Begini Sudut Pandang BNPT Soal Krisis Al-Quds

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol Himli memberikan tanggapan soal pernyataan Trump yang menjadikan Al-Quds (Yerusalem) ibu kota Israel. Menurutnya, itu bisa menimbulkan gejolak.

“Dulu Usamah bin Laden pada tahun 1998 mengeluarkan fatwa untuk menyerang seluruh warga Amerika di manapun ditemukan. Kemudian ada bom natal, bom Bali, yang sebenarnya di kalangan mereka sendiri ada yang menentang,” ujarnya di Hotel Grand Sahid, Jakarta pada Rabu (20/12/2017).

Himli juga menyebutkan bahwa pihaknya mengantisipasi adanya serangan usai keputusan Donal Trump.

“Nanti kita antisipasi, belajar dari sejarah zaman dulu. Tetapi kalau misalnya kita antisipasi semoga nggak sampai di sini (Indonesia.red),” ucapnya.

Namun, ia menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada hal-hal yang mencurigakan.

“Sampai sekarang belum ada tanda-tanda,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat