... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Arya Wedakarna Kembali Dipolisikan dengan Kasus Penodaan Agama

Foto: Ismar Syafrudin kembali polisikan Arya Wedakarna atas pelanggaran pasal 156a dan 156 KUHP

KIBLAT.NET, Jakarta- Baru sehari sebelumnya, Selasa (12/12/2017), Arya Wedakarna dilaporkan dalam kasus persekusi yang menimpa Ustadz Abdul Somad, kemudian Rabu (13/12/2017) Anggota DPD RI Dapil Denpasar Bali itu, kembali dipolisikan.

Advokat GNPF-Ulama Ismar Syafruddin, SH, MA kembali melaporkan Arya Wedakarna, terkait dugaan penodaan agama ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017).

Sebelumnya, Arya Wedakarna dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Selasa atas dugaan menjadi provokator aksi persekusi terhadap Ustadz Abdul Somad.

Ismar menyebutkan bahwa Arya sudah banyak melakukan ujaran kebencian dan penodaan agama. Kejadian ini menurut Ismar adalah untuk yang kesekian kalinya dia lakukan.

“Selama ini dia banyak melakukan ujaran kebencian terhadap Islam. Karena ternyata tahun 2015 saja itu sudah dua kali melakukan penodaan agama,” kata Ismar di Bareskrim Polri, Rabu (13/12/2017).

Dalam pelaporan yang kedua ini, Ismar kembali membawa barang bukti berupa Surat Keputusan Badan Kehormatan DPD yang pernah menyatakan Arya Wedakarna bersalah atas tindakan ujaran kebencian di awal 2017.

“Masalah pidananya sudah jelas insya Allah, kita juga sudah mengumpulkan cukup bukti, terlebih lagi sudah ada putusan Badan Kehormatan DPD. Dalam kasus ini harus ditampakkan dengan baik, siapa yang sebenarnya intoleran, apakah umat Islam atau siapa?” terangnya.

Menurut mantan Ketua Badan Kehormatan DPD, AM Fatwa, Anggota DPD dapil Bali Arya Wedakarna yang tersangkut kasus persekusi terhadap Ustadz Abdul Somad itu ternyata sudah mendapat hukuman Diberhentikan Sementara.

BACA JUGA  Ditangkap Polisi, Zirly Dipaksa Kenali Pembakar Bendera PDIP

Fatwa mengungkapkan hal ini saat telewicara dengan tvOne di acara Apa Kabar Indonesia Rabu (13/12) pagi.

AM Fatwa menjelaskan bahwa Arya Wedakarna sebelumnya sudah mendapat peringatan dua kali karena ulahnya melakukan pelanggaran-pelanggaran yang berbahaya bagi persatuan Indonesia.

Sementara Ismar juga mengaku telah memantau ujaran kebencian yang dilakukan oleh Arya melalui media sosial. Pernyataan Arya di media sosial, ujar Ismar, banyak menyebutkan ketidaksukaan terhadap Islam.

“Seperti postingan pakaian yang ke Arab-araban, masalah adzan, pelarangan membangun mushalla, masalah jilbab. Terlihat sekali Arya membenci Islam,” papar Ismar.

Melihat kasus ini, Ismar menegaskan bahwa pihaknya merasa sakit hati atas tindakan persekusi yang dialami oleh Ustadz Abdul Somad. Ismar meyakini bahwa siapa pun orangnya jika ulamanya dihina maka akan marah dan kecewa.

“Saya adalah Muslim yang sangat sakit hati ketika umat Islam dihina, saya yakin mereka juga sakit hati ketika tokoh atau pemuka agama mereka dihina, ini persoalan keyakinan,” ungkapnya.

Laporan untuk Arya Wedakarna ke polisi terdaftar dengan nomor: LP/1372/XII/2017/Bareskrim, tanggal 13 Desember 2017 dengan nama pelapor Ismar Syafruddin, SH, MA.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Ini Seruan Aa Gym untuk Hadiri Aksi Bela Palestina di Monas

 Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama, Abdullah Gymnastiar alias A'a Gym menegaskan bahwa pernyataan Presiden Amerika Serikat adalah pelanggaran yang sangat nyata terhadap hukum internasional.

Kamis, 14/12/2017 19:28 0

Eropa

Suporter Celtic FC Bentangkan Spanduk “Yerusalem Milik Palestina”

Suporter klub sepak bola Celtic kembali menunjukkan solidaritas untuk Palestina. Meskipun pada tahun lalu, UEFA menjatuhkan denda kepada klub Skotlandia tersebut karena aksi yang sama. Demikian menurut laporan Middle East Monitor, pekan ini.

Kamis, 14/12/2017 17:30 0

Myanmar

MSF: Lebih Dari 6.700 Rohingya Dibunuh di Myanmar

Sedikitnya 6.700 Muslim Rohingya dibunuh oleh pasukan keamanan Myanmar dalam satu bulan pasca dimulainya kekerasan terbaru di negara bagian Rakhine tersebut pada akhir Agustus.

Kamis, 14/12/2017 17:06 0

Palestina

Mayoritas Orang Palestina Ingin Mahmoud Abbas Mundur Jadi Presiden

Sekitar 70 persen orang Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki Israel ingin Presiden Mahmoud Abbas segera mengundurkan diri.

Kamis, 14/12/2017 11:40 0

Video Kajian

Cara Allah Menjaga Iman Hamba-Nya

Cara Allah Menjaga Iman Hamba-Nya. Anda merencanakan amal saleh dengan harta. Namun Allah justru menguji dengan usaha yang bangkrut dan sakit. Apa maksud Allah untuk Anda?

Kamis, 14/12/2017 10:38 0

Palestina

LSM: Tentara Israel Tembaki Warga Palestina Tanpa Sebab 

Sebuah LSM Hak Asasi Manusia (HAM) mengungkapkan hasil penyelidikan mengejutkan. Pasukan Israel tanpa sebab mengumbar tembakan terhadap warga Palestina. 

Kamis, 14/12/2017 10:35 0

Video Kajian

Insan LS Mokoginta: Toleransi Dalam Islam

KIBLAT.NET – Insan LS Mokoginta: Toleransi Dalam Islam. Hari ini berdakwah kepada muslim atau non-muslim...

Kamis, 14/12/2017 09:40 0

Video Kajian

Rasul SAW pun Penasaran, Mengapa?

KIBLAT.NET – Rasul SAW pun Penasaran, Mengapa? Ada orang-orang yang suka kumpul dan ngerumpi apa...

Kamis, 14/12/2017 08:35 0

Turki

OKI Keluarkan Deklarasi “Freedom for Jerusalem”

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengeluarkan sebuah deklarasi bersama untuk mengakui Al-Quds Timur sebagai ibu kota Palestina.

Kamis, 14/12/2017 08:20 0

Turki

Erdogan: Kami Bersama 1,7 Miliar Muslim Tolak Keputusan Trump

"Kami bersama dengan 1,7 miliar orang Islam di dunia mengkonfirmasikan bahwa kami menolak keputusan pemerintah Amerika," katanya pada Rabu (13/12).

Kamis, 14/12/2017 07:50 0

Close