... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Melawan Persekusi Dakwah dengan Jihad

Foto: Ustadz Abdul Somad saat disambut hangat pemerintah dan masyarakat.

KIBLAT.NET – Dakwah adalah ujung tombak penyebaran Islam. Ada banyak tujuan dakwah, baik itu mengislamkan yang kafir, mengajarkan yang belum tahu atau mengingatkan yang lalai. Namun belakangan dakwah di Indonesia sering mendapat rintangan di lapangan. Kasus terbaru adalah persekusi terhadap dakwah Ustadz Abdul Shomad di Bali. Sebelumya, ada kasus penolakan terhadap Ustadz Bakhtiar Nashir, Ustadz Felix Siaw dan Ustadz Khalid Basalamah. (Baca juga: MUI: Pengadangan Ustadz Abdul Shomad Bentuk Persekusi)

Tidak kalah mengherankannya adalah tidak berkutiknya pihak keamanan dalam memberikan jaminan keamanan kepara para da’i tersebut. Sebagai contoh, saat para penolak Ustadz Abdul Shomad menenteng senjata tajam ke dalam hotel, pihak keamanan juga tak kunjung melakukan penindakan. Mirip ketika Ustadz Tengku Zulkarnain dihadang oleh kelompok tertentu dengan menggunakan senjata tajam di salah satu Bandara di Kalimantan.

Kondisi seperti ini harusnya memuat kita berpikir bagaimana cara menjamin keamanan dakwah. Jika dakwah terus dihalangi seperti ini, dikhawatirkan suara-suara kebatilan akan semakin berkumandang seiring dengan suara kebenaran yang terus dihalangi.

Sebagai salah satu solusi bagi terjaminnya keamanan dakwah, agaknya kita perlu merenungkan firman Allah dalam surat Al-Hadid, ayat 25. Allah SWT berfirman

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Artinya, “Dan kami telah mengutus rasul-rasul kami dengan bukti-bukti yang nyata. Dan kami turunkan bersama mereka Kitab dan Neraca agar manusia dapat berlaku adil. Dan kami menciptakan besi yang mempunyai kekuatan hebat an banyak manfaat bagi manusia, dan agar Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasulnya walaupun (Allah) tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa.” (QS Al-Hadid : 25)

Mengomentari ayat (وأنزلنا الحديد فيه بأس شديد) Ibnu Katsir –rahimahullah- berkata, “Dan Kami (Allah) jadikan besi sebagai sarana untuk membuat jera mereka yang enggan dan tidak mau mengikuti kebenaran setelah datang kepadanya hujjah.” (Tafsir Ibnu Katsir 8/60)

BACA JUGA  Respon Serangan Assad di Idlib, Turki Panggil Dubes Iran dan Rusia

Hikmah Allah menurunkan besi adalah sebagai senjata dan simbol kekuatan. Digunakan untuk menghadapi mereka-mereka yang menolak dakwah para nabi dan rasul.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Agama yang benar harus memiliki dua komponen, Kitab sebagai petunjuk dan pedang sebagai penolong…Kitab bertujuan menjelaskan perintah dan larangan Allah sedangkan pedang menolong dan memperkuatnya.” (Minhajus Sunnah An-Nabawiyah 1/531-432)

Kelaziman dua hal ini penting sekali dipersiapkan oleh umat agar dakwah-dakwah Islam terkawal dengan baik dan aman. Pentingnya kekuatan sebagai instrumen pengawal dakwah dapat kita pahami dari hadits di bawah ini :

ليَبْلُغن هذا الأمر ما بلغ اللَّيل والنَّهار، ولا يترك الله بيت مَدَرٍ ولا وَبَرٍ إلَّا أدخله اللهُ هذا الدِّين، بِعِزِّ عَزِيزٍ أو بِذُلِّ ذَليلٍ، عِزًّا يُعِزُّ الله به الإسلام، وذُلًّا يُذِلُّ الله به الكفر

Artinya,”Sungguh urusan agama ini akan sampai melampaui siang dan malam, dan Allah tidak melewatkan sebuah rumah di pelosok-pelosok, kecuali Allah memasukkan agama ini, dengan kemuliaan orang yang kuat dan dengan kehinaan orang yang hina. Mulia karena Allah memuliakan dengan agama Islam, dan hina yang Allah hinakan karena kekafiran.”(HR Ahmad)

Hadits di atas menjelaskan akan tersebarnya dakwah Islam, baik dengan cara yang mulia bagi siapa yang menerimanya dengan mulia, atau dengan paksaan bagi mereka yang menolak dakwah. Ini mengisyaratkan bahwa adanya faktor kekuatan dalam menopang dakwah. Karena tidak semua pihak senang dengan tersebarnya dakwah dan pengajaran Islam.

Dakwah Nabi SAW ke Thaif bisa menjadi contoh. Kala itu Islam belum memiliki kekuatan, maka fase saat itu adalah fase bersabar atas gangguan dan rintangan dari musuh-musuh Islam. Sehingga Nabi Muhammad SAW menjadi bulan-bulanan penduduk Thaif. Pada kesempatan itu, malaikat Jibril membisikkan tawaran menggiurkan kepada Nabi SAW agar ditimpakan bukit kepada penduduk Thaif.

BACA JUGA  Lawan Sentimen Anti-Muslim, Tahanan Guantanamo Gugat Trump

Hal yang berbeda terlihat kala Fathu Makkah (Pembebasan kota Makkah). Nabi Muhammad SAW, kala itu Nabi keluar dari Madinah dengan membawa 10.000 pasukan, ditambah pasukan yang bergabung di tengah jalan. Maka kita bisa lihat apa yang terjadi, kota Makkah beserta peduduknya berhasil dibebaskan dari belenggu kekufuran dan kesyirikan.

Menyinggung peristiwa Fathu Makkah, Ibnu Katsir berkata, “Sesungguhnya pembesar Arab menunggu Fathu Makkah untuk masuk Islam. Mereka berkata ‘Jika dia (Muhammad) menang atas kaumnya (Makkah), maka ini tanda bahwa dia seorang Nabi.’ Tatkala Allah memberi karunia pembebasan kota Makkah, maka kabilah-kabilah Arab berbondong-bondong masuk Islam. Belum sampai 2 tahun, Jazirah Arab sudah diliputi iman dan seluruh kabilah Arab menampakkan keislaman. Segala puji hanya milik Allah.” (Tafsir Ibnu Katsir 8/484)

Dari dua fragmen sejarah di atas, maka kita akan dapat menyimpulkan bahwa upaya menyebarkan Islam melalui dakwah, harus dikawal dengan kekuatan. Karena jika tidak dakwah akan kehilangan wibawanya, terlebih musuh-musuh Islam tak pernah henti-hentinya menghalanga-halangi dakwah dengan berbagai cara. (Baca juga Jahatkah Syariat Jihad?)

Lantas, bagaimana mengkontekskannya dalam realita Indonesia hari ini? Di dalam konferensi pers yang dilakukan oleh Ustadz Abdul Shomad ada kalimat yang menarik kita beri catatan. Beliau berpesan agar umat Islam Bali membuat semacam aliansi umat Islam lintas ormas, yang bertujuan untuk memberikan advokasi dan jaminan keamanan kepada ustadz-ustadz yang mau diundang ke depannya.

Penulis menilai usulan Ust. Abdul Shomad layak untuk dikaji oleh umat Islam Indonesia, agar di kemudian hari dakwah dan penyebaran ajaran agama Islam bisa berlangsung dengan aman. Wallahu a’lam bissowab.

Penulis: Aiman

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Melawan Persekusi Dakwah dengan Jihad”

  1. sungguh tanda-tanda akhir zaman

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Hamas Bersumpah Akan Membalas Serangan Israel di Jalur Gaza

"Beberapa hari mendatang, kami akan membuktikan kepada musuh bahwa mereka telah membuat kesalahan besar," tambah Hamas dalam sebuah pernyataan.

Senin, 11/12/2017 20:17 0

Indonesia

KNRP Jambi: Klaim Trump Buka Kedok Hipokrit Amerika Serikat

"Ini membuka kedok hipokrit Amerika Serikat yang disembunyikan berupa ketidakadilan global yang di dengung-dengungkan selama ini, " tuturnya.

Senin, 11/12/2017 20:13 0

Indonesia

Ini Keterangan Lengkap Ustadz Abdul Somad Soal Insiden Bali

Sepulangnya dari Bali, UAS memberikan keterangan pers dan mengklarifikasi tentang tuduhan-tuduhan yang disangkakan kepadanya.

Senin, 11/12/2017 20:07 0

Artikel

Tragedi Palestina Jadi Momentum Persatuan Umat

Begitupun dengan pernyataan Trump yang mengatakan bahwa Yerusalem merupakan Ibu Kota Israel bisa dijadikan momentum umat Islam untuk bersatu dalam skala internasional, dan ini merupakan sesuatu yang bukan mustahil. Ketika bersatunya umat Islam, maka umat juga harus bersatu dan bergerak dalam rangka memperjuangkan seluruh isi al-Qur`an untuk diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan.

Senin, 11/12/2017 19:10 0

Amerika

Kebakaran Hebat di California Memaksa Ribuan Warga AS Mengungsi

Sebuah kebakaran terbesar dan paling merusak di Southern California membuat warga melarikan diri. Pada hari Ahad (10/12/2017), tiupan angin memperbesar nyala api di sepanjang lereng bukit menuju kota-kota pesisir.

Senin, 11/12/2017 19:08 0

Indonesia

Ustadz Abdul Somad Dihadang, PUSHAMI Tagih Janji Kapolri Tindak Tegas Pelaku Persekusi

PUSHAMI pun turut menagih janji Kapolri Tito Karnavian yang pernah mengeluarkan janji akan menindak tegas segala bentuk persekusi.

Senin, 11/12/2017 18:51 0

Indonesia

Palu Gelar ‘Aksi Jumat Simpatik untuk Palestina’ Pekan Ini

Aksi bertema "Jumat Simpatik untuk Palestina" ini juga dalam rangka menolak keputusan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan Al-Quds sebagai ibu kota Israel.

Senin, 11/12/2017 18:49 0

Indonesia

HIPPI Jakarta Gelar Forum Silaturahmi dengan NGO People’s College

KIBLAT.NET, Jakarta – Mahasiswa Patani (Selatan Thailand) gelar forum silaturrahim dengan NGO People’s College yang...

Senin, 11/12/2017 18:37 0

Indonesia

Al-Quds Dicaplok, Umat Islam Diseru Terus Lawan Arogansi Amerika Serikat

Umat Islam diminta menggelar protes di kantor konsulat jenderal Amerika Serikat di Medan dan Surabaya

Senin, 11/12/2017 17:01 0

Indonesia

Krisis Al-Quds, FPI Tegaskan Siap Sambut Seruan Jihad Lawan Amerika

"Kita umat Islam Indonesia dengan bangga dan semangat menyambut seruan Jihad terhadap Amerika dan sekutunya, ini adalah sikap daripada pernyataan FPI,"

Senin, 11/12/2017 16:48 0