dengan manajemen,” papar Fitri kepada wartawan di depan Toko Ratu yang sudah disegel, Senin (25/12/2017) sebagaimana dikutip dari Jurnalislam.com.

Dalam jumpa pers kepada wartawan dan massa yang datang, Fitri mengaku telah meminta maaf kepada keluarga korban dan menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada penelanjangan, namun, ia mengakui perlakuan satpam tersebut berlebihan dan melanggar SOP perusahaan.

“Jadi itu tidak ditelanjangi tapi memang pemeriksaannya terlalu berlebihan. Padahal kita tidak pernah menginstruksikan seperti itu dan pihak manajemen tidak tahu sama sekali kejadian itu,” katanya.

BACA JUGA  Kicauan Dubes Saudi Tak Salah, Tema Reuni 212 Memang Terkait Pembakaran Bendera Tauhid

Masih dalam kesempatan yang sama, selain mengungkapkan argumen tentang insiden yang dilakukan pegawai Toko, Fitri juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban pelecehan yang dilakukan oleh oknum satpam perusahaannya. Fitri juga meminta maaf kepada warga Tasikmalaya.

“Pastinya ini jadi pembelajaran bagi kami, dan kami dari manajemen meminta maaf yang sebesar-besarnya terhadap keluarga korban dan kita juga tidak mau seperti ini menimbulkan keresahan masyarakat Tasikmalaya dan kita berharap yang terbaik untuk semuanya,” kata Fitri.

Ia menyesalkan peristiwa tersebut dan berjanji akan mengikuti sanksi hukum yang diberikan. “Kita terima penyegelan ini, karena kita ingin semuanya damai dan baik-baik saja,” katanya.

Terkait pelecehan yang dilakukan oleh oknum satpam itu, Fitri menegaskan pihaknya tidak mengetahui kejadian tersebut karena supervisor tidak memberitahukan kepada manajemen.

“Jadi kita tahu setelah ibu korban malam-malam (Kamis, 21/12/2017) datang kesini. Dan kita sudah meminta maaf,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, Toko Ratu Paksi Tasikmalaya memiliki 40 karyawan muslim yang merupakan warga asli Tasikmalaya. Ratu Paksi sendiri berpusat di Semarang Jawa Tengah.

“Dan perlu kita jelaskan, pemiliknya Alhamdulillah muslim, jawa etnisnya. Ini untuk meluruskan hal-hal di luar sana. Saya tidak melebih-lebihkan dan saya tidak mengurangi,” pungkas Fitri.

Terpisah, menurut penuturan Abu Hazmi, Sekretaris Jendral Aliansi Aktifis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (AL MUMTAZ) yang melakukan pengawalan moril dan hukum terhadap AQ dan keluarga mengatakan, bahwa saat ini, remaja 16 tahun itu sedang menjalani pengobatan psikis di Bandung.

BACA JUGA  Komnas HAM Akan Undang 2 Pasangan Capres-Cawapres Bicara Soal HAM

“AQ mengalami shock dan trauma, karena saat digeledah dan ditelanjangi di Kamar mandi toko, AQ yang saat itu hanya mengenakan pakaian dalam pun menurut ibunya sempat di pegang-pegang bagian sensitifnya, Karena kejadian penelanjangan dan peraba-raba-an itu lah AQ mengalami shock, dan saat ini tengah menjalani perawatan psikologis di Bandung,” ungkapnya saat dihubungi Kiblat.net, Selasa (26/12/2017).

Lebih rinci, Abu Hazmi mengungkapkan bahwa gejala yang ditunjukkan AQ terkait pelecehan yang terjadi sekitar seminggu lalu, AQ selalu menangis dan belum mau bicara banyak, bahkan kepada keluarga terdekatnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Disegel Pasca Penelanjangan Santriwati Tasikmalaya, Toko Ratu Paksi Minta Maaf”

  1. Rohima

    Pelaku persekusinya harus dihukum. Tidak cukup dengan minta maaf.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Bashir Bahas Kerjasama Militer dengan Doha

Presiden Sudan Omar al-Bashir membahas pengembangan kerjasama militer dan pertahanan kekuatan pasukan dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Qatar Letnan Jenderal Ghanim bin Shaheen Al-Ghanim pada Selasa (26/12). Sudan dan Qatar ingin menjalin kerjasama lebih kuat di tengah blokade Negara-negara Teluk terhadap Doha.

Rabu, 27/12/2017 10:05 0

Afrika

Turki Genjot Kerjasama Bisnis dengan Sudan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan bahwa negaranya menandatangani 22 perjanjian dengan Sudan dalam dua hari terakhir. Kedua negara juga berusaha menaikkan kerjasama perdagangan hingga 10 miliar dolar.

Rabu, 27/12/2017 08:58 0

Asia

Pemimpin Kelompok Perlawanan Kashmir Jaish-e-Mohammad Terbunuh

Jaish-e-Mohammad, sebuah kelompok perwalanan yang telah memerangi pasukan India sejak 1989, menuntut kemerdekaan atau aneksasi ke wilayah tersebut. Pakistan memiliki sekitar setengah juta tentara India.

Rabu, 27/12/2017 07:46 0

Suriah

Pejuang Suriah Kembali Tembak Jatuh Jet Rezim

Pejuang oposisi bersenjata Suriah mengatakan telah menembak jatuh sebuah pesawat militer reaim pada Selasa (26/12) di pinggiran timur Hama yang berbatasan dengan Idlib. Rezim Suriah dan Rusia beberapa hari terakhir menggelar operasi militer untuk merebut titik-titik strategis di pinggiran Idlib.

Rabu, 27/12/2017 07:05 0

Artikel

Kaleidoskop 2017: Ketika Pewaris Nabi Dipersekusi

KIBLAT.NET- Ulama, ia adalah manusia yang sepatutnya mendapat penghormatan dari umat Islam. Karena merekalah, warotsatul...

Selasa, 26/12/2017 22:03 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kontribusi Perjuangan Adalah Konsekuensi Keimanan

Berkontribusi dalam perjuangan adalah konsekuensi keimanan. Apalah arti sebuah keimanan jika hati beku melihat Al-Quds, kiblat pertama umat Islam diklaim sebagai ibukota penjajah Israel.

Selasa, 26/12/2017 19:29 0

Analisis

Mengkaji Kebijakan Panglima Hadi Lewat Tafsir Stratejik Intelijen

Keputusan pembatalan mutasi sejumlah perwira TNI yang diambil Hadi, jika ditinjau dari analisis kebijakan dapat disebabkan dua faktor. Pertama, karena adanya unsur tekanan dari pengaruh yang lebih kuat, misalnya dari atasan.

Selasa, 26/12/2017 16:15 0

Afghanistan

Taliban: Krisis Al-Quds Menguji Persatuan Umat Islam

"Jika mereka tetap tidak bersatu dan terus tetap terpecah dalam satu nama atau yang lain, maka pastilah tangan para tiran akan mencapai leher setiap orang dari mereka dan kemudian mereka tidak dapat membela diri," tegas Taliban.

Selasa, 26/12/2017 15:27 0

Suriah

Tolak Konferensi Sochi, Oposisi: Rusia Belum Berbuat Apapun untuk Rakyat Suriah

Rusia, yang telah muncul sebagai pemain dominan di Suriah setelah intervensi militer besar dua tahun lalu, mendapat dukungan dari Turki dan Iran untuk mengadakan kongres dialog nasional Suriah di kota Sochi Rusia pada 29-30 Januari.

Selasa, 26/12/2017 14:33 0

Video News

Ini yang Dapat Anda Lakukan Untuk Baitul Maqdis Palestina!

KIBLAT.NET – Ini yang Dapat Anda Lakukan Untuk Baitul Maqdis Palestina! Persoalan Baitul Maqdis adalah...

Selasa, 26/12/2017 10:39 0

Close