... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Kaleidoskop 2017: Ketika Pewaris Nabi Dipersekusi

Foto: Kapitra Ampera mendampingi Ustadz Abdul Somad saat konferensi pers setelah kasus penghadangannya di Bali (sumber: Riauterkini)

KIBLAT.NET- Ulama, ia adalah manusia yang sepatutnya mendapat penghormatan dari umat Islam. Karena merekalah, warotsatul anbiya (pewaris para nabi). Melalui lisan dan tulisan merekalah kita yang tidak dapat bertemu langsung dengan nabi, namun mengetahui hal-hal yang dicontohkan oleh para nabi. Dan melalui ulama, kita yang hidup di zaman ini bisa memahami agama Islam.

Jasa ulama di Indonesia pun tak terbantahkan lagi. Ulama lah yang menggelorakan semangat jihad kepada umat Islam untuk angkat senjata melawan para penjajah. Seruan itu pun disambut baik oleh para santi, hingga membuat penjajah hengkang dari bumi pertiwi ini.

Akan tetapi, kita bersama melihat bahwa belakangan ini, khususnya tahun 2017, para ulama dan habaib di negara ini mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan baik dari penguasa maupun pihak lain. Kesalahan mereka dicari-cari, hingga ketika tidak didapat kesalahan, maka seakan dibuat-buat.

Oleh sebab itu, Kiblat.net berusaha merangkum beberapa kasus kriminalisasi dan persekusi yang dialami oleh para pewaris nabi yang terjadi pada era saat ini.

KASUS CHAT HABIB RIZIEQ DAN FIRZA HUSEIN

Hanya berbekal rekaman suara dan screen shoot pesan whatsapp, pihak kepolisian mengkasuskan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizeq Syihab. Habib Rizieq dituding melanggar UU pornografi. Bahkan, pihak kepolisian mengklaim bahwa alat bukti yang didapat sudah lengkap dan kuat.

BACA JUGA  Memahami New Normal ala Pak Jokowi

Gini, segala sesuatunya proses penyidikan ini sudah berjalan dan tentunya dari penyidik beranggapan bahwa alat bukti sudah kuat sudah lengkap,” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Deriyan di Mapolda Metro, Jl Sudirman, Jakarta.

Sementara itu, salah seorang kuasa hukum Habib Rizieq, Eggi Sudjana mengatakan bahwa alat bukti yang dimiliki kepolisian tidak sah. Ia juga menekankan bahwa kasus chat ini hanya rekayasa hukum untuk mengkriminalisasi ulama.

“Intinya kita sebagai lawyer melihat kasus ini merupakan rekayasa hukum, kriminalisasi terhadap ulama. Dengan berbagai analisis sudah saya tulis lengkap, yang saya tujukan ke Kapolri, tembusan Presiden, DPR, BIN, untuk supaya dilakukan SP3,” tutur Eggi.

Dalam hal ini, Ahli telematika Hermansyah mengatakan, di zaman serba canggih saat ini begitu mudah dalam memanipulasi percakapan. Seperti kasus chat konten pornografi yang diduga dilakukan Habib Rizieq dengan Firza Husein.

“Untuk percakapan. Itu bisa download saja aplikasi fake chat (percakapan palsu) di Android,” kata Hermansyah di acara Uji Shahih Alat Bukti Elektronik dalam Kasus Chatting HRS, di Hotel Balairung, Jakarta Timur.

Hermansyah membeberkan foto diduga Firza Husein di kamar mandi yang tanpa busana juga merupakan rekayasa.

“Kalau dilihat itu ketara editan amatiran ya. Pakai software atau aplikasi pengedit foto juga bisa.Kalau dianalisa dengan metode Hue makin-makin terlihat itu editannya. Warnanya beda,” ujarnya.

BACA JUGA  Malcolm X: Figur Perlawanan Rasisme di AS


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Baca halaman selanjutnya: CUCI UANG REKENING GNPF ULAMA...

Halaman Selanjutnya 1 2
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Fadli Zon: Penolakan Ustadz Abdul Somad ke Hongkong, Pelecehan terhadap WNI

KIBLAT.NET, Jakarta- Penolakan Ustadz Abdul Somad masuk ke Hongkong oleh otoritas setempat, setibanya di bandara...

Selasa, 26/12/2017 21:08 0

Indonesia

Alfian Tanjung Jalani Sidang Perdana di PN Jakarta Pusat Esok

Sidang di PN Jakarta Utara esok terkait kasus kicauan Alfian Tanjung di Twitter yang menyebut 85% Kader PKI ada di PDIP

Selasa, 26/12/2017 20:07 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kontribusi Perjuangan Adalah Konsekuensi Keimanan

Berkontribusi dalam perjuangan adalah konsekuensi keimanan. Apalah arti sebuah keimanan jika hati beku melihat Al-Quds, kiblat pertama umat Islam diklaim sebagai ibukota penjajah Israel.

Selasa, 26/12/2017 19:29 0

Indonesia

Perlawanan Palestina terhadap Penjajahan Israel Sah di Mata Hukum

Pemateri Ustadz Zikrullah mengungkapkan bahwa perlawanan yang dilakukan oleh warga Palestina terhadap penjajahan Zionis Israel merupakan suatu perbuatan yang sah di mata hukum.

Selasa, 26/12/2017 19:13 0

Indonesia

Ade Armando Tak Sedih Bila Anaknya Jadi Gay atau Lesbian

Dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando mengatakan di akun Facebook miliknya mengatakan bahwa dirinya tidak bersedih kalau anaknya menjadi gay atau lesbian.

Selasa, 26/12/2017 18:30 8

Indonesia

Larang Warganya Masuk, Tunisia Beri Sanksi Maskapai Emirates Airlines

Tunisia pada hari Ahad (24/12/2017) memutuskan untuk men-suspend maskapai Emirates Airlines, menyusul viral protes masyarakat terhadap prosedur & langkah-langkah “keamanan” yang diambil oleh aparat pemerintah Uni Emirat Arab yang menargetkan penumpang wanita dari negara di Afrika Utara itu.

Selasa, 26/12/2017 18:00 0

Indonesia

Sahabat Al-Aqsha: Tanpa Jihad, Palestina Tidak Akan Merdeka

Tim Sahabat Al-Aqsha menggelar kajian bertemakan perjuangan rakyat Palestina di Masjid Al Muttaqien, Kayu Putih, Jakarta Timur.

Selasa, 26/12/2017 17:30 0

Indonesia

Santriwati Alami Pelecehan, Ratusan Warga Tasikmalaya Gelar Aksi Solidaritas

Masyarakat yang tak terima dengan adanya insiden tersebut melakukan aksi solidaritas terhadap AQ (16), korban penelanjangan oleh satpam di Toko Ratu Paksi, Tasikmalaya.

Selasa, 26/12/2017 17:07 0

Indonesia

Muncul Deklarasi Persaudaraan Aksi 212 di Solo

Deklarasi Persaudaraan Aksi 212 dilakukan di Gedung Rahayu Lestari Jalan Kartopuran, Solo, Selasa (26/12/2017)

Selasa, 26/12/2017 16:33 0

Analisis

Mengkaji Kebijakan Panglima Hadi Lewat Tafsir Stratejik Intelijen

Keputusan pembatalan mutasi sejumlah perwira TNI yang diambil Hadi, jika ditinjau dari analisis kebijakan dapat disebabkan dua faktor. Pertama, karena adanya unsur tekanan dari pengaruh yang lebih kuat, misalnya dari atasan.

Selasa, 26/12/2017 16:15 0

Close