... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Target Istana Raja Salman, Hutsi Dapatkan Rudal dari Iran

Foto: Pemberontak Syiah Hutsi.

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemberontak Hutsi di Yaman kembali menembakkan rudal balistik ke target sipil di ibu kota Arab Saudi. Hutsi mengatakan mereka menembakkan sebuah rudal jenis Burkan-2H. Bukti terbaru menunjukkan bahwa rudal tersebut berasal dari Iran.

Pada hari Selasa (19/12/2017) dini hari, militan Hutsi menembakkan sebuah rudal balistik jarak pendek ke istana Yammamah di Riyadh di mana raja Saudi direncanakan akan menyampaikan pidatonya. Laporan menyebutkan, rudal ditembakkan dari provinsi Sadaa yang merupakan wilayah kantong Hutsi di bagian utara Yaman dengan menempuh jarak lebih dari 800 km dari ibu kota Riyadh.

Ini merupakan jarak tembak terjauh penembakan rudal balistik dalam konflik di Yaman, sekaligus semakin memperkuat bukti adanya keterlibatan Iran. Koalisi pimpinan Saudi telah mengkonfirmasi serangan tersebut, namun mereka mengklaim berhasil mencegat dan menembak jatuh rudal, serta tidak menyebabkan jatuh korban.

Menurut Hutsi, rudal yang mereka tembakkan mirip dengan yang digambarkan oleh duta besar Nikki Haley dalam presentasinya pekan lalu. Pada tanggal 14 Desember di markas gabungan Anacostia-Bolling, Haley menggelar konpers di sebuah hanggar berisi peralatan militer ilegal buatan Iran, termasuk sebuah rudal yang ditembakkan ke bandara sipil pada tanggal 4 November lalu di Riyadh. Haley mengundang sejumlah awak media, anggota Kongres, dan komunitas internasional untuk melihat dari dekat bukti-bukti tersebut.

Menurut Haley, desain rudal ini merupakan khas buatan Iran dengan tidak memiliki bagian sirip, dan termasuk jenis SRBM (rudal balistik jarak pendek). Oleh Hutsi dinamakan Burkan-2H. Iran diketahui sebagai satu-satunya negara produsen SRBM tanpa sirip. Selain itu, rudal jenis ini punya sembilan katub dan identik dengan rudal Qiam-1 buatan Iran. Di bagian belakang, terdapat logo Shahid Bagheri Industries, sebuah perusahaan produsen senjata-senjata Iran yang dijatuhi sanksi oleh AS dan UE.

Fokus presentasi Haley pada dukungan Iran terhadap Hutsi merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas untuk mengurangi dampak destabilisasi Iran di kawasan Timur Tengah. Dalam pandangan Haley, kesepakatan nuklir dengan Iran tidak banyak membantu dalam upaya melunakkan ambisi Teheran mengintervensi negara-negara lain. Justru, dengan kesepakatan itu Iran merasa “diberi kemudahan” untuk mendestabilisasi kawasan. Dalam kesempatan yang sama, Haley juga menyinggung soal keterlibatan Iran yang terlalu jauh di Suriah, Lebanon, dan Iraq.

Sumber: Long War Journal
Redaktur: Yasin Muslim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Begini Kata Felix Siauw soal Ucapan Selamat Natal

Menurutnya upaya tersebut perlu disadari, karena setiap pemeluk pasti memiliki semangat untuk menyebarkan agamanya.

Rabu, 20/12/2017 12:45 0

Foto

Foto: Hujan Tak Surutkan Semangat Masyarakat Solo Bela Palestina

Walau hujan mengguyur lebat, langkah massa tak surut. Longmarch tetap berlangsung sesuai agenda. Aksi di buka pada pukul 15.20 WIB dan di akhiri tepat pada pukul 17.00 yang ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Surakarta, KH Subari.

Rabu, 20/12/2017 11:45 0

Indonesia

Para Dai, Kristolog hingga Mualaf Jalin Kerjasama Lawan Pemurtadan

Komisi Nasional Anti Pemurtadan mengadakan acara Multaqo Dai dan Kristolog Nasional pada Selasa (19/12/2017).

Rabu, 20/12/2017 11:11 1

Opini

LGBT dan Perzinaan Eksis, Indonesia Makin Sakit

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan terkait perluasan aturan soal perzinaan, perkosaan, dan juga pencabulan. Gugatan tersebut terkait perbuatan zina dalam kumpul kebo hingga soal LGBT bisa dipidana.

Rabu, 20/12/2017 10:27 2

Indonesia

BKLDK Bandung: Tak Ada Solusi untuk Al-Quds Kecuali Jihad

Dulu Yerusalem pernah diambil alih oleh orang-orang frank karena semangat perang salib. Tapi sekitar 100 tahun kemudian akhirnya Yerusallem kembali ke tangan kaum muslimin melalui Jihad yang di pimpin oleh Salahuddin al-Ayyubi rahimahullah.

Rabu, 20/12/2017 09:00 0

Indonesia

Angkatan Muda Muhammadiyah Surakarta Gelar Aksi Bela Palestina

Menyusul klaim sepihak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengakui Kota Al-Quds (Yerusalem) sebagai Ibukota Israel, angkatan Muda Muhammadiyah Kota Surakarta menggelar aksi bela Al-Quds di Bundaran Gladag, Jln Slamet Riyadi, Solo, Surakarta, pada Selasa (19/12).

Rabu, 20/12/2017 05:48 0

Indonesia

Uji Materi Ditolak, Pakar Hukum Pidana: MK seperti Berikan Angin Segar ke LGBT

KIBLAT.NET, Jakarta- Akhir-akhir ini Mahkamah Konstitusi (MK) dianggap melegalkan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT)...

Selasa, 19/12/2017 21:46 0

Indonesia

Tolak Uji Materi Pasal Perzinahan, Konsistensi MK Dipertanyakan

pakar hukum pidana Unpad, Atip Latipulhayat menegaskan bahwa memang hal itu benar. Namun, ia menegaskan bahwa MK pernah membuat norma baru.

Selasa, 19/12/2017 21:30 0

Indonesia

Ini Pernyataan Sikap Angkatan Muhammadiyah Surakarta Terkait Kebijakan Trump

KIBLAT.NET, Solo – Dengan adanya keputusan sepihak presiden Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai Ibukota...

Selasa, 19/12/2017 21:20 0

Indonesia

Hujan Tak Padamkan Kemarahan Masyarakat Solo terhadap Donald Trump

Suyatno mengatakan bahwa aksi tersebut sebagai wujud geramnya serta solidaritas umat Islam atas pengakuan sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Presiden Amerika Serikat tersebut.

Selasa, 19/12/2017 21:11 0

Close
CLOSE
CLOSE