... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jadi Polemik, Pemkot Makassar Tarik Buku IPS Terbitan Yudhistira

Foto: Yerusalem disebut sebagai ibu kota Israel di buku ajar IPS untuk Kelas 6 Sekolah Dasar (SD) terbitan Yudhistira

KIBLAT.NET, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melarang penggunaan buku mata pelajaran IPS Kelas VI A SD terbitan Yudhistira. Larangan menyusul munculnya beragam protes dari masyarakat seputar konten buku yang mencantumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Larangan tertuang dalam surat Dinas Pendidikan Kota Makassar dengan nomor 421/7237/Dikdas/DP/XII/2017. Surat tertanggal 13 Desember 2017 ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Ismunandar dan ditujukan kepada para kepala UPTD pendidikan kecamatan, pengawas SD, serta kepala SD negeri maupun swasta se-Makassar.

“Diinstruksikan dan diperintahkan kepada pihak-pihak terkait untuk menarik dan mengembalikan buku tersebut kepada penerbit. Sekaligus tidak dapat digunakan lagi sebagai buku mata pelajaran di sekolah paling lambat 18 Desember 2017,” demikian salinan isi surat edaran Ismunandar pada Rabu (13/12/2017).

Menurut Ismunandar, buku IPS kelas VI SD kurikulum 2006 (KTSP) melalui Buku Sekolah Elektronik tahun 2009 yang diterbitkan oleh Yudhistira tentang materi pada Bab III dikhawatirkan menimbulkan keresahan.

Dalam bab “Benua-benua di Dunia” Sub bab B: Pembagian benua di dunia pada table 3.1, terdapat nama Negara Israel dengan ibu kota Yerusalem. Padahal kota itu secara de facto milik orang Palestina.

“Agar tidak memesan buku mata pelajaran kurikulum 2006 dan tematik kurikulum 2013, maupun buku referensi kepada penyalur dan distributor. Sebelum mendapatkan rekomendasi dari tim telaah buku pelajaran dan tematik, maupun buku referensi oleh Disdik Makassar,” demikian bunyi lanjutan isi surat tersebut.

BACA JUGA  HNW: Kita Perlu UU Perlindungan Tokoh Agama

Sumber: Harian Amanah
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Mayoritas Orang Palestina Ingin Mahmoud Abbas Mundur Jadi Presiden

Sekitar 70 persen orang Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki Israel ingin Presiden Mahmoud Abbas segera mengundurkan diri.

Kamis, 14/12/2017 11:40 0

Video Kajian

Cara Allah Menjaga Iman Hamba-Nya

Cara Allah Menjaga Iman Hamba-Nya. Anda merencanakan amal saleh dengan harta. Namun Allah justru menguji dengan usaha yang bangkrut dan sakit. Apa maksud Allah untuk Anda?

Kamis, 14/12/2017 10:38 0

Palestina

LSM: Tentara Israel Tembaki Warga Palestina Tanpa Sebab 

Sebuah LSM Hak Asasi Manusia (HAM) mengungkapkan hasil penyelidikan mengejutkan. Pasukan Israel tanpa sebab mengumbar tembakan terhadap warga Palestina. 

Kamis, 14/12/2017 10:35 0

Video Kajian

Insan LS Mokoginta: Toleransi Dalam Islam

KIBLAT.NET – Insan LS Mokoginta: Toleransi Dalam Islam. Hari ini berdakwah kepada muslim atau non-muslim...

Kamis, 14/12/2017 09:40 0

Video Kajian

Rasul SAW pun Penasaran, Mengapa?

KIBLAT.NET – Rasul SAW pun Penasaran, Mengapa? Ada orang-orang yang suka kumpul dan ngerumpi apa...

Kamis, 14/12/2017 08:35 0

Turki

OKI Keluarkan Deklarasi “Freedom for Jerusalem”

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengeluarkan sebuah deklarasi bersama untuk mengakui Al-Quds Timur sebagai ibu kota Palestina.

Kamis, 14/12/2017 08:20 0

Turki

Erdogan: Kami Bersama 1,7 Miliar Muslim Tolak Keputusan Trump

"Kami bersama dengan 1,7 miliar orang Islam di dunia mengkonfirmasikan bahwa kami menolak keputusan pemerintah Amerika," katanya pada Rabu (13/12).

Kamis, 14/12/2017 07:50 0

Afrika

Masuk Perangkap, Ahli Penjinak Bom Somalia Tewas

“Saat itu kami bersama sang Kolonel. Kemudian ia menghentikan mobil dan turun, dan langsung mempreteli sebuah bom. Tetapi, tiba-tiba bom meledak yang menyebabkan dirinya tewas di tempat,” kata Mayor Abdirizak Mohamed, salah satu saksi mata yang menemani perjalanan sang Kolonel penjinak bom.

Kamis, 14/12/2017 07:29 0

Amerika

Ini Kebijakan Baru Trump soal Posisi Bashar Assad di Suriah

Presiden Donald Trump memungkinkan kekuasaan Bashar Assad di Suriah tetap bertahan hingga tahun 2021. Sebuah perubahan besar dari AS terkait kebijakannya atas Suriah.

Rabu, 13/12/2017 16:16 0

Afrika

Pertempuran Pecah di Benghazi, Pejuang Islamis Tekan Pasukan Haftar

Sebuah sumber medis mengatakan pada hari Senin (11/12/2017), pasukan Libya kehilangan 4 anggota mereka yang tewas dalam pertempuran di Benghazi

Rabu, 13/12/2017 15:32 0

Close