... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Daftar Perkara Pro Rezim yang Belum Diproses Hukum

Foto: Viktor Laiskodat, Ade Armando, Seword

KIBLAT.NET, Jakarta – Selain membeberkan kasus kriminalisasi yang dialami sejumlah aktivis Aksi Bela Islam, Tim Advokasi (TA) GNPF Ulama juga mengungkap seajumlah perkara pro rezim yang tak kunjung di proses.

TA GNPF-Ulama, Jumat (22/12/2017), mengeluarkan sebuah rilis berjudul Daftar Perkara Pro Rezim yang Belum Diproses Hukum. Daftar tersebut memuat 13 nama terlapir yang terlibat dalam delapan kasus, yang sampai saat ini prosesnya tak kunjung menunjukkan titik terang.

Dalam daftar tersebut, setidaknya ada 13 nama terlapor yang hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka. Mereka antara lain Nancy Cyanthia Weber, Pariyadi atau Gus Yadi, Suresh Kumar, Yohannes L Tobing, Drs. Norman Sophan, Hengky Suryawan, Franz Magnis Suseno, serta situs seword.com.

Ada juga Viktor Laiskodat, politisi Partai Nasdem yang dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri sejak 11 Agustus 2017. Pria asal NTT itu dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 16 UU Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Dikriminasi Ras dn Etnis.

Dari sekian nama, baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Ade Armando. Namun demikian hingga kini pria yang dilaporkan atas pasal penodaan agama dan pasal ITE itu belum ditahan.

TA GNPF-Ulama menilai penanganan kasus-kasus tersebut sangat berbau politis. Karenanya pihak kepolisian diimbu lebih bersikap professional dalam menegakkan hukum yanng berlaku.

“Harapan kita tidak ada perbedaan reaksi dalam penanganan serta pelaporan oleh kepolisian. Saya pikir itu yang paling menjadi harapan kita,” Koordianator TA GNPF-Ulama, Nashrullah Nasution di gedung AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (22/12/2017).

BACA JUGA  Akhir Nasib Penguasa Tiran

“Jadi jangan kalau urusannya yang melapor adalah dari pihak Islam atau ormas Islam itu meraka abaian. Tetapi kalau terlapornya adalah ulama atau aktivis Islam itu cepat sekali responnya. Saya pikir polisi harus lebih profesional lagi dalam bekerja,” pungkas Nashrullah.

Reporter: Qoid
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi Menyebar di Perbatasan Suriah

Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi di Iraq, Jumat (22/12), menyebar ke wilayah perbatasan dengan Suriah.

Sabtu, 23/12/2017 11:56 0

Video Kajian

Rajin Shalat Tetapi Menolak Syariat Allah Lainnya, Kenapa?

KIBLAT.NET – Rajin Shalat Tetapi Menolak Syariat Allah Lainnya, Kenapa? Shalat adalah bagian atau salah...

Sabtu, 23/12/2017 11:46 0

Video Kajian

Drs. H. Wijaya Rahmat: Arti Toleransi dalam Islam

KIBLAT.NET – Drs. H. Wijaya Rahmat: Arti Toleransi dalam Islam. Masih banyak saudara kita muslim...

Sabtu, 23/12/2017 11:39 0

Palestina

Jumat Kemarahan Ketiga di Palestina, 2 Gugur dan Ratusan Terluka

Sedikitnya dua warga Palestina gugur dan ratusan lainnya luka-luka di Hari Jumat Kemarahan Ketiga untuk memprotes keputusan Presiden AS Donald Trump mengakui kota Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibukota Israel pada Jumat (22/12).

Sabtu, 23/12/2017 10:21 0

Info Event

Hafal Surat Al-Mulk? Hadiah Jutaan Rupiah Menanti

Festival Huffazh kali ini berupa Pelatihan Menghafal Alquran Surat Al Mulk Semudah Tersenyum yang akan dipandu oleh MASTER Trainer sekaligus penemu metode MASTER, Ustadz Bobby Herwibowo Lc., dan Ustadz Habiburrachim, Lc.

Sabtu, 23/12/2017 09:32 0

Palestina

Lagi, Tentara Israel Tembak Mati Dua Warga Palestina

Angkatan Bersenjata Israe kembali memunuh warga Palestina yang melakukan protes terkait al-Quds.

Sabtu, 23/12/2017 08:41 0

Amerika

Setelah Ancam Potong Dana Bantuan, AS Kembali Dipermalukan

Setelah Sidang Umum PBB berhasil mengadopsi sebuah resolusi yang menolak pengakuan Al-Quds (Yerussalem) sebagai ibukota Israel dengan jumlah suara 128 menolak berbanding 9 suara menyetujui, negara-negara anggota badan dunia tersebut kembali menyuarakan sikap untuk merespon ancaman AS soal pemotongan bantuan finansial.

Sabtu, 23/12/2017 07:03 0

Profil

Shalahuddin dan Generasi Pembebas Al-Aqsha

Setelah mengumpulkan dan mengatur pasukan, Shalahuddin mengadakan musyawarah untuk membicarakan bagaimana menyerang musuh dan kapan waktunya. Majelis pun menyepakati untuk keluar pada 17 Rabiul Akhir 583 H setelah shalat jum'at di antara lantunan takbir dan doa kaum muslimin.

Jum'at, 22/12/2017 20:00 0

News

MUI: Jangan Ada Lagi Paksaan Memakai Atribut Natal

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma'ruf Amin mengimbau kepada para pengusaha atau pihak terkait agar tidak memaksakan karyawan yang beragama Islam untuk mengenakan atribut-atribut Natal atau simbol-simbol serupa.

Jum'at, 22/12/2017 16:38 0

Amerika

Fitur Pemindai Wajah Facebook di Tengah Keamanan Privasi

Advokat privasi telah lama meminta perhatian pada potensi penyalahgunaan dalam fitur pengenalan wajah, baik oleh firma teknologi, penegak hukum atau entitas lainnya.

Jum'at, 22/12/2017 16:23 0

Close