... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi Menyebar di Perbatasan Suriah

Foto: Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi di Irak.

KIBLAT.NET, Baghdad – Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi di Iraq, Jumat (22/12), menyebar ke wilayah perbatasan dengan Suriah. Milisi dukungan Iran itu mengaku, pergerakan ini untuk mendukung pasukan pemerintah setelah mendapat serangan dari dalam wilayah Suriah.

“Setelah sejumlah pos penjaga perbatasan Iraq mengalami serangan roket (dari wilayah Suriah) dan tak ada pasukan tambahan, brigade 13 pasukan Al-Hasd Al-Syakbi dikirim ke lokasi dan langsung menargetkan lokasi sumber reoket,” kata Qasim Musleh, komandan milisi Al-Hasd Al-Syakbi untuk sumbu Anbar barat.

Dia menambahkan bahwa pasukannya saat ini menempati pos-pos penjaga perbatasaan untuk menghadang setiap serangan atau pergerakan musuh.

Musleh mengakui bahwa wilayah perbatasan bukan tanggung jawabnya. Namun, dia mengklaim, Al-Hasd Al-Syakbi ikut bertanggung jawab menjaga seluruh keamanan wilayah.

Militer Iraq membenarkan adanya pergerakan milisi Syiah itu. Juru bicara militer, Brigadir Yahya Rasool mengaku kepada Reuters bahwa ini adalah tindakan sementara dan “sangat normal” karena tugas milisi tersebut mendukung pasukan pemerintah.

Sementara itu, belum diketahui kelompok yang menembakkan roket tersebut. Namun dugaan kuat sisa-sisa pasukan Daulah Islamiyah (ISIS) yang melarikan diri setelah kalah di Iraq.

Milisi Al-Hasd Al-Syakbi dibentuk setelah seruan tokoh rujukan Syiah setempat. Gerilyawan yang didukung Iran berisi gabungan milisi-milisi Syiah yang ada di Negara tersebut. Tujuannya untuk menghadapi ISIS, yang saat itu cepat merebut kota-kota besar.

Namun belakangan, Perdana Menteri Iraq Haidar Al-Abadi yang didukung blok Syiah menetapkan mengakui milisi tersebut sebagai bagian pasukan pemerintah. Keputusan ini terjadi meski banyak laporan pelanggaran HAM yang dilakukan milisi tersebut.

Pelanggaran-pelanggaran itu pun memunculkan seruan dari blok Sunni dan Kurdi yang mendesak Al-Abadi melucuti senjata Al-Hasd Al-Syakbi. Sunni menjadi warga paling tertindas di Iraq karena tak memiliki pelindung.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Rajin Shalat Tetapi Menolak Syariat Allah Lainnya, Kenapa?

KIBLAT.NET – Rajin Shalat Tetapi Menolak Syariat Allah Lainnya, Kenapa? Shalat adalah bagian atau salah...

Sabtu, 23/12/2017 11:46 0

Indonesia

Tim Advokasi GNPF: Total 27 Aktivis Aksi Bela Islam Dikriminalisasi

Habib Rizieq Shihab menempati urutan pertama paling banyak dikriminalisasi

Sabtu, 23/12/2017 11:43 1

Video Kajian

Drs. H. Wijaya Rahmat: Arti Toleransi dalam Islam

KIBLAT.NET – Drs. H. Wijaya Rahmat: Arti Toleransi dalam Islam. Masih banyak saudara kita muslim...

Sabtu, 23/12/2017 11:39 0

Info Event

Hafal Surat Al-Mulk? Hadiah Jutaan Rupiah Menanti

Festival Huffazh kali ini berupa Pelatihan Menghafal Alquran Surat Al Mulk Semudah Tersenyum yang akan dipandu oleh MASTER Trainer sekaligus penemu metode MASTER, Ustadz Bobby Herwibowo Lc., dan Ustadz Habiburrachim, Lc.

Sabtu, 23/12/2017 09:32 0

Indonesia

Mabes Polri Diminta Ikuti Aturan Pengadaan Senjata

Pengamat Militer Universitas Indonesia, Andi Widjajanto, mengungkapkan bahwa sebenarnya regulasi pengadaan senjata oleh Markas Besar Polisi Republik Indonesia sudah ada.

Sabtu, 23/12/2017 07:58 0

Indonesia

Pemerintah Dinilai Setengah Hati Bela Palestina, Ini Alasannya

Ketua Masyarakat Cinta Jakarta (McJak) ini juga menegaskan bahwa hubungan dagang antara Indonesia dan Israel menunjukkan sikap yang tidak tepat. Artinya, sikap pemerintah mendukung Palestina namun masih berhubungan dengan Israel.

Jum'at, 22/12/2017 20:30 0

Profil

Shalahuddin dan Generasi Pembebas Al-Aqsha

Setelah mengumpulkan dan mengatur pasukan, Shalahuddin mengadakan musyawarah untuk membicarakan bagaimana menyerang musuh dan kapan waktunya. Majelis pun menyepakati untuk keluar pada 17 Rabiul Akhir 583 H setelah shalat jum'at di antara lantunan takbir dan doa kaum muslimin.

Jum'at, 22/12/2017 20:00 0

Indonesia

Apa Kata Ulama soal Gerakan Log Out Facebook 25122017?

Kampanye menolak Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) mengemuka di dunia maya. Muncul gerakan log out Facebook 25122017.

Jum'at, 22/12/2017 19:18 0

Indonesia

Perlu Strategi dalam Menjalankan Aksi Boikot

Ustadz Adnin Armas menyoroti soal seruan boikot yang muncul pasca pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait status Yerusalem. Menurutnya, aksi boikot tersebut saat ini kurang efektif, sebab tidak dibarengi dengan alternatif lain.

Jum'at, 22/12/2017 18:50 0

Indonesia

MUI Minta Ormas Tak Lakukan Sweeping Atribut Natal

"Tidak boleh ada sweeping, ini adalah seruan dari Majelis ulama Indonesia (MUI)," ujarnya saat menyampaikan materi dalam acara "Tausiah Akhir Tahun 2017 Majelis Ulama Indonesia" di gedung MUI Pusat, Jumat (22/12/2017).

Jum'at, 22/12/2017 18:18 0

Close