... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Dapat Hadiah Natal, Diterima atau Tidak?

Foto: hadiah natal

KIBLAT.NET – Bagaimana sikap kita jika ada tetangga yang beragama kristen lalu memberikan makanan kepada kita pada hari Natal? Apakah makanan tersebut kita terima atau kita tolak? Jazaakumullah khairan

Menjawab pertanyaan ini, Syaikh Muhammad Shalih al-Munajjid, sebagaimana dilansir dari halaman islamqa, menjawab dengan merincikan hukum menerima hadiah dari orang kafir.

Pertama: Dibolehkan bagi seorang muslim menerima hadiah dari orang-orang kafir atau memberikan mereka hadiah. Khususnya jika mereka termasuk kerabat. Hal ini berdasarkan hadis dari Abu Humaid As-Sa’idy, dia berkata, “Kami berperang bersama Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada perang Tabuk, lalu Raja Ailah memberi hadiah kepada Nabi berupa baghlah putih, maka beliau mengenakan padanya burdah…” (HR. Bukhari)

Kemudian dari Katsir bin Abbas bin Abdul-Muththalib, dia berkata, “Abbas berkata, ‘Aku ikut perang Hunain bersama Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, lalu aku dan Abu Sufyan bin Al-Harits bin Abdul-Muththalib selalu berada di samping Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sedangkan beliau menunggang baghlah putih, pemberian dari Farwah bin Nufasah Al-Juzami’.” (HR. Muslim)

Hal ini (menerima hadiah dari orang kafir) juga dilakukan para shahabat berdasarkan izin dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada masanya. Ibunya Asma –yang musyrik- mengunjungi puterinya, lalu Nabi mengizinkan Asma untuk menyambung hubungan dengannya. Juga terdapat riwayat bahwa Umar bin Khattab memberi hadiah berupa pakaian kepada saudaranya yang masih musyrik. Kedua riwayat tersebut terdapat dalam dua kitab shahih.

Kesimpulannya adalah bahwa dibolehkan bagi seorang muslim memberi hadiah kepada orang kafir dan menerima hadiah dari mereka.

BACA JUGA  Begini Pandangan Ulama Tentang Operasi Plastik

Kedua: Adapun tentang hadiah pada hari raya mereka, maka tidak dibolehkan memberinya kepada mereka, serta tidak boleh juga menerimanya dari mereka, karena hal tersebut berarti mengagungkan hari raya mereka dan pengakuan terhadapnya serta membantu kekufurannya.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiah rahimahullah berkata, “Siapa yang memberikan hadiah kepada kaum muslim pada hari raya mereka, tidak seperti kebiasaannya atau waktu lainnya, selain hari raya tersebut, maka hadiahnya tidak diterima. Khusunya apabila hadiah tersebut digunakan untuk menyerupai mereka, seperti hadiah lilin dan semacamnya pada hari Natal, atau hadiah telor, laban, kambing dalam hari raya ‘Kamis kecil’ pada akhir puasa mereka.

Demikian pula tidak dibolehkan memberi hadiah kepada siapapun dari kalangan muslimin dengan moment hari raya mereka, khususnya jika hal tersebut berupa sesuatu yang membuatnya menyerupai orang kafir sebagaimana telah kami sebutkan.

Begitu pulla tidak dibolehkan menjual kepada seorang muslim, sesuatu yang dapat membantunya untuk menyerupai orang kafir pada hari raya mereka, baik berupa makanan, pakaian dan semacamnya. Karena hal tersebut berarti membantu dalam kemungkaran.” (Iqtidha Ash-Shiratal Mustaqim, Hal: 227)

Beliau (Syaikhul Islam, Ibnu Taimiah) juga berkata, “Adapun seorang muslim menjual kepada orang kafir sesuatu yang dapat membantu mereka pada hari raya mereka, berupa makanan, pakaian, wewangian dan semacamnya atau menjadikannya sebagai hadiah kepada mereka, maka hal tersebut tersebut membantu mereka dalam hari raya mereka yang diharamkan. Kesimpulannya berlandaskan pada sebuah prinsip bahwa tidak boleh menjual anggur kepada orang kafir yang akan menjadikannya sebagai khamar. Demikian pula menjual senjata kepada orang yang akan memerangi kaum muslimin dengan senjata tersebut.” (Iqtidha Ash-Shiratal Mustaqim, hal; 229)

BACA JUGA  Begini Pandangan Ulama Tentang Operasi Plastik

Ibnu Al-Qoyim Al-Jauziah rahimahullah berkata tentang hari raya Ahlul Kitab, “Sebagaimana halnya mereka tidak boleh menampakkannya, maka tidak boleh pula bagi kaum muslimin membantunya atau menghadirinya berdasarkan kesepakatan para ulama. Para fuqoha pengikut imam yang empat telah menegaskan dalam kitab-kitab mereka…. Kemudian Syaikhul Islam menyebutkan perkataan para imam dan penyataan mereka yang melarang hal tersebut.” (Ahkam Ahlizzimmah, 3/1245-1250).

Karena itu, jika ada tetangga yang mengantarkan hadiah natal berupa makanan atau yang lainnya, maka kita harus menolaknya dengan halus sembari memberikan penjelasan yang baik. Sebab, jika berkaitan dengan hari raya mereka, memberikan ucapan selamat aja tidak diperbolehkan apalagi  memberi atau menerima hadiah dari mereka.

Ketiga: Tidak boleh bagi seorang muslim untuk menganggap remeh perkara agamanya, dia wajib baginya untuk menampakkan hukum-hukumnya. Bukankah mereka (orang kafir) telah mengumumkan agama mereka dan menampakkan syiar-syiarnya seperti hari raya mereka. Maka kitapun wajib menampakkan dan mengumumkan penolakan terhadap hadiah-hadiah mereka, dan tidak ikut menghadiri serta menolong mereka dalam hari raya mereka. Ini termasuk syiar agama mereka. Kita mohon, semoga Allah selalu memberi kita kejelasan tentang hukum agamanya dan memberi kita kekuatan untuk mengamalkannya dan teguh di jalannya. Wallahu a’lam bis shawab!

 

Fakhruddin

Sumber: islamqa.info

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

Israel Yakinkan 10 Negara Ikuti Langkah Trump

“Kami tengah berkomunikasi dengan sedikitnya sepuluh Negara, sebagiannya dari Eropa, untuk memindahkan keduataan besarmereka dari Tel Aviv ke Al-Quds,” kata Hotovli, Senin (25/12).

Selasa, 26/12/2017 07:20 0

Amerika

Rusia, Cina dan Suriah Tolak Resolusi OKI Terkait Rohingnya di PBB

Rusia, Cina, Suriah dan sejumlah negara Asia menolak rancangan resolusi yang diajukan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) terkait Rohingya. Hal itu terlihat dalam sidiang Majelis Umum PBB pada Ahad (24/12).

Selasa, 26/12/2017 06:38 0

Indonesia

Kunci Mujahidin Palestina Hadapi Penjajah Israel

Mana kala kita mendekat dan berusaha menegakkan Islam, maka Allah akan membantu kita dengan cara-cara yang kadang tidak masuk akal

Senin, 25/12/2017 21:02 0

Amerika

Trump: AS Bodoh Telah Gelontorkan 7 Triliun Dolar ke Timteng

Sehari setelah kekalahan telak AS menyusul voting di Majelis Umum PBB terkait status Yerusalem, Presiden Donald Trump komplain dengan merilis cuitannya melalui Twitter.

Senin, 25/12/2017 15:59 1

Irak

Perusahaan Cina Bidik Ladang Minyak Raksasa di Iraq

Pengawas minyak Iraq memperkirakan ladang minyak di Baghdad Timur menjadi sebuah "raksasa super" dengan sekitar 8 miliar barel cadangan minyak mentah. Ladang itu berpotensi menghasilkan 120.000 barel minyak per hari.

Senin, 25/12/2017 15:22 0

Rusia

Aplikasi Ini Diklaim Bisa Bikin HP Android Jadi Mata-mata

Haven beroperasi layaknya sebuah sistem surveilans, yang menggunakan kamera perangkat, memiliki kemampuan merekam audio bahkan accelerometer untuk mendeteksi gerakan dan memberi tahu pengguna.

Senin, 25/12/2017 14:31 0

Indonesia

Chocolicious Tetap Ramai Pelanggan Meski Tolak Tuliskan Ucapan Natal

Toko roti Chocolicious Indonesia tetap ramai dikunjungi pelanggan meski sempat dibully di media sosial. Chocolicious dibully lantaran enggan menuliskan ucapan selamat natal pesanan salah satu pelanggan.

Senin, 25/12/2017 13:59 0

Suriah

Setahun Jatuhnya Aleppo Timur, Kenangan Aktivis Hadapi Keganasan Rezim

Setahun yang lalu, kota Aleppo di Suriah menyaksikan sebuah kampanye militer yang menyebabkan bertambahnya korban tewas. Selain pemindahan ribuan warga sipil dari bagian timur kota.

Senin, 25/12/2017 13:13 0

Eropa

Rusia, Cina dan Suriah Tolak Resolusi PBB terkait Rohingya

Resolusi meminta Myanmar untuk mengizinkan akses pekerja bantuan, memastikan kembali semua pengungsi kembali dan memberikan hak kewarganegaraan penuh kepada Muslim Rohingya.

Senin, 25/12/2017 12:12 0

Indonesia

Tingkatkan Kemampuan Pemuda, KAMMI Al Fattih Gelar Daurah Bahasa Arab

Demi meningkatkan kapasitas kemampuan pemuda Indonesia khususnya di Bali. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Al Fattih mengadakan kegiatan Dauroh (red : pelatihan) Bahasa Arab yang digelar di Musholla  Darul Arqam Jalan Waturenggong Gang III No 9 Denpasar pada hari Ahad (24/12/2017).

Senin, 25/12/2017 11:40 0

Close