... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bashir Bahas Kerjasama Militer dengan Doha

Foto: Presiden Sudan Omar al-Bashir

KIBLAT.NET, Khartoum – Presiden Sudan Omar al-Bashir membahas pengembangan kerjasama militer dan pertahanan kekuatan pasukan dengan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Qatar Letnan Jenderal Ghanim bin Shaheen Al-Ghanim pada Selasa (26/12). Sudan dan Qatar ingin menjalin kerjasama lebih kuat di tengah blokade Negara-negara Teluk terhadap Doha.

Menteri Pertahanan Sudan Awad bin Auf dan Kepala Staf Gabungan militer Sudan Imad Eddin Adawi ikut dalam pertemuan tersebut. Menurut sumber di kalangan pemerintahan Sudan, seperti dilansir kantor berita resmi setempat, mengatakan bahwa duta besar Qatar untuk Sudan Rashid bin Abdul Rahman al-Nuaimi dan atase militer Negara Qatar untu Sudan, Jenderal Sami Bakheet al-Jattal, juga hadir.

“Hubungan antara Sudan dan Qatar stabil, stabil dan berkembang,” kata Kepala Staf Gabungan militer Sudan Imad Eddin Adawi. Ia berharap kerjasama tersebut merambah ke berbagai bidang.

Dia menunjukkan bahwa kunjungan Kepala Staf militer Qatar membahas pengembangan hubungan dalam kerjasama militer dan pertahanan antara kedua Negara.

Pada bagiannya, Kepala staf angkatan bersenjata Qatar Ghanim bin Shaheen Al-Ghanim, yang tiba di Khartoum pada Senin, mengatakan bahwa pertemuan tersebut menyentuh hubungan historis yang berakar dan berkembang antara angkatan bersenjata kedua negara.

“Ini adalah salah satu hubungan terpenting dalam semua aspek tindakan militer di bidang manufaktur, pelatihan dan latihan bersama,” ujarnya.

Sebelum bertemu al-Bashir, al-Ghanim berdiskusi dengan Menteri Pertahanan Sudan mengenai pentingnya mengembangkan hubungan dan meningkatkan kerjasama dalam bidang pelatihan dan kerjasama militer di masa yang akan datang.

BACA JUGA  Pertempuran di Libya Memanas di Tengah Ancaman Pandemi Corona

Kepala staf Angkatan Bersenjata Qatar telah meresmikan gedung atase militer Qatar di Khartoum pada Selasa.

Pada bulan Juli 2011, Doha menengahi kesepakatan damai antara pemerintah Sudan dan Gerakan Pembebasan dan Keadilan, satu dari empat gerakan pemberontakandi di Darfur, yang kesemuanya menolak untuk menandatangani dokumen tersebut.

Selama dekade terakhir, Qatar telah menyumbang ratusan juta dolar hibah dan pinjaman untuk mendukung proyek infrastruktur di Sudan serta untuk memelihara proses perdamaian di wilayah Darfur yang bermasalah di barat.

Bulan lalu, tentara Sudan dan Qatar menjalankan proyek latihan bersama di kota Sankat, Sudan timur, yang berlangsung selama 10 hari, termasuk berbagai tahap pertempuran dari sebuah serangan, penarikan dan pembelaan, menurut Kementerian Pertahanan Sudan.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Kaleidoskop 2017: Ketika Pewaris Nabi Dipersekusi

KIBLAT.NET- Ulama, ia adalah manusia yang sepatutnya mendapat penghormatan dari umat Islam. Karena merekalah, warotsatul...

Selasa, 26/12/2017 22:03 0

Indonesia

Fadli Zon: Penolakan Ustadz Abdul Somad ke Hongkong, Pelecehan terhadap WNI

KIBLAT.NET, Jakarta- Penolakan Ustadz Abdul Somad masuk ke Hongkong oleh otoritas setempat, setibanya di bandara...

Selasa, 26/12/2017 21:08 0

Indonesia

Alfian Tanjung Jalani Sidang Perdana di PN Jakarta Pusat Esok

Sidang di PN Jakarta Utara esok terkait kasus kicauan Alfian Tanjung di Twitter yang menyebut 85% Kader PKI ada di PDIP

Selasa, 26/12/2017 20:07 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kontribusi Perjuangan Adalah Konsekuensi Keimanan

Berkontribusi dalam perjuangan adalah konsekuensi keimanan. Apalah arti sebuah keimanan jika hati beku melihat Al-Quds, kiblat pertama umat Islam diklaim sebagai ibukota penjajah Israel.

Selasa, 26/12/2017 19:29 0

Indonesia

Perlawanan Palestina terhadap Penjajahan Israel Sah di Mata Hukum

Pemateri Ustadz Zikrullah mengungkapkan bahwa perlawanan yang dilakukan oleh warga Palestina terhadap penjajahan Zionis Israel merupakan suatu perbuatan yang sah di mata hukum.

Selasa, 26/12/2017 19:13 0

Indonesia

Ade Armando Tak Sedih Bila Anaknya Jadi Gay atau Lesbian

Dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando mengatakan di akun Facebook miliknya mengatakan bahwa dirinya tidak bersedih kalau anaknya menjadi gay atau lesbian.

Selasa, 26/12/2017 18:30 8

Indonesia

Larang Warganya Masuk, Tunisia Beri Sanksi Maskapai Emirates Airlines

Tunisia pada hari Ahad (24/12/2017) memutuskan untuk men-suspend maskapai Emirates Airlines, menyusul viral protes masyarakat terhadap prosedur & langkah-langkah “keamanan” yang diambil oleh aparat pemerintah Uni Emirat Arab yang menargetkan penumpang wanita dari negara di Afrika Utara itu.

Selasa, 26/12/2017 18:00 0

Indonesia

Sahabat Al-Aqsha: Tanpa Jihad, Palestina Tidak Akan Merdeka

Tim Sahabat Al-Aqsha menggelar kajian bertemakan perjuangan rakyat Palestina di Masjid Al Muttaqien, Kayu Putih, Jakarta Timur.

Selasa, 26/12/2017 17:30 0

Indonesia

Santriwati Alami Pelecehan, Ratusan Warga Tasikmalaya Gelar Aksi Solidaritas

Masyarakat yang tak terima dengan adanya insiden tersebut melakukan aksi solidaritas terhadap AQ (16), korban penelanjangan oleh satpam di Toko Ratu Paksi, Tasikmalaya.

Selasa, 26/12/2017 17:07 0

Indonesia

Muncul Deklarasi Persaudaraan Aksi 212 di Solo

Deklarasi Persaudaraan Aksi 212 dilakukan di Gedung Rahayu Lestari Jalan Kartopuran, Solo, Selasa (26/12/2017)

Selasa, 26/12/2017 16:33 0

Close