... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI: Pengadangan Ustadz Abdul Shomad Bentuk Persekusi

Foto: Ustad Abdul Shomad Mengisi Tabligh Akbar dengan Tema "Kapan Kebangkitan Ummat Islam" di Masjid Baitul Hakim, Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (04/11).

KIBLAT.NET, Jakarta – Ustadz Abdul Shomad sempat tertahan di Hotel Aston Denpasar, Bali, karena ditolak kehadirannya oleh sejumlah organisasi masyarakat. Sedianya, dai asal Riau itu hendak berdakwah di Pulau Dewata itu.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’adi menyayangkan aksi penolakan tersebut. “Seharusnya hal itu tidak perlu terjadi jika kita sama-sama mengedepankan semangat musyawarah, persaudaraan dan toleransi,” katanya dikutip dari Viva.co.id, Sabtu (09/12/2017).

“Apa pun alasannya tindakan sekelompok orang itu tidak dibenarkan karena melanggar hak asasi dan termasuk bentuk persekusi yang dilarang oleh undang-undang,” imbuhnya.

Dalam negara berlandaskan Pancasila, kata dia, setiap warga negara diberikan jaminan perlindungan hak asasi oleh negara dalam melaksanakan kewajiban agamanya, sepanjang tidak bertentangan dengan konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

Ia khawatir upaya mengadang setiap warga beragama dalam melakukan dakwah, menjadi preseden yang tak baik bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab, cara-cara pengadangan seperti di Bali itu dapat menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu harmoni kehidupan umat beragama di Indonesia.

“Untuk hal itu MUI mengimbau kepada Pemda dan aparat keamanan setempat untuk segera mengumpulkan para pemuka agama melalui forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), agar dapat memberikan klarifikasi dan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak timbul kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat,” kata Zainut.

Sebelumnya, ustadz Abdul Shomad tertahan di Hotel Aston Denpasar, Jumat 8 Desember 2017. Sejumlah elemen ormas yang tergabung dalam Komponen Rakyat Bali (KRB) menolak kehadirannya. Mereka menudingnya kerap menyebarkan ajaran khilafah yang dianggap bertentangan dengan NKRI.

BACA JUGA  UAS: Saya Jelaskan Tentang Akidah Kepada Umat Islam, Apa Mesti Minta Maaf?

Sejumlah syarat diajukan kepada ustadz Shomad jika ingin berdakwah di Bali. Salah satunya adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan memekikkan NKRI harga mati.

Kendati menghadapi penghadangan, ustadz Shomad akhirnya tetap berceramah. Dalam penyampainnya, ia mengaku tak habis pikir dituding anti-Kebhinekaan, tak cinta pada NKRI. Menurut dia, itu semua disebarkan oleh provokator.

“Apa betul saya anti NKRI? Kata siapa! Sebelum berangkat ke Mesir tahun 1998, 100 anak-anak Indonesia yang diberangkatkan mesti lulus tes Pancasila dan P4. Saya termasuk satu dari 100 siswa yang lulus tes itu. Bukan cuma bahasa Arabnya, tapi Pancasila dan P4,” ujarnya di Masjid An-Nur Denpasar, Jumat, 8 Desember 2017.

Sumber: Viva
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Sejumlah Wilayah Amerika Serikat Dilanda Cuaca Ekstrem

Salju yang langka di Texas menyebabkan banyak kecelakaan di sepanjang jalan raya yang licin dan membuat sekolah-sekolah ditutup.

Ahad, 10/12/2017 09:49 0

Palestina

Dua Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Udara Israel

Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza pada hari Sabtu (09/12/2017). Serangan itu diklaim sebagai respon atas tembakan roket dari wilayah tersebut. Hamas mengatakan dua orang terbunuh karena serangan udara Israel.

Ahad, 10/12/2017 09:25 0

Irak

Baghdad Klaim Kontrol Penuh Perbatasan Iraq-Suriah

Perdana Menteri Haidar al-Abadi mengatakan pasukan Iraq telah mengontrol wilayah perbatasan negaranya dengan Suriah.

Ahad, 10/12/2017 09:06 0

Palestina

Bintang Klub Barcelona Kecam Pencaplokan Al-Quds Sebagai Ibu Kota Israel

"Yerusalem akan selalu menjadi ibu kota perdamaian dan kemanusiaan! Letakkan senjatmu!!! #jerusalem," kata pemain Barcelona, Arda Turan

Sabtu, 09/12/2017 21:30 0

Palestina

4 Warga Palestina Gugur Setelah Al-Quds Diklaim Ibu Kota Israel

Dua ornag gugur di Tepi Barat, dua yang lainnya jadi korban serangan udara Israel di Jalur Gaza

Sabtu, 09/12/2017 21:01 0

Palestina

Menyedihkan, Ini yang Terjadi Jika Al-Quds Dicaplok Jadi Ibu Kota Israel

"Masjidil Aqsa akan dengan mudahnya dirobohkan oleh Zionis Israel dan setelah dirobohkan akan dibangun kuil tempat ibadahnya orang Yahudi,"

Sabtu, 09/12/2017 19:47 0

Afrika

Hadapi Jihadis di Sahel Afrika, Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Dukung G-5

Sebanyak 10.000 pasukan diterjunkan untuk mendukung operasi melawan Jihadis di wilayah daratan luas Sahel, Afrika

Sabtu, 09/12/2017 18:53 0

Opini

Al-Quds dan Pentingnya Sebuah Perlawanan

Keributan yang ditimbulkan oleh Trump, dengan mengakui Al Quds sebagai ibu kota Israel seharusnya menjadi yang terkahir, karena keributan ini sejatinya hanyalah akibat dari pesimisme yang kadung berkarang di relung-relung sanubari kita

Sabtu, 09/12/2017 17:19 0

Suara Pembaca

Bantuan Solidaritas Muslim Tembus Lokasi Tanah Longsor di Pelosok Pacitan

Bantuan Solidaritas Muslim Tembus Lokasi Tanah Longsor di Desa Tokawi, Kecamatan Nawangan wilayah pelosok utara Kabupaten Pacitan

Sabtu, 09/12/2017 16:52 0

Arab Saudi

Sebelum Isu Yerusalem Mencuat, Ternyata Arab Saudi Pernah Usulkan Ini

Pangeran Muhammad bin Salman pernah menyampaikan proposal kepada Presiden Mahmoud Abbas terkait ibukota Palestina

Sabtu, 09/12/2017 16:36 0

Close