... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polisi Kenya Serbu Sekolah Islam atas Tuduhan “Teroris”

Foto: Anak-anak Kenya tengah belajar Al-Quran/ilustrasi [foto: Reuters Arabic]

KIBLAT.NET, Mombasa – Polisi Kenya menyerbu sebuah sekolah Islam di kota Mombasa dan menangkap dua guru serta 100 murid. Pihak berwenang mengatakan bahwa ini merupakan operasi kontra-teorisme yang melibatkan badan penegak hukum asing.

Seperti dilaporkan Reuters pada Selasa (19/12), Polisi menuduh sekolah yang terletak di selatan kota pelabuhan itu sebagai pusat indoktrinasi anak muda dan anak-anak.

“Tempat ini telah diawasi sejak lama,” kata seorang sumber polisi yang enggan menyebut nama. Sementara itu, juru bicara polisi Kenya enggan member keterangan terkait penyerbuan ini.

Kenya merupakan negara mayoritas Kristen namun memiliki populasi Muslim yang besar. Ketegangan agama di Negara ini tak berdampak besar meksi berulang kali pejuang Islamis Somalia melancarakan serangan di Negara tetangga itu melawan rezim kafir.

Seorang pemimpin Muslim setempat mengkonfirmasi serangan tersebut. Dia menegaskan bahwa tidak ada bukti aktivitas ilegal di sekolah.

“Sekelompok polisi lokal dan asing menggerebek sekolah ketika para siswa tidur dan menangkap para guru,” kata Syaikh Hassan Omar, pejabat senior dewan imam dan pengkhotbah Kenya, mengatakan kepada wartawan di Mombasa.

“Sekitar 100 siswa dan empat guru telah ditangkap dan dibawamarkas polisi, dan tidak ada yang memberitahu kami apa kejahatan mereka,” imbuhnya.

Omar menunjukkan bahwa para perwira polisi yang ikut menyerbu meminta identitas seluruh siswa termasuk akte kelahiran murid dan guru, sebelum mereka berada di sekolah tersebut.

BACA JUGA  30 Tentara Mali Tewas Disergap di Kamp Sendiri

Sementara itu, sampai berita ini dilansir tidak jelas alasan polisi melakukan penyergapan itu. Sumber polisi yang dilansir Reuters mengatakan bahwa operasi itu digelar setelah adanya informasi siswa asing dan lokal berpikiran “ekstremis” di sekolah itu.

“Beberapa teman dari luar memberi kami informasi dan pemantauan sekolah tersebut. Ini adalah operasi normal dalam kasus kriminal lintas batas seperti itu,” kata sumber perwira polisi yang meminta tidak disebutkan namanya. Dia tidak menolak menjelaskan Negara mana saja yang terlibat dalam operasi itu.

Sedangkan untuk anak-anak, dia menambahkan, “Mereka akan dibebaskan satu per satu setelah kami mempertanyakan dan memverifikasi mereka”.

Sumber: Reuters Arabic
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

BKLDK Bandung: Tak Ada Solusi untuk Al-Quds Kecuali Jihad

Dulu Yerusalem pernah diambil alih oleh orang-orang frank karena semangat perang salib. Tapi sekitar 100 tahun kemudian akhirnya Yerusallem kembali ke tangan kaum muslimin melalui Jihad yang di pimpin oleh Salahuddin al-Ayyubi rahimahullah.

Rabu, 20/12/2017 09:00 0

Indonesia

Angkatan Muda Muhammadiyah Surakarta Gelar Aksi Bela Palestina

Menyusul klaim sepihak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengakui Kota Al-Quds (Yerusalem) sebagai Ibukota Israel, angkatan Muda Muhammadiyah Kota Surakarta menggelar aksi bela Al-Quds di Bundaran Gladag, Jln Slamet Riyadi, Solo, Surakarta, pada Selasa (19/12).

Rabu, 20/12/2017 05:48 0

Indonesia

Uji Materi Ditolak, Pakar Hukum Pidana: MK seperti Berikan Angin Segar ke LGBT

KIBLAT.NET, Jakarta- Akhir-akhir ini Mahkamah Konstitusi (MK) dianggap melegalkan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT)...

Selasa, 19/12/2017 21:46 0

Indonesia

Tolak Uji Materi Pasal Perzinahan, Konsistensi MK Dipertanyakan

pakar hukum pidana Unpad, Atip Latipulhayat menegaskan bahwa memang hal itu benar. Namun, ia menegaskan bahwa MK pernah membuat norma baru.

Selasa, 19/12/2017 21:30 0

Indonesia

Ini Pernyataan Sikap Angkatan Muhammadiyah Surakarta Terkait Kebijakan Trump

KIBLAT.NET, Solo – Dengan adanya keputusan sepihak presiden Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai Ibukota...

Selasa, 19/12/2017 21:20 0

Indonesia

Hujan Tak Padamkan Kemarahan Masyarakat Solo terhadap Donald Trump

Suyatno mengatakan bahwa aksi tersebut sebagai wujud geramnya serta solidaritas umat Islam atas pengakuan sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Presiden Amerika Serikat tersebut.

Selasa, 19/12/2017 21:11 0

Indonesia

MUI Solo: Donald Trump dan Israel Telah Menutup Pintu Damai

pernyataan sepihak Trump tersebut akan menutup jalan perdamaian negara Israel dan Palestina. Bahkan ia menilai, pernyataan tersebut malah memperleruh keadaan saat ini di Palestina.

Selasa, 19/12/2017 21:06 0

Indonesia

70 Sekolah se-Sulsel Ramaikan Olimpiade Al Quran Al Fityan

Setidaknya 70 sekolah dari berbagai daerah mengikuti kegiatan Olimpiade Al Quran yang diselenggarakan Al-Fityan School Gowa,

Selasa, 19/12/2017 20:13 0

Indonesia

Tonny Budiono Mengaku Uang Korupsi Mengalir ke Paspampres Jokowi

Antonius Tonny Budiono mengaku sempat memberikan uang kepada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sejumlah Rp100 hingga Rp150 juta.

Selasa, 19/12/2017 19:18 0

Indonesia

Komisi I: Produk Israel Masuk ke Indonesia Pakai Nama Singapura

Dr H Abdul Kharis Almasyhari mengungkapkan bahwa sudah sepatutnya dalam membela Palestina harus memboikot produk dari Amerika maupun Israel.

Selasa, 19/12/2017 18:26 0

Close