Warga Palestina Sedang Hadapi Musim Dingin

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin mengungkapkan saat ini warga Palestina tengah menghadapi musim dingin, selain kezaliman yang makin bertambah dari Israel dan sekutunya.

“Mereka sedang menghadapi musim dingin, di samping masih berjuang dari pernyataan sepihak Donald Trump yang menguntungkan penjajahan Israel,” ungkap Ahyudin usai jumpa pers di AQL Center, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2017).

Selain minim bahan makanan dan pakaian musim dingin yang tidak layak, warga Palestina juga tidak memiliki tempat berteduh dan berlindung.

“Penderitaan yang makin bertambah ini justru terjadi saat warga Palestina menghadapi musim dingin, ancaman musim dingin ini juga luar biasa ya karena umumnya masyarakat Palestina tuh gak punya rumah yang memadai untuk tahan dengan cuaca dingin seperti ini,” katanya.

Ahyudin menyampaikan kebutuhan pakaian musim dingin adalah hal yang sangat diperlukan. “Musim dingin ini sudah terjadi jauh sebelum ada pengumuman Donald Trump,” tambahnya.

Ia pun mengungkapkan, bantuan dari Indonesia yang bisa disalurkan sementara ini dipersiapkan untuk musim dingin, termasuk bahan makanan. Ia menuturkan bahan makanan makin sulit didapat ketika musim dingin tiba.

“Karena itu umumnya warga Palestina mengumpulkan bahan makanan sebelum tiba musim dingin,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat