... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Bebaskan Al-Quds dengan Jalan Jihad

Foto: Kota Al-Quds (Jerusalem). Di dalamnya terdapat Masjid Al-Aqsha, kiblat pertama umat Islam

KIBLAT.NET – Al-Quds atau sering disebut Yerussalem adalah kota suci ketiga bagi umat Islam setelah Makkah dan Madinah. Di kota ini terdapat Masjid Al Aqsha, kiblat pertama umat Islam dan tempat terjadinya peristiwa Isra Mi’raj, mukjizat Nabi Muhammad saw.

Al Quds dan Al Aqsha begitu istimewa bagi umat Islam. Ibnu Abbas menuturkan bahwa Rasulullah saw pernah bersabda, “Para nabi tinggal di Syam dan tidak ada sejengkal pun kota Baitul Maqdis (Al Quds) kecuali seorang nabi atau malaikat pernah berdoa atau berdiri di sana.” (HR at-Tirmidzi). Rasulullah saw juga bersabda, “Tidaklah diadakan perjalanan dengan sengaja kecuali ke tiga masjid: Masjidku ini (Masjid Nabawi di Madinah), Masjidil Haram (di Makkah) dan Masjid Al Aqsha.” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Sejak diberlakukannya Deklarasi Balfour hingga hari ini, Zionis Israel dengan pongahnya menduduki tanah Al Quds, merampok harta, membantai dan merenggut kehormatan umat Islam.

“Deklarasi Balfour sejatinya merupakan pintu bencana yang paling besar dalam sejarah umat manusia karena telah membuka penderitaan berkepanjangan bagi warga Palestina hingga satu abad lamanya. Mereka tertindas, terbunuh dan terusir dari tanah airnya sendiri.” Ungkap Wakil Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen (BKSAP) DPR RI, Rofi Munawar, dalam pernyataan sikap yang disampaikan kepada media pada hari Kamis (2/11) di Jakarta.

Menyaksikan kejahatan Israel, sayangnya umat ini seperti macan ompong. Tak berdaya membela saudaranya lebih-lebih menghentikan kebiadaban dan kejahatan Israel.

BACA JUGA  Wabah Corona dan Lemahnya Komunikasi Pemerintah

Tindakan brutal Israel justru mendapat dukungan atau setidaknya pembiaran tanpa respon berarti oleh lembaga-lembaga dunia dan negara-negara besar, khususnya AS sebagai adikuasa. Bahkan Israel tampak memiliki kekebalan luar biasa atas kejahatannya.

Resolusi mandul dunia bagi persoalan Palestina tampak nyata. Perundingan tidak menghasilkan langkah maju bagi konflik Palestina-Israel. Justru semakin membuat Palestina makin terpuruk.

Kegagalan demi kegagalan untuk menghentikan kejahatan Israel dan mengusirnya dari wilayah pendudukan sesungguhnya berpangkal pada lemahnya kekuatan dunia Islam. Tidak ada persatuan yang menghadirkan komando tunggal dalam menyikapi Israel. Juga tidak terkumpul sumberdaya dunia Islam yang memadai baik berupa strategi unggul, senjata setara dan pasukan sebanding dengan kekuatan musuh.

Karena itu, umat Islam membutuhkan kepemimpinan politik untuk mewujudkan persatuan dan kekuatan yang unggul dan mampu menandingi musuh. Yakni kepemimpinan global yang pernah ada, yang dicontohkan oleh Rasulullah uswah terbaik kita, bahkan menjadi super power dunia.

Di sinilah urgensi menghadirkan kembali Khilafah Islamiyah. Karena hanya seorang Khalifah (pemimpin umat) yang mampu menyerukan jihad untuk membebaskan seluruh Palestina dan memobilisir sumber daya dunia Islam berikut 1,6 milyar penduduknya dengan keunggulan tsaqafah, ilmu dan kepakarannya, juga mendayagunakan limpahan kekayaan sumberdaya alamnya yang luar biasa.

Ingatlah, bagaimana Khalifah di masa lalu -sekalipun mereka dalam kedudukan lemah- mampu tegas menolak keinginan yahudi untuk membeli tanah Palestina. “Tanah itu bukan milikku, tetapi milik ummatku.” (Khalifah Abdul Hamid II, 1897)

BACA JUGA  Wabah Corona dan Lemahnya Komunikasi Pemerintah

Inilah kepentingan yang tidak bisa ditunda lagi, yakni umat ini harus serius dan sungguh-sungguh memperjuangkan kembalinya Khilafah ‘ala Minhaj an-Nubuwwah. Karena dengan tegaknya Khilafah perisai umat, maka bukan hanya Palestina, tapi seluruh negeri muslim akan terjaga kehormatannya juga terlindungi dari eksploitasi dan konspirasi jahat imperialisme. Allahu Akbar![]

 

Ditulis Oleh: Rizki Ika Sahana, aktivis dakwah tinggal di Bekasi

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

WALHI: Negara Diduga Membiarkan PT Astra Argo Lestari Kriminalisasi Rakyat

KIBLAT.NET, Sulbar – Sekitar 50-an warga Desa Polanto Jaya pada Kamis, 14 Desember 2017, melakukan...

Sabtu, 16/12/2017 23:19 0

Afrika

Cabang Al-Qaidah di Tunisia, Batalyon Uqbah bin Nafi’ Lancarkan Penyergapan

Jaringan Al-Qaida di wilayah Maghreb (AQIM) sub-cabang Tunisia pada hari Selasa (12/12) menyatakan bertanggung jawab atas operasi penyergapan terhadap tentara Tunisia. Milisi yang juga dikenal sebagai Batalyon Uqbah bin Nafi’ ini melancarkan serangan dengan taktik penyergapan pada hari Senin di Gunung Chaambi yang terletak di provinsi Kasserine.

Sabtu, 16/12/2017 22:43 0

Indonesia

Politisi Boleh Saja Ikut Aksi Bela Palestina, Tapi….

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Makruf Amin menegaskan tidak boleh ada kepentingan politik praktis dalam Aksi Bela Palestina di Monas besok.

Sabtu, 16/12/2017 22:35 0

Indonesia

Aksi Bela Palestina Dimulai Dengan Subuh Berjamaah di Monas

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama, KH Bachtiar Nasir mengungkapkan bahwa Aksi Bela Palestina di Monas akan dimulai dengan sholat subuh berjamaah.

Sabtu, 16/12/2017 22:30 0

Indonesia

Aksi Bela Al Aqsa di Purbalingga Kumpulkan Donasi Rp40 Juta untuk Palestina

Aksi Bela Al Aqsa di Purbalingga Kumpulkan Donasi Rp40 Juta untuk Palestina

Sabtu, 16/12/2017 21:20 0

Indonesia

Dukung Seruan MUI, Elemen Umat Islam Solo Raya Gabung Aksi Bela Palestina

Dengan dikoordinasikan Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) umat Islam Solo Raya diangkut menggunakan belasan bus

Sabtu, 16/12/2017 21:12 0

Indonesia

Pasukan Israel Tembak Mati 4 Warga Palestina

Empat orang warga Palestina ditembak mati saat demonstrasi menentang pencaplokan Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Sabtu, 16/12/2017 15:38 0

Indonesia

Ketua MUI: Aksi Bela Palestina Tak Ditunggangin Politik Praktis

"Kami tegaskan disini bahwa aksi Palestina itu tidak akan ditunggangi oleh politik praktis,"

Sabtu, 16/12/2017 14:52 0

Amerika

Penasihat Keamanan AS: Turki dan Qatar Sponsori Ideologi Ekstremis

McMaster menebar serangan verbal dengan menyebut Rusia dan Cina sebagai kekuatan “revisionis”, sementara Iran dituding terobsesi dengan senjata pemusnah masal. Di antara paparan panjang lebar McMaster yang membuat banyak pihak mengernyitkan dahi adalah soal Turki dan Qatar. Kedua negara sekutu utama AS ini dianggap sebagai “masalah besar” yang menghalangi tujuan-tujuan kebijakan luar negeri Amerika

Sabtu, 16/12/2017 08:58 0

Indonesia

Ketua MUI Harap Persekusi Ulama Tak Terjadi Lagi

Katua Majelis Ulama Indonesia, KH Makruf Amin berharap, kasus persekusi terhadap ulama tidak terjadi lagi

Sabtu, 16/12/2017 07:41 0

Close