... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tahun 2018, Arab Saudi Dorong Pengembangan Sektor Pariwisata

Foto: Pangeran Sultan bin Salman.

KIBLAT.NET, Jakarta – Arab Saudi akan mulai mengeluarkan visa turis pada kuartal pertama tahun 2018. Hal ini menjadi bagian dari reformasi ekonomi dan sosial yang diberlakukan oleh Kerajaan.

Kepada AFP, Pangeran Sultan bin Salman menegaskan, Kerajaan menyetujui untuk meluncurkan visa elektronik tahun depan kepada semua warga negara yang negaranya mengizinkan warganya untuk mengunjungi negara Teluk.

“Kami sekarang baru saja mempersiapkan aturan – siapa yang berhak mendapatkan visa dan cara mendapatkannya,” tambah Kepala Komisi Pariwisata dan Warisan Budaya Saudi (SCTH) seperti dikutip Arabnews, Rabu (20/12/2017).

Langkah untuk membuka sektor pariwisata merupakan perubahan besar bagi Arab Saudi. Sebelumnya Putra Mahkota Mohammed bin Salman secara radikal berusaha untuk merombak ekonomi yang bergantung pada minyak negara tersebut dan melepaskan citra ultra konservatifnya.

Di luat jutaan Muslim yang melakukan perjalanan ke Arab Saudi setiap tahunnya untuk ibadah haji, sebagian besar turis menghadapi proses yang sulit dan biaya yang tidak wajar.

Pangeran Sultan mengatakan bahwa biaya visa turis baru belum masih dibahas. Namun ia meyakinkan bahwa biayanya akan ditekan serendah mungkin. “Kami percaya bahwa dampak ekonomi kumulatif lebih besar daripada uang tunai dari visa,” tambahnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Arab Saudi telah merombak sejumlah aturan yang dianggap fundamental. Di antaranya mencabut larangan bioskop dan mengumumkan bahwa wanita akan diijinkan mengemudi pada bulan Juni mendatang.

BACA JUGA  Kunjungi Saudi, Putin Perluas Pengaruh di Timur Tengah

“Kerajaan adalah harta yang sangat besar. Orang hanya mengenalnya dalam istilah tersirat,” kata Pangeran Sultan, menggambarkan pegunungan, pantai, dan ratusan pulau di sepanjang pantai Laut Merah.

“Kami bukan hanya pedagang minyak,” tambahnya. Sebuah pandangan yang sejalan dengan keputusan putra mahkota yang sedang berupaya mengubah persepsi Kerajaan.

“Akan ada ‘pedoman’ untuk sektor pariwisata. Kami tidak ingin kehilangan atau melepaskan budaya dan nilai-nilai lokal kami,” katanya.

“Kami adalah negara dari Dua Masjid Suci, negara Islam, dan keuntungan yang sangat besar ini tidak dapat dilepaskan demi mendorong tokoh pariwisata,” katanya.

“Wisatawan datang untuk mendapatkan pengalaman di Saudi. Ada batasnya, seperti di negara lain,” pungkasnya.
Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Begini Kata Felix Siauw soal Ucapan Selamat Natal

Menurutnya upaya tersebut perlu disadari, karena setiap pemeluk pasti memiliki semangat untuk menyebarkan agamanya.

Rabu, 20/12/2017 12:45 0

Foto

Foto: Hujan Tak Surutkan Semangat Masyarakat Solo Bela Palestina

Walau hujan mengguyur lebat, langkah massa tak surut. Longmarch tetap berlangsung sesuai agenda. Aksi di buka pada pukul 15.20 WIB dan di akhiri tepat pada pukul 17.00 yang ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Surakarta, KH Subari.

Rabu, 20/12/2017 11:45 0

Indonesia

Para Dai, Kristolog hingga Mualaf Jalin Kerjasama Lawan Pemurtadan

Komisi Nasional Anti Pemurtadan mengadakan acara Multaqo Dai dan Kristolog Nasional pada Selasa (19/12/2017).

Rabu, 20/12/2017 11:11 1

Opini

LGBT dan Perzinaan Eksis, Indonesia Makin Sakit

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan terkait perluasan aturan soal perzinaan, perkosaan, dan juga pencabulan. Gugatan tersebut terkait perbuatan zina dalam kumpul kebo hingga soal LGBT bisa dipidana.

Rabu, 20/12/2017 10:27 2

Indonesia

BKLDK Bandung: Tak Ada Solusi untuk Al-Quds Kecuali Jihad

Dulu Yerusalem pernah diambil alih oleh orang-orang frank karena semangat perang salib. Tapi sekitar 100 tahun kemudian akhirnya Yerusallem kembali ke tangan kaum muslimin melalui Jihad yang di pimpin oleh Salahuddin al-Ayyubi rahimahullah.

Rabu, 20/12/2017 09:00 0

Indonesia

Angkatan Muda Muhammadiyah Surakarta Gelar Aksi Bela Palestina

Menyusul klaim sepihak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengakui Kota Al-Quds (Yerusalem) sebagai Ibukota Israel, angkatan Muda Muhammadiyah Kota Surakarta menggelar aksi bela Al-Quds di Bundaran Gladag, Jln Slamet Riyadi, Solo, Surakarta, pada Selasa (19/12).

Rabu, 20/12/2017 05:48 0

Indonesia

Uji Materi Ditolak, Pakar Hukum Pidana: MK seperti Berikan Angin Segar ke LGBT

KIBLAT.NET, Jakarta- Akhir-akhir ini Mahkamah Konstitusi (MK) dianggap melegalkan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT)...

Selasa, 19/12/2017 21:46 0

Indonesia

Tolak Uji Materi Pasal Perzinahan, Konsistensi MK Dipertanyakan

pakar hukum pidana Unpad, Atip Latipulhayat menegaskan bahwa memang hal itu benar. Namun, ia menegaskan bahwa MK pernah membuat norma baru.

Selasa, 19/12/2017 21:30 0

Indonesia

Ini Pernyataan Sikap Angkatan Muhammadiyah Surakarta Terkait Kebijakan Trump

KIBLAT.NET, Solo – Dengan adanya keputusan sepihak presiden Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai Ibukota...

Selasa, 19/12/2017 21:20 0

Indonesia

Hujan Tak Padamkan Kemarahan Masyarakat Solo terhadap Donald Trump

Suyatno mengatakan bahwa aksi tersebut sebagai wujud geramnya serta solidaritas umat Islam atas pengakuan sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Presiden Amerika Serikat tersebut.

Selasa, 19/12/2017 21:11 0

Close