Ini Pernyataan Sikap Angkatan Muhammadiyah Surakarta Terkait Kebijakan Trump

KIBLAT.NET, Solo – Dengan adanya keputusan sepihak presiden Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai Ibukota Israel, maka Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Surakarta, Suyatno menyatakan sikap sebagai berikut.

Pertama, menentang keras sikap dan alasan pemerintah Amerika Serikat yang memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv ke Jerusalem. Karena menurutnya pemindahan tersebut menunjukkan dukungan pemerintah Amerika Serikat atas agresi dan penjajahan pemerintah Israel atas bangsa Palestina.

Terlebih menurutnya, Amerika Serikat telah melanggar resolusi perserikatan bangsa-bangsa nomor 252 (1968) 267 (1966),465, 476, 478 (1980)dan 2334 (2016). Selain itu, ia menilai bahwa pemindahan kedutaan besar ke Jerusalem telah merubah kawasan politik yang dikuasai Zionis Israel dan membatasi hak serta kesempatan kaum muslimin dan Kristen untuk beribadah dengan tenang di Palestina.

“Karena itu Amerika Serikat telah mendukung pelanggaran hak beragama dan hak asasi kemanusiaan yang dilakukan pemerintah Zionis Israel, Amerika Serikat telah mengambil langkah ceroboh yang berpotensi menimbulkan kekerasan dan ancaman keamanan dunia serta konflik serta bangsa dan negara terutama di Timur Tengah,” kata Ketua Angkatan Muda Muhammadiyah Kota Surakarta, Suyatno di Solo pada Selasa (19/12/17).

Selain itu, ia juga mendesak kepada negara negara Timur Tengah termasuk Arab Saudi. Agar, lanjut nya, menunjukkan sikap politik yang tegas dan solidaritas yang tinggi dalam membela Palestina serta tidak menunjukkan sikap lemah terhadap Israel dan Amerika Serikat.

BACA JUGA  Menag Minta MUI Jadi Teladan Soal Kesejukan dan Toleransi

Ketiga, ia mendukung sepenuhnya sikap pemerintah Indonesia yang menentang kebijakan politik Amerika Serikat. Menurutnya pemerintah Indonesia hendaknya mengambil langkah aktif dan proaktif untuk menggalang solidaritas politik internasional sebagaimana yang telah dilakukan oleh Organisasi kerjasama Islam Oki dan peran serta lobby melalui ASEAN Uni Eropa Gerakan Non Blok dan lobi multilateral lainnya untuk mendukung usaha-usaha bagi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Palestina.

“Pemerintah Indonesia hendaknya mengambil langkah aktif dan proaktif untuk menggalang solidaritas politik,” ujarnya.

Terakhir, ia menyerukan kepada umat Islam, Kristen, Yahudi dan umat beragama yang lainnya baik di Indonesia maupun di mancanegara untuk melakukan usaha spiritual dan politik untuk membebaskan Jerusalem dari cengkraman Israel yang didukung oleh Amerika Serikat.

Reporter: Reno
Editor: Syafi’i Iskandar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat