... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pertempuran Pecah di Benghazi, Pejuang Islamis Tekan Pasukan Haftar

KIBLAT.NET, Bengazhi – Sebuah sumber medis mengatakan pada hari Senin (11/12/2017), pasukan Libya kehilangan 4 anggota mereka yang tewas dalam pertempuran di Benghazi, termasuk 10 tentara lainnya dilaporkan luka-luka sejak awal Desember ini. Insiden itu terjadi lima bulan setelah pasukan Libya pimpinan Khalifa Haftar mengklaim kemenangan dalam kampanye militer di kota bagian timur Libya itu.

Tiga di antaranya tewas akibat diterjang peluru sniper dan seorang lainnya meregang nyawa akibat ledakan ranjau darat. Keempatnya merupakan anggota satuan LNA (Tentara Nasional Libya). Pasukan Libya loyalis Haftar tersebut menghadapi perlawanan sengit pejuang-pejuang Islamis di distrik Khreibish. Di area ini, setiap hari terjadi kontak senjata dan terkadang melibatkan juga serangan udara.

Awal Juli lalu, komandan tertinggi pasukan LNA, Khalifa Haftar secara sepihak mengumumkan kemenangan setelah 3 tahun berperang melawan kelompok-kelompok pejuang Islamis dan militan lainnya di Benghazi. Khalifa Haftar adalah bekas panglima militer era-Khaddafi yang kini didukung oleh Barat.

Pertempuran masih terus berlangsung di Libya dan merupakan bagian dari konflik yang lebih luas menyusul jatuhnya sang penguasa diktator saat itu, Muammar Gaddafi. Haftar menentang pemerintahan baru yang didukung PBB yang berbasis di ibukota Tripoli. Di tengah kebangkitan kelompok-kelompok Islamis, Haftar terus membangun kekuatan dan memperkuat posisinya dengan dukungan negara-negara Barat.

Sumber: Reuters
Redaktur: Yasin Muslim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Persekusi Ulama Memecah-belah Bangsa

"Kalau kita lihat kasus persekusi ini ada satu benang merah. Apa itu? Ada kelompok tertentu yang melihat ada pihak yang anti-NKRI, anti-Pancasila. Selalu yang dikembangkan seperti itu," ujar Ustadz Felix kepada Kiblat.net, di Jakarta,

Rabu, 13/12/2017 14:45 0

Indonesia

Ketua MPR Desak Pelaku Persekusi Ustadz Abdul Somad Diproses Hukum

Pelaku harus diproses secara hukum agar persekusi seperti yang dialami Ustadz Abdul Somad tidak terulang

Rabu, 13/12/2017 14:30 0

Opini

Omong Kosong Perdamaian

Nonsense, adalah omong kosong semua resolusi yang dikeluarkan dan semua perjanjian yang telah dibubuhi tanda tangan para kepala negara untuk perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

Rabu, 13/12/2017 14:14 0

Indonesia

Muhammadiyah Soroti Acara Kontes Waria di Sultra

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Muhammadiyah Sulawesi Tenggara angkat bicara soal penyelenggaraan kontes waria di wilayahnya. Kontes Waria di antaranya diadakan di Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, dan Kota Kendari.

Rabu, 13/12/2017 13:47 0

Indonesia

Astaghfirullah, Ustadz Alfian Tanjung Dijatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara

Hakim PN Surabaya menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Ustadz Alfian Tanjung

Rabu, 13/12/2017 13:45 0

Indonesia

LUIS Surakarta Sambangi Penerbit Yudhistira

Dalam menyikapi hal tersebut, Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) hari ini Rabu (13/12/17) menyambangi penerbit percetakan Yudhistira yang berada di Solo. Kedatangan Ormas tersebut karena menginginkan adanya klarifikasi langsung dari pihak terkait.

Rabu, 13/12/2017 12:44 0

Indonesia

Arya Wedakarna Mengaku Tak Tahu Soal Penolakan UAS di Bali

KIBLAT.NET, Jakarta- Anggota DPD dapil Bali, Arya Wedakarna akhirnya angkat suara tentang postingannya yang diduga...

Rabu, 13/12/2017 12:42 0

Indonesia

Cantumkan Yerusalem Ibukota Israel, Penerbit Yudhistira akan Dipanggil KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan memanggil Penerbit Yudhistira terkait ditemukannya buku kelas 6 SD terbitan Penerbit Yudhistira yang mencantumkan Jerusalem sebagai ibukota Israel, bahkan sebelum adanya klaim dari Donald Trump.

Rabu, 13/12/2017 12:40 0

Artikel

Membaca Langkah Trump di Jerusalem

Think tank Trump mungkin membaca, ada arus kencang di dunia Islam. Mereka ingin melihat, arus ini riil atau cuma framing media. Mereka menyelam dalam pusaran kebangkitan. Artinya, jika akhirnya Trump membatalkan klaim atas Jerusalem, boleh ditebak arus kebangkitan itu sungguh nyata lagi luar biasa.

Rabu, 13/12/2017 12:00 0

Indonesia

Laporkan Provokator Penolakan UAS, Advokat GNPF-Ulama Diancam

Advokat GNPF-Ulama, Ismar Syafrudin mengaku mendapatkan ancaman dari pihak Arya Wedakarma, setelah melaporkannya ke polisi karena dugaan provokasi penolakan UAS di Bali.

Rabu, 13/12/2017 11:58 0

Close
CLOSE
CLOSE