... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengakuan Al-Quds Jadi Ibukota Israel Dapat Picu Konflik Besar

Foto: Ketua DPR Komis I Abdul Kharis, saat ditemui Kiblat.net

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Komisi I DPR RI menolak keras rencana Amerika Serikat untuk untuk mengakui kota Al-Quds atau Yerusalem sebagai Ibukota Israel. Menurutnya, rencana ini akan menimbulkan konflik berskala besar.

“Saran saya opsi ini sebaiknya ditutup rapat rapat oleh AS, sebab hanya akan melahirkan konflik sangat besar skala dunia yang akan merugikan semua pihak,” jelas Kharis dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kiblat.net pada Rabu (06/12/2017).

Ia juga menambahkan, apabila ini benar terjadi maka akan menjadi kemunduran luar biasa bagi upaya kemerdekaan Palestina.

Indonesia, lanjutnya, dalam prinsipnya sebagaimana Bung Karno pernah sampaikan, kita akan terus berdiri menantang penjajahan Israel sampai berdiri negara Palestina yang merdeka berdaulat penuh dan mampu dimiliki rakyatnya.

Selain itu, Kharis juga mengingatkan bahwa perkembangan ini jelas juga bertentangan dengan kesepakatan internasional, resolusi PBB dan fakta sejarah. Ia menilai, langkah itu akan merusak semua upaya perdamaian dan memicu ketegangan dan konflik baru.

“Maka Indonesia harus berkomunikasi dengan pemerintah AS untuk menghindari kesalahan ini dan menghormati semua resolusi yang dicapai,” ujarnya.

Oleh sebab itu, politisi PKS ini meminta agar pemerintah Jokowi memberikan masukan kepada AS agar tetap mempertahankan status quo Yerusalem dan Haram al-Sharif sebagai milik bersama. Secara internasional, kata dia, ini sangat penting bagi semua pihak untuk keberlangsungan perdamaian bagi anak segala bangsa.

“Presiden Jokowi dapat memanfaatkan kedekatannya dengan banyak pemimpin dunia. Segera melakukan komunikasi via telepon dengan Presiden Mahmud Abbas dan pemimpin negara lainnya menegaskan pentingnya pembentukan sebuah negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Membelot ke Taliban, Mantan Petinggi ISIS Ini Berikan Testimoni

Imarah Islam (Taliban) mempublikasikan sebuah kasus pembelotan seseorang yang diduga merupakan deputi pemimpin ISIS untuk provinsi atau Wilayah Khurasan.

Kamis, 07/12/2017 06:22 0

Opini

Pernyataan Abu Janda Sangat Tidak Mendidik

Bagi teman-teman yang menonton Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa malam, 5 Desember 2017 dengan tema 212 : Perlukah Reuni ?

Rabu, 06/12/2017 18:37 0

Palestina

AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Begini Kemarahan Pemimpin Dunia

Keputusan Trump dinilai akan menimbulkan konflik baru. Sehingga dapat merusak stabilitas regional dan kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.

Rabu, 06/12/2017 17:30 4

Amerika

Pentagon: Pasukan AS Akan Tetap Bertahan di Suriah

Kelompok ISIS dilaporkan hampir tidak memiliki basis wilayah di Suriah. Kendati demikian, juru bicara Pentagon Eric Pahon menyatakan akan tetap mempertahankan militer AS untuk mencegah kelompok itu kembali.

Rabu, 06/12/2017 17:01 0

Yaman

Koalisi Saudi Tingkatkan Serangan Udara di Yaman

Koalisi pimpinan Saudi mengintensifkan serangan udara di Yaman pada Rabu (06/12/2017). Hal itu dilakukan menyusul pembunuhan mantan presiden Ali Abdullah Saleh yang membuat cengkeraman pemberontak Hutsi di ibu kota Sanaa.

Rabu, 06/12/2017 16:15 0

Palestina

Fatah Serukan “Intifadah” untuk Bela Al-Quds

Otoritas Fatah meminta warga Palestina untuk melakukan gerakan perlawanan atas Kota Al-Quds (Yerusalem) di tengah upaya AS untuk menjadikannya sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaannya di sana. 

Rabu, 06/12/2017 12:42 0

Analisis

Gurita Korupsi di Balik Proyek Militer AS di Korea Selatan

Humphreys nantinya akan menjadi rumah bagi 42.000 personil militer AS. Sebagian kecil "wujud Amerika" sedang dibangun di sana, sehingga para penghuni tidak akan rindu rumah.

Rabu, 06/12/2017 11:28 0

Palestina

Erdogan kepada Trump: Al-Quds “Garis Merah” bagi Umat Islam

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam memutus hubungan diplomatik dengan Moskow jika Amerika Serikat mengakui kota Al-Quds (Jerusalem) sebagai ibukota Israel

Rabu, 06/12/2017 09:42 0

Amerika

Koalisi AS: Anggota ISIS di Iraq dan Suriah Tersisa 3000

Juru bicara koalisi internasional anti-ISIS pimpinan AS, Selasa (05/12), mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan jumlah anggota ISIS yang tersisa di Iraq dan Suriah saat ini kurang dari 3.000 pejuang.

Rabu, 06/12/2017 08:04 0

Afghanistan

Intelijen Afghanistan Klaim Lumpuhkan Komandan Senior Al-Qaidah

Dinas Intelijen Afghanistan, Selasa (05/12), mengklaim berhasil melumpuhkan kepemimpin senior Organisasi Al-Qaidah Afghanistan, Umar Khattab, dalam serangkaian operasi militer di timur Negara itu.

Rabu, 06/12/2017 07:27 0