... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sebelum Isu Yerusalem Mencuat, Ternyata Arab Saudi Pernah Usulkan Ini

Foto: Pangeran Muhammad bin Salman bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas

KIBLAT.NET, Riyadh – Beberapa waktu sebelum Donald Trump mengumumkna pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, terungkap adanya sebuah proposal Arab Saudi bagi inisiatif “perdamaian” antara Israel dan Palestina. Diketahui proposal itu berisi usulan untuk menjadikan desa Abu Dis sebagai ibukota Palestina apabila (nanti) jadi merdeka menggantikan Yerussalem.

Tak pelak, terungkapnya proposal ini ke publik telah memicu protes & kemarahan luas masyarakat dunia. Para aktifis pun rame-rame membuat hashtag baru dengan nama “Yerussalem ibukota kami” sebagai respon atas proposal Arab Saudi tersebut.

The New York Time (NYT) melaporkan pada hari Ahad (03/12) bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad Bin Salman telah mengajukan proposal tersebut saat kunjungan Presiden Palestina Mahmud Abbas ke Riyadh bulan lalu.

Menurut proposal Bin Salman, orang-orang Palestina akan mendapatkan sebuah negara yang tak terhubung secara langsung (non-contiguous) di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang secara teritorial terpisah, dengan kedaulatan tidak penuh alias parsial. Di samping itu sebagian besar pemukim Israel akan tetap tinggal di Tepi Barat. Anehnya lagi, proposal ini tidak memberikan hak bagi para pengungsi Palestina beserta anak cucu mereka yang tinggal di negara lain untuk kembali ke Israel (baca: Palestina).

Koran Amerika (NYT) itu menyebut Arab Saudi memberi waktu dua bulan bagi Abbas untuk mempertimbangkan tawaran/proposal tersebut. Abu Dis diketahui merupakan sebuah kota kecil Palestina yang berada di dekat Yerussalem Timur yang diduduki penjajah Israel. Menurut Perjanjian Oslo, Abu Dis masuk kategori “Area B” yang dikelola bersama antara Israel dan Otoritas Palestina.

BACA JUGA  Wabah Corona, Saudi Belum Memastikan Penyelenggaran Haji Tahun Ini

Sebelumnya pada hari Rabu (06/12/2017), Trump mengumumkan keputusannya untuk secara formal mengakui Yerussalem sebagai ibukota negara Israel di tengah gelombang penentangan dunia internasional. Pengumuman tersebut diikuti dengan rencana pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerussalem yang merupakan ujung atau akumulasi kebijakan AS selama beberapa dekade.

Redaktur: Yasin Muslim
Sumber: MEM

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

PBNU Berharap Palestina dan Negara Sekelilingnya Bersatu

Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Marsudi Syuhud menegaskan bahwa dengan menyebut Al-Quds ibukota Israel, Amerika melanggar resolusi yang dibuat PBB

Sabtu, 09/12/2017 10:05 0

Indonesia

DSKS: Kebijakan Trump terhadap Al-Quds Provokasi

"Kebijakan itu tidak wajar, kasar dan sudah memprovokasi dunia. Bahkan, menjauhkan dari nilai kedamaian dan ketidakadilan di Palestina," ujarnya di Bunderan Patung Gladak pada Jumat, (8/12/17).

Sabtu, 09/12/2017 08:15 0

Indonesia

MUI Imbau Umat Islam Doakan Masjid Al-Aqsha dan Palestina

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustadz Zaitun Rasmin menjelaskan sikap MUI terkait situasi terkini di Palestina

Sabtu, 09/12/2017 07:31 0

Indonesia

Gus Sholah Imbau Umat Islam Tak Lupakan Kekejaman PKI

Pimpinan pesantren Tebu Ireng, KH. Sholahuddin Wahid menegaskan bahwa kekejaman PKI di Indonesia tidak boleh dilupakan

Sabtu, 09/12/2017 06:46 0

Indonesia

Di Solo Bendera Israel Dijadikan Keset

Peserta Aksi unjuk rasa di Solo menjadikan bendera Israel sebagai keset dan diinjak-injak

Jum'at, 08/12/2017 22:15 0

Indonesia

Soal Dukungan untuk Palestina, Aktivis Kemanusiaan Abdillah Onim Ingin Bertemu Jokowi

Abdillah Onim ingin bertemu dengan Presiden Jokowi terkait dukungan konkret untuk Palestina

Jum'at, 08/12/2017 21:57 0

Indonesia

Sikap Jokowi soal Krisis Al-Quds Dinilai Ambigu

Ia mengimbau supaya rakyat jeli melihat dan mengikuti sepak terjang dan konsistensi pemimpin negara saat ini. Pigai menilai ada inkonsistensi dari Pemerintahan Jokowi, bahkan cenderung tidak bertanggungjawab dengan janji kampanyenya.

Jum'at, 08/12/2017 20:17 0

Indonesia

Ceritakan Tragisnya Penculikan Kyai oleh PKI, Pria Ini Menangis

Ia tak kuasa menahan tangis ketika menceritakan para PKI menculik salah satu ulama Jawa Timur, Kyai Imam Mursyid.

Jum'at, 08/12/2017 19:40 0

Indonesia

Dukung Kemerdekaan Palestina, PBNU Ingatkan Muktamar Jombang

Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat atas Yerusalem (Al-Quds) dan menjadikannya ibu kota Israel.

Jum'at, 08/12/2017 19:12 0

Indonesia

Akui Pencaplokan Al-Quds, Jokowi Diminta Putus Hubungan Diplomatik Amerika

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mendesak presiden Jokowi memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat paska pengakuan Yerusalem atau Al-Quds sebagai ibu kota Israel

Jum'at, 08/12/2017 19:11 0

Close