... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Status Yerusalem, Amerika Terbukti Dukung Penjajah Israel

Foto: Bendera Amerika dan Israel.

KIBLAT.NET, Jakarta – Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA) menolak keras tindakan Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem (Al-Quds) sebagai ibu kota Israel. Langkah itu dinilai merupakan penegasan Amerika dalam membela penjajahan Israel atas Palestina.

“Pertama KISPA mengecam keras pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem atau Baitul Maqdis yang juga disetujui oleh Amerika Serikat. Ini menunjukkan keberpihakan AS secara jelas kepada penjajah Isra√®l yang sebelumnya mereka mengatakan sebagai mediator perdamaian antara Palestina dan Israel,” ungkap Ketua KISPA, Ustadz Ferry Nur kepada Kiblat.net, melalui sambungan telepon, Kamis (07/12/2017).

Persetujuan dan pengakuan tersebut, kata Ferry, menandakan bahwa Amerika memang jelas-jelas telah mendukung secara penuh penjajahan Israel kepada bumi Palestina.

“Sebenarnya apa yang kita lihat sekarang ini menegaskan perilaku AS yang mendukung penuh Israel, dan kita selama ini tau bahwa ketika Israel melakukan penyerangan kepada Palestina, membunuhi warga dan anak-anak Gaza, yang dengan kekuatan Amerika, semua itu dianulir dalam persidangan di PBB,” ungkapnya.

Ferry menjelaskan, banyak kasus pembunuhan dan penghancuran masjid Palestina oleh Israel yang dibawa ke sidang PBB. Namun, perjuangan melalui jalur diplomatik itu dibatalkan oleh veto AS.

“Amerika menggunakan hak vetonya untuk menganulir apa yang telah dilakukan AS terhadap nyawa warga Palestina,” tukasnya.

Seperti diketahui, Amerika Serikat telah menyatakan pengakuan Yerusalem, tempat berdirinya Masjid Al Aqsa, sebagai ibukota Israel pada Rabu (06/12/2017) waktu setempat. Melalui pernyataan yang disampaikan Donalad Trump, Washington juga akan memindahkan kantor kedutaan ke kota suci tersebut.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Al-Quds Dijadikan Ibu Kota Israel, Al-Qaradawi: Apakah Umat Akan Diam atas Kezaliman Ini?

Dr. Yusuf Qaradawi mengatakan hal itu adalah sebuah kezaliman terhadap umat Islam. Ia mengimbau kepada kaum muslimin agar tidak diam atas kezaliman tersebut.

Kamis, 07/12/2017 11:34 0

Arab Saudi

Kecanggihan Rudal Patriot Buatan AS Dipertanyakan

Perkembangan terbaru, banyak di antara para ahli meragukan klaim keberhasilan rudal Patriot tersebut.

Kamis, 07/12/2017 10:48 0

Suriah

Nasihat Aiman Adz-Zhawahiri untuk Jihad Suriah

Pemimpin Organisasi Al-Qaidah, Syaikh Aiman Adz-Dzawahiri, menyampaikan sejumlah nasihat penting untuk jihad Suriah.

Kamis, 07/12/2017 10:21 0

Amerika

AS Imbau Kedutaan di Seluruh Dunia Tingkatkan Keamanan

Departemen Luar Negeri AS mengirimkan peringatan kepada kedutaan di seluruh dunia untuk meningkatkan keamanan.

Kamis, 07/12/2017 10:18 0

Video Kajian

Mengapa Islam Harus Memimpin Dunia?

KIBLAT.NET – Mengapa Islam Harus Memimpin Dunia? Banyak teori dan ide para ilmuwan untuk membawa...

Kamis, 07/12/2017 09:42 0

Afghanistan

Membelot ke Taliban, Mantan Petinggi ISIS Ini Berikan Testimoni

Imarah Islam (Taliban) mempublikasikan sebuah kasus pembelotan seseorang yang diduga merupakan deputi pemimpin ISIS untuk provinsi atau Wilayah Khurasan.

Kamis, 07/12/2017 06:22 0

Opini

Pernyataan Abu Janda Sangat Tidak Mendidik

Bagi teman-teman yang menonton Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa malam, 5 Desember 2017 dengan tema 212 : Perlukah Reuni ?

Rabu, 06/12/2017 18:37 0

Palestina

AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Begini Kemarahan Pemimpin Dunia

Keputusan Trump dinilai akan menimbulkan konflik baru. Sehingga dapat merusak stabilitas regional dan kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.

Rabu, 06/12/2017 17:30 4

Amerika

Pentagon: Pasukan AS Akan Tetap Bertahan di Suriah

Kelompok ISIS dilaporkan hampir tidak memiliki basis wilayah di Suriah. Kendati demikian, juru bicara Pentagon Eric Pahon menyatakan akan tetap mempertahankan militer AS untuk mencegah kelompok itu kembali.

Rabu, 06/12/2017 17:01 0

Yaman

Koalisi Saudi Tingkatkan Serangan Udara di Yaman

Koalisi pimpinan Saudi mengintensifkan serangan udara di Yaman pada Rabu (06/12/2017). Hal itu dilakukan menyusul pembunuhan mantan presiden Ali Abdullah Saleh yang membuat cengkeraman pemberontak Hutsi di ibu kota Sanaa.

Rabu, 06/12/2017 16:15 0