... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Setelah Pensiun Jenderal Gatot Janji Lebih Perhatian pada Cucu

Foto: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Balai Komando di Kompleks Kopassus Jakarta timur, Kamis (07/12/2017).

KIBLAT.NET, Jakarta- Masa jabatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, akan segera berakhir pada Maret 2018 mendatang. Marsekal Adi Tjahjanto dari Angkatan Udara sudah disebut-sebut sebagai calong tunggal menggantikan panglima yang telah menjabat sejak 8 juli 2015 itu.

Pria kelahiran Tegal itu pun membeberkan rencananya seusai pensiun nanti yaitu menimang cucunya. Hal ini disampaikanya di Balai Komando di Kompleks Kopassus Jakarta timur, Kamis (07/12/2017).

“Saya tidak mengikuti perkembangan anak-anak saya dari mulai bayi sampai besar. Sekarang saya punya cucu, saya gak berani gendong. Karena takut tenaga saya terlalu kuat.”ujar Gatot.

Dia menuturkan, selama 35 tahun mengabdi, tak sekalipun ia pernah mengambil cuti tahunan. Karena dirinya selalu ditugaskan di daerah operasi, ia tak dapat mengikuti perkembangan anak-anaknya.

Dia juga menyatakan akan membalas ketidakperhatiannya terhadap anak-anaknya dengan mulai memperhatikan kedua cucunya.

“Karena tidak bisa mengamati anak-anak saya, sekarang cucu-cucu saya yang saya amati.”kata Gatot.

“Saya kan bersaingan dengan Pak Jokowi. Pak Jokowi gak bisa tiap hari, saya bisa tiap hari ngemong cucu. Itu aja kelebihan saya.” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Turki Kutuk Keras Amerika Serikat Soal Status Al Quds

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu turut bersuara terkait keputusan Amerika Serikat (AS) yang menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibukota Israel.

Kamis, 07/12/2017 20:31 0

Artikel

Reuni 212 dan Energi Positif Bangsa

Di sinilah kedewasaan ummat terus diuji, untuk tetap mengutamakan persatuan dan menghindari perpecahan. Menjaga dan merawat negeri, karena posisi mayoritas sangat menentukan hitam-putihnya sejarah bangsa ini.

Kamis, 07/12/2017 19:01 0

Afghanistan

Al Quds Jadi Ibu Kota Israel, Begini Reaksi Taliban

"Kebuputusan Trump ini akan mengipaskan api konflik di seluruh dunia terutama di Timur Tengah," tegas Taliban.

Kamis, 07/12/2017 18:35 0

Kolom

212 dan Keberlangsungan Sejarah

Bukan bermaksud melebih-lebihkan, tetapi memang banyak potret-potret yang kita jumpai dalam aksi 212 yang dapat meyakinkan kita bahwa mereka memang mempunyai kesadaran tersebut.

Kamis, 07/12/2017 18:00 0

Prancis

Tolak Jual Daging Babi dan Miras, Minimarket Milik Muslim Ditutup

Sebuah minimarket milik Muslim di Prancis telah ditutup karena disebut "melanggar persyaratan sewa" dengan menolak menjual alkohol dan daging babi.

Kamis, 07/12/2017 17:30 0

Artikel

Mengelola Sumber Daya Alam di Era Globalisasi Menurut Teori Maqashid Syariah

Dalam kaitannya dengan permasalahan pengelolaan sumber daya alam nasional, maka perlu dicarikan alternatif sistem ekonomi yang lebih mengedepankan kedaulatan rakyat (demokrasi ekonomi) dalam rangka mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyaakat umum.

Kamis, 07/12/2017 16:57 0

Amerika

Pria Perusak Masjid Florida Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara

Pelaku perusakan sebuah masjid di Florida pada Januari 2016 dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena melakukan kejahatan rasial. Selain merusak, Michael Wolfe (37 tahun) juga menaruh daging babi di pintu masjid.

Kamis, 07/12/2017 14:45 0

Opini

Mewujudkan Kerahmatan Islam dengan Berpolitik

Padahal sesungguhnya Islam tak anti politik. Dalam Islam, politik dikenal dengan istilah siyasah.

Kamis, 07/12/2017 14:22 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Istiqamah, Mengapa Susah?

Khutbah Jumat: Istiqamah, Mengapa Susah? Khutbah Pertama: الحمد لله الذي أصلحَ الضمائرَ، ونقّى السرائرَ، فهدى...

Kamis, 07/12/2017 14:08 0

Palestina

Al-Quds Dijadikan Ibu Kota Israel, Al-Qaradawi: Apakah Umat Akan Diam atas Kezaliman Ini?

Dr. Yusuf Qaradawi mengatakan hal itu adalah sebuah kezaliman terhadap umat Islam. Ia mengimbau kepada kaum muslimin agar tidak diam atas kezaliman tersebut.

Kamis, 07/12/2017 11:34 0

Close