... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Di Balik Keistimewaan Air Zamzam

Foto: Sumur zamzam

 

KIBLAT.NET – Seluruh kaum muslimin pasti mengenal apa itu air zamzam. Air zamzam memiliki nilai historis yang sangat kental dengan keberadaan Agama Islam dimulai ketika ibunda Nabi Ismai mencari air untuk Ismail kecil yang kehausan di tengah luasnya hamparan padang pasir, sampai sumur zamzam di timbun oleh kaum Jurhum yang sedang dijajah oleh kaum Khuzaah dan digali kembali oleh Abdul Muthalib. Hal ini membuat air zamzam tidak bisa dipisahkan dengan kaum muslimin.

Air zamzam merupakan mukjizat dari nabi Ismail as. yang keberadaannya masih eksis pada hari ini hingga akhir zaman. Air zamzam bermula ketika Nabi Ibrahim membawa istri keduanya yang bernama Siti Hajar dan anak kecilnya yang bernama Ismail ke lembah di daratan Mekkah, dimana sekarang berdirinya Masjid Al-Haram.

Suatu ketika Allah menyeru Nabi Ibrahim as. meninggalkan anak dan istrinya di hamparan gurun yang tidak berpenghuni dan sangat gresang. Dengan rasa sangat bersedihnya Ibrahim melakukan perintah tuhan-Nya dengan tidak berpamitan dengan istrinya dan hanya meninggalkan apapun selain sebuah tas yang berisi kurma dan sebotol air yang terbuat dari kulit.

Menurut Ibn Abbas (semoga Allah SWT meridhainya), ketika Nabi Ibrahim as. meninggalkan keluarganya, istri tersayangnya mengikutinya dan bertanya ke mana ia akan pergi, “Hai Ibrahim! Ke mana kau akan pergi, meninggalkan kami di lembah ini di mana tidak ada seorang pun di sini menemani kami, juga tidak ada apa pun untuk kami makan?” Siti Hajar r.a. mengulangi pertanyaan itu berkali-kali, tetapi Nabi Ibrahim as. tidak menoleh pada istrinya, kemudian istrinya bertanya lagi, “Apakah Allah memerintahkan engkau untuk melakukannya?” Nabi Ibrahim as. bersabda, “Ya.” Istrinya lalu berkata, “Maka Dia tidak akan meninggalkan kita,”. Siti Hajar kemudian berbalik, sementara Nabi Ibrahim as. terus lanjut berjalan. Sesampainya di Thaniya, di mana istri dan anaknya sudah tidak bisa melihatnya lagi, Nabi Ibrahim as. menghadapkan wajahnya ke Ka’bah, lalu mengangkat kedua tangannya berdoa kepada Allah :

Ya Tuhan, kami sesungguhnya telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan (yang demikian itu) agar mereka melaksanakan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” [QS. Ibrahim:37]

BACA JUGA  Omnibus Law: Pesta Oligarki di Tengah Pandemi

Dalam keadaan sendiri di gurun yang gersang, Siti hajar merawat Ismail kecil dengan penuh ketegaran. Melewati hari demi hari dengan bergantung dengan kurma dan sedikit air. Hingga pada saat air dan kurma itu habis dan Siti hajar menengok ke Ismail lalu mendengar tangisan Ismail sedang kehausan, Siti hajarpun tidak tega melihat anaknya kehausan lalu ia mencari keberadaan air berlari ke puncak bukit Safa kemudian ke bukit marwa untuk berharap ia melihat sumber air. Tetapi ia tidak menemukan setitik air pun, kemudian ia kembali ke Ismail dan melihat apa yang terjadi. Air mengalir di sekitar Ismail.

Dalam Sahih Bukhari, Ibn Abbas meriwayatkan Nabi Muhammad SAW bersabda:

Ini adalah kejadian yang mendasari tradisi jemaah haji berjalan antara Safa dan Marwah. Ketika Siti Hajar mencapai bukit Marwa (untuk terakhir kali), ia mendengan sebuah suara, kemudian ia diam dan mendengarkan dengan penuh perhatian. Ia mendengar suatu itu terus-menerus dan berkata, “Wahai (siapapun engkau)! Engkau telah membuatku mendengarkan suaramu; apakah kamu memiliki sesuatu yang dapat membantuku?” Dan ajaib! Ia melihat satu malaikat di lokasi Zam-Zam, sedang menggali tanah dengan tumitnya (atau sayapnya), hingga airnya memancar dari tempat itu. Ia lalu membentuk tangannya seperti mangkuk, dan mulai mengisi tempat air minumnya yang terbuat dari kulit dengan air menggunakan tangannya, dan air itu lalu mengalir keluar setelah dia menciduk sebagian di antaranya.” (Sahih Bukhari).

Mulai saat itu air tersebut dikenal sebagai air zamzam dikarenakan ketika air itu keluar Siti hajar berkata “زمزم” yang berarti melimpah. Air yang sangat familiar di seluruh dunia karena isi kandungan dari air tersebut

Penemuan air zamzam
Keberadaan air Zamzam pada saat menjelang kelahiran Nabi Muhammad tidaklah diketahui oleh seluruh Kaum Quraisy dikarenakan sumur air zamzam ditimbun oleh kaum jurhum yang pada saat itu dijajah oleh kaum Khuzaah. Penemuan kembali sumur zamzam terjadi ketika kakek Nabi Muhammad yang bernama Syaibah bin Hasyim atau yang dikenal sebagai Abdul Muthalib mengalami bisikan-bisikan pada tidurnya. Bisikan tersebut seakan-akan memberitahu kepada dirinya bahwa dia akan menemukan sumber kehidupan yang sudah lama menghilang.

BACA JUGA  Omnibus Law: Pesta Oligarki di Tengah Pandemi

Benar saja, bisikan pada mimpi Abdul Muthalib menunjukan keberadaan sumur zamzam yang telah lama hilang. Setelah penemuan sumur zamzam, kehidupan masyarakat di arab khususnya di kota Mekkah menjadi berkembang dari sebelumnya hanya kota yang gresang menjadi kota yang maju. Abdul Muthalib pun menjadi pemilik sah sumur zamzam dan menjadi seseorang yang di segani oleh penduduk Mekkah.

Air zamzam menjadi air yang suci bagi umat Islam. Air yang disebut oleh rasulullah sebagai air penyembuh, sebagaimana yang di riwayatkan oleh ibn Abbas, rasulullah bersabda :

“Dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anh, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Air Zam-Zam sesuai dengan niat ketika meminumnya. Bila engkau meminumnya untuk obat, semoga Allah menyembuhkanmu. Bila engkau meminumnya untuk menghilangkan dahaga, semoga Allah menghilangkannya. Air Zam-Zam adalah galian Jibril, dan curahan minum dari Allah kepada Ismail.”

Begitu kompleksnya perjalanan air zamzam dengan umat Islam, sehingga pada saat ini air zamzam menjadi salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dengan umat Islam hingga saat ini. Contoh saja ketika umat Islam datang ke Mekkah untuk mengerjakan ibadah haji atau umrah pasti akan menyempatkan dirinya untuk menyicipi air zamzam, bahkan sampai di jadikan buah tangan untuk sanak famili di negaranya.

Selain dari sisi historis, air zamzam juga dikaji dari sisi ilmiah. Sudah banyak peneitian mengenai air zamzam yang mengejutkan dunia. Kandungan dari air zamzam tersebut memiliki banyak zat-zat yang baik untuk tubuh. Air zamzam mengandung kalsium dan garam magnesium yang tinggi, mengandung florin alami yang berfungsi untuk pencegah tumbuhnya bakteri. Yang lebih mengejutkan lagi, hasil penelitian labolaturium di Amerika menyebutkan bahwa terdapat 30 elemen pada air zamzam yang di dalam elemen tersebut memiliki neutron yang dapat membangkitkan energi. Dari penelitian tersebut menjadikan air zamzam adalah air yang baik untuk kesehatan menurut WHO (World Health Organization).

 

Ditulis oleh: Muhamad Fidi Dzikiratimula, Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga fakultas Ushuluddin Prodi Ilmu Hadits


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

One comment on “Di Balik Keistimewaan Air Zamzam”

  1. Si Cantik

    Terimakasih, sangat bermanfaar sekali artikelnya!~

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Aksi Bela Palestina di Brebes Diakhiri dengan Pembacaan Sikap Pemuda Indonesia

Aksi Bela Palestina digelar Kota Brebes pada Jumat (22/12), seusai sholat Jumat di Masjid Agung Kota Brebes. Masyarakat dari berbagai ormas tumpah ruah di Alun-alun Brebes  yang lokasinya berhadapan dengan Masjid Agung.

Sabtu, 23/12/2017 17:51 0

Indonesia

Dubes Mesir di Indonesia: PBB Tak Serius Urusi Masalah Palestina

Dubes Mesir pun bertanya mengapa Amerika Serikat diberikan hak untuk memberikan suara, sedangkan dalam tradisi DK PBB, bahwa negara yang dimasalahkan dalam resolusi tidak diberikan hak untuk bersuara.

Sabtu, 23/12/2017 16:40 0

Opini

Agenda Media Islam Untuk Palestina

Sudah lebih satu tahun, pagelaran (International Conference of Islamic Media – ICIM) diselenggarakan di Jakarta. Hasil strategis yang dibahas adalah bagaimana penyatuan agenda media massa Islam dunia – kususnya Indonesia – untuk menjadikan Al-Quds Ashsharief sebagai wilayah yang harus dipertahankan oleh para pejuang media.

Sabtu, 23/12/2017 16:29 0

Yaman

Akhirnya Amerika Serikat Akui Lakukan Operasi Militer di Yaman

Pentagon menyebut telah menggelar berbagai operasi militer dengan mengerahkan pasukan darat di berbagai tempat dan 120 serangan udara

Sabtu, 23/12/2017 15:13 0

Suriah

Rezim Bashar Assad Bangun Pusat Rekrutmen Militer di Universitas-universitas Suriah

Salah satu pusat rekrutmen militer terdapat di Fakultas Hukum Universitas Damaskus

Sabtu, 23/12/2017 14:21 0

Indonesia

Ini Daftar Perkara Pro Rezim yang Belum Diproses Hukum

Tim Advokasi (TA) GNPF Ulama merilis laporan kasus pro rezim yang belum diproses secara hukum

Sabtu, 23/12/2017 13:07 0

Indonesia

Terjadi Kekosongan Hukum, Pelaku LGBT Gencar Promosi

"Masalahnya adalah sekarang jika tidak ada yang bilang LGBT itu ilegal, maka ini para pelaku promosi tidak bisa di tindak juga"

Sabtu, 23/12/2017 13:05 0

Irak

Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi Menyebar di Perbatasan Suriah

Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi di Iraq, Jumat (22/12), menyebar ke wilayah perbatasan dengan Suriah.

Sabtu, 23/12/2017 11:56 0

Video Kajian

Rajin Shalat Tetapi Menolak Syariat Allah Lainnya, Kenapa?

KIBLAT.NET – Rajin Shalat Tetapi Menolak Syariat Allah Lainnya, Kenapa? Shalat adalah bagian atau salah...

Sabtu, 23/12/2017 11:46 0

Indonesia

Tim Advokasi GNPF: Total 27 Aktivis Aksi Bela Islam Dikriminalisasi

Habib Rizieq Shihab menempati urutan pertama paling banyak dikriminalisasi

Sabtu, 23/12/2017 11:43 1

Close
CLOSE
CLOSE