... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Nasihat Aiman Adz-Zhawahiri untuk Jihad Suriah

Foto: Pemimpin Al-Qaidah Aiman Azh-Zhawahiri dalam rekaman seri ketujuh Musim Semi Islam. (foto: albawab)

KIBLAT.NET, Idlib – Pemimpin Organisasi Al-Qaidah, Syaikh Aiman Adz-Dzawahiri, menyampaikan sejumlah nasihat penting untuk jihad Suriah. Nasihat itu disampaikan di sela-sela penjelasannya terkait hubungan Al-Qaidah pusat dengan Jabhah Nusrah, yang saat ini telah berganti nama Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS).

Pengganti Usamah bin Ladin ini mengingatkan dalam pesan audio yang dirilis pekan lalu bahwa jihad Suriah adalah jihad defensif (bertahan). Para ahli fiqih menjelaskan bahwa jihad jenis ini tidak membutuhkan syarat. Semua penyerang harus dilawan semampunya bersama penduduk syam. Bahkan, kewajiban melawan ini juga berlaku terhadap orang yang tidak saleh atau tidak setuju dengan jihad.

Oleh karena itu, lanjut Adz-Dzawahiri dalam nasihatnya, jihad Suriah adalah milik seluruh umat Islam. Jihad di Syam bukan sekedar milik orang-orang Suriah, Idlib, Daraa atau Damaskus.

Syaikh jihadis kelahiran Mesir ini pun mengkritik keras orang-orang yang menangkapi mujahid dari luar Suriah karena alasan, jihad di Suriah milik warga lokal. Mereka menyebut, jelasnya, penangkapan itu demi maslahat.

Seperti diketahui, tekanan internasional yang tiada henti telah membawa anggapan pejuang asing menjadi sebab internasional menargetkan Suriah.

Ia menggambarkan bahwa semboyan (jihad Suriah hanya milik orang lokal) sebagai kebatilan. Sementara sejarah umat ini telah membuktikan bahwa jihad tidak kenal batas-batas Negara.

“Siapakah Syaikh Izzuddin bin Abdussalam? Bukankah ia seorang kelahiran Damaskus? Ia berhijrah ke Mesir dan mengobarkan perang melawan Tartar di sana. Maka kaum muslimin memenangkan peperangan di Ain Jalut. Siapakah Sulaiman Al-Halabi? Bukankah Jenderal Kleber terbunuh di Kairo? Siapakah Izzudin Al-Qassam? Bukankah ia berasal dari Jablah dari kalangan pekerja Lattakia? Ia pergi berjihad di Palestina! Siapa pula Abu Mus’ab dan Abu Khalid As-Suri?Bukankah keduanya berhijrah ke Afghanistan? Apakah seandainya Khalid bin Walid, Abu Ubaidah bin Jarrah, Nuruddin Zanki At-Turki, Shalahuddin Al-Kurdi, Qathaz Al- Qauqazi, atau Usamah bin Ladin Al-Yamani datang ke penduduk Syam, mereka akan mengatakan: Keluarlah kalian dari Syam, karena kalian bukan penduduk asli Suriah,” katanya mengingatkan.

Ia kembali menegaskan bahwa kaum muslimin adalah satu umat. Yang memiliki kekuatan harus melindungi umat Islam lain yang lemah. Umat Islam harus satu kekuatan dalam menghadapi musuh.

Terakhir, Adz-Dzawahiri mengingatkan bahwa janji dan baiat adalah perkara besar. Perkara ini tidak boleh dibuat main-main. Ia pun menyitir sejumlah ayat dalam Al-Quran yang berisi kewajiban menepati janji.

Nasihat ini disampaikannya menyusul serangkaian peristiwa yang terjadi di internal jihadis Suriah. Peristiwa itu mencapai puncaknya pada penangkapan delegasi Al-Qaidah di Suriah oleh Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS). Delegasi itu mempermasalahkan pelepasan baiat sepihak oleh Abu Bakar Al-Jaulani dan faksinya. HTS sendiri mengatakan bahwa penangkapan itu untuk menjaga persatuan barisan karena pernyataan oleh delegasi Al-Qaidah itu dianggap membahayakan persatuan.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Editor: Hunef Ibrahim

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Mengapa Islam Harus Memimpin Dunia?

KIBLAT.NET – Mengapa Islam Harus Memimpin Dunia? Banyak teori dan ide para ilmuwan untuk membawa...

Kamis, 07/12/2017 09:42 0

Indonesia

IRESS: Janji Jokowi Beli Kembali Indosat Tidak Jelas

Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara menegaskan bahwa dalam tiga tahun Jokowi masih banyak janji kampanye yang tidak terealisasikan.

Kamis, 07/12/2017 08:10 0

Indonesia

Pengakuan Al-Quds Jadi Ibukota Israel Dapat Picu Konflik Besar

Ketua Komisi I DPR RI menolak keras rencana Amerika Serikat untuk untuk mengakui kota Al-Quds atau Yerusalem sebagai Ibukota Israel

Kamis, 07/12/2017 07:15 0

Indonesia

Relawan MRI dan ACT Serahkan Bantuan untuk Pengungsi Gunung Agung

Relawan MRI dan ACT Serahkan Bantuan untuk Pengungsi Gunung Agung

Rabu, 06/12/2017 21:03 0

Indonesia

PKS Tak Ingin BUMN Jatuh ke Asing

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukamta menegaskan bahwa ia setuju dengan pembangunan insfratuktur di Indonesia.

Rabu, 06/12/2017 20:56 0

Opini

Pernyataan Abu Janda Sangat Tidak Mendidik

Bagi teman-teman yang menonton Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa malam, 5 Desember 2017 dengan tema 212 : Perlukah Reuni ?

Rabu, 06/12/2017 18:37 0

Indonesia

PKS: Jangan Jual Aset untuk Kepentingan Jangka Pendek

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini menegaskan bahwa pemerintah hendaknya berpikir strategis soal pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Rabu, 06/12/2017 18:04 0

Indonesia

Pasca Kematian Saleh, Pemberontak Syiah Hutsi Tawan Puluhan Wartawan 

Pemberontak Syiah Hutsi menawan puluhan wartawan dari stasiun televisi pro Ali Abdullah Saleh di Ibukota Sanaa.

Rabu, 06/12/2017 16:50 0

Indonesia

Beberapa Catatan Pusdikham Uhamka untuk Calon Panglima TNI

Calon Panglima TNI tidak hanya harus memenuhi persyaratan formil. Tetapi juga memenuhi persyaratan prestasi, rekam jejak baik, bebas dan anti korupsi, serta clear dan clean soal HAM, serta berakhlak mulia.

Rabu, 06/12/2017 14:30 0

Indonesia

Soal Status Al-Quds, Indonesia Tak Boleh Diam

Amerika Serikat berencana mengakui Yerusalem (Kota Al-Quds) menjadi ibu kota Israel.

Rabu, 06/12/2017 14:04 0