... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

LSM: Tentara Israel Tembaki Warga Palestina Tanpa Sebab 

Foto: Seorang warga Palestina terkena tembakan pasukan Israel.

KIBLAT.NET, Yerusalem – Sebuah LSM Hak Asasi Manusia (HAM) mengungkapkan hasil penyelidikan mengejutkan. Pasukan Israel tanpa sebab mengumbar tembakan terhadap warga Palestina.

Dikutip dari Middle East Monitor pada Rabu (13/12/2017), tentara Israel telah menembaki warga Palestina tanpa sebab pada tanggal 31 Oktober silam di Deir Ballut.

Terkait kejadian ini, Muhammad Musa yang berusia 26 tahun dan saudara perempuannya Latifah (seorang ibu lima anak) sedang berkendara dari desa mereka, Deir Ballut ke Ramallah.

Ketika mobil tiba di sebuah jalan lingkar dekat pemukiman Halamish sekitar pukul 08.45 waktu setempat, dua tentara Israel muncul dari sebuah pos militer terdekat.

Mereka memerintahkan mobil untuk berhenti, sementara satu tentara melepaskan tembakan secara terus-menerus, bahkan setelah mobil melewatinya.

Setelah diberondong peluru, Muhammad dan Latifah dipukul sejumlah tentara Israel di tubuh bagian atas dan bahunya.

Pasca kejadian ini, tidak ada satu pun tentara, petugas polisi atau paramedis Israel memberikan pertolongan pertama kepada Muhammad.

Akibatnya, Muhammad meninggal karena luka-lukanya sesaat setelah sampai di rumah sakit, dan Latifah dibolehkan pulang dari rumah sakit pada tanggal 5 November.

Terkait permasalahan ini, investigasi BTselem menemukan fakta bahwa tentara Israel telah membunuh Muhammad Musa dan melukai saudara perempuannya tanpa sebeb apapun.

Seorang saksi mata juga menuturkan bahwa paramedis Palestina juga tidak bisa dengan cepat memberikan perawatan medis karena banyaknya tentara Israel yang menembaki Muhammad Musa.

BACA JUGA  Sempat Absen 15 Tahun, Hamas dan Fatah Sepakat Gelar Pemilu Palestina

“Semua personel Israel di tempat kejadian menembaki Muhammad dan paramedis Palestina tidak bisa memberikan perawatan langsung selama beberapa menit,” ungkapnya.

Menurut laporan media yang ada, Unit Investigasi Polisi Militer telah melancarkan penyelidikan atas insiden tersebut dan komandan pasukan yang bertanggung jawab atas pos militer telah diberhentikan.

Namun, LSM tersebut menambahkan bahwa pemerintah Israel tidak akan menuntut hukum pelaku pembunuhan ilegal tersebut.

“Berdasarkan pengalaman masa lalu, Israel tidak mungkin menuntut orang-orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan ilegal tersebut karena ini semua merupakan kebijakan pejabat Zionis,” pungkasnya.

Sumber: Middle East Monitor
Reporter: Dio Alifullah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Klinik Kesehatan Gratis ACT Layani Ribuan Pasien Palestina

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) sejak hari Senin (11/12/2017) kembali memasuki kawasan Palestina dalam rangka menjalankan misi kemanusiaan. Salah satunya dengan membuka klinik kesehatan gratis.

Kamis, 14/12/2017 09:58 0

Video Kajian

Insan LS Mokoginta: Toleransi Dalam Islam

KIBLAT.NET – Insan LS Mokoginta: Toleransi Dalam Islam. Hari ini berdakwah kepada muslim atau non-muslim...

Kamis, 14/12/2017 09:40 0

Video Kajian

Rasul SAW pun Penasaran, Mengapa?

KIBLAT.NET – Rasul SAW pun Penasaran, Mengapa? Ada orang-orang yang suka kumpul dan ngerumpi apa...

Kamis, 14/12/2017 08:35 0

Indonesia

DPR Berharap Resolusi PBB Baru untuk Solusi Al-Quds

Wakil ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais menilai bahwa PBB harus segera membuat sidang darurat terkait keputusan Donal Trump yang menjadikan Al-Quds sebagai ibukota Israel.

Kamis, 14/12/2017 07:00 0

Indonesia

Soal Dukungan Palestina, Pemerintah Hanya Kuat Retorika

"Pemimpin Indonesia seharusnya bisa memainkan peran ini sehingga lebih memberi ukuran yang kongkret,"

Rabu, 13/12/2017 20:18 0

Indonesia

Soal Krisis Palestina, Komisi I Minta Jokowi Lakukan Langkah Konkret

Selama ini kalau pemerintah retorikanya yang kuat. Kita harapkan ada strategi diplomatik yang lebih maju dibanding bukan hanya kunjungan-kunjungan saja,” katanya kepada Kiblat.net di Jakarta pada Rabu (13/12/2017).

Rabu, 13/12/2017 19:15 0

Indonesia

Langkah Konkret untuk Al-Quds, Hentikan Hubungan Indonesia dengan AS

Pengamat Politik Timur Tengah, Muhammad Lutfi Zuhdi menilai harus ada langkah konkret menyikapi pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Rabu, 13/12/2017 18:11 0

Indonesia

Yerusalem Ibukota Israel di Buku SD Jadi Viral, Begini Penjelasan Yudhistira

Koordinator Marketing Penerbit Yudhistira biro Solo, Susilo membenarkan adanya buku cetakan Yudhistira yang mencantumkan Yerusalem sebagai Ibukota Israel pada buku panduan IPS untuk kelas 6 A.

Rabu, 13/12/2017 17:32 2

Indonesia

Mahasiswa Solo Suarakan “Al-Aqsa Selamanya Milik Umat Islam”

Di Solo, mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK), mengadakan aksi bertajuk "Al-Aqsa Selamanya Milik Umat Islam di bundaran Gladak, Jl. Slamet Riyadi, Solo pada Rabu (13/12/2017).

Rabu, 13/12/2017 17:09 0

Indonesia

Pencantuman Yerusalem Ibu Kota Israel di Buku Yudhistira Diduga Disengaja

Perwakilan Yudhistira Solo meminta maaf atas penyebutan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dalam buku yang diedarkan untuk siswa Kelas 6 SD dan akan melakukan revisi

Rabu, 13/12/2017 16:40 0

Close