... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Permadi Arya alias Abu Janda Lecehkan Hadits Nabi di Forum ILC

Foto: Permadi Arya alias Abu Janda melecehkan hadits Nabi SAW di forum ILC pada Selasa, 5 Desember 2017.

KIBLAT.NET,  Jakarta – Permadi Arya atau yang dikenal dengan nama Abu Janda menuai kontroversi dari umat Islam usai menghadiri dan berbicara pada forum Indonesia Lawyer Club, Selasa (05/12) dengan tema ” 212, Perlukah Reuni”.

Mengenai hal itu, Wakil Sekjen Majelis Intelektual  dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Haikal Hasan menanggapi bahwa perkataan pria bernama Abu Janda tersebut sarat dengan kepalsuan. Ia juga mengatakan di dalam ucapannya ada rasa dendam .

“Setelah ILC tadi malam… Ada yg merenung meratapi nasibnya, kebodohannya serta baru sadar bahwa diundang ternyata utk diungkap betapa penuh kepalsuan dan dendam selama ini, ” kata pendakwah dari Tanah Betawi ini pada, Kamis (07/12).

Menurut Haikal, komentar Permadi sangat melecehkan dasar-dasar syariat Islam. Terutama saat ia mengatakan bahwa hadist yang baru muncul 200 tahun setelah Nabi wafat sebagai landasan yang tidak pantas digunakan kembali.

“Ustadz @felixsiauw telah jelaskan hadist shoheh soal bendera. Abu Janda menjawab hadist ditulis 200thn setelah Nabi wafat. Kata2 ini mengandung makna jgn percaya hadist, jgn pakai hadist, jgn berpatokan hadist. kpd yg terkait, segera tuntut manusia yg melecehkan hadist ini, ” ujar @haikal_Hassan.

Terakhir, Ustadz Haikal mengajak umat untuk tidak terlalu banyak membicarakan Permadi.

“Abaikan abujanda. Sayang2 jempol utk mengetiknya. Sayang2 lidah utk menyebutnya. Sayang2 fikiran utk mengingatnya,” pungkasnya.

 

Reporter: Ahmad Syafii
Editor: Fajar Shadiq

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Pria Perusak Masjid Florida Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara

Pelaku perusakan sebuah masjid di Florida pada Januari 2016 dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena melakukan kejahatan rasial. Selain merusak, Michael Wolfe (37 tahun) juga menaruh daging babi di pintu masjid.

Kamis, 07/12/2017 14:45 0

Opini

Mewujudkan Kerahmatan Islam dengan Berpolitik

Padahal sesungguhnya Islam tak anti politik. Dalam Islam, politik dikenal dengan istilah siyasah.

Kamis, 07/12/2017 14:22 0

Artikel

Khutbah Jumat: Istiqamah, Mengapa Susah?

Khutbah Jumat: Istiqamah, Mengapa Susah? Khutbah Pertama: الحمد لله الذي أصلحَ الضمائرَ، ونقّى السرائرَ، فهدى...

Kamis, 07/12/2017 14:08 0

Palestina

Al-Quds Dijadikan Ibu Kota Israel, Al-Qaradawi: Apakah Umat Akan Diam atas Kezaliman Ini?

Dr. Yusuf Qaradawi mengatakan hal itu adalah sebuah kezaliman terhadap umat Islam. Ia mengimbau kepada kaum muslimin agar tidak diam atas kezaliman tersebut.

Kamis, 07/12/2017 11:34 0

Arab Saudi

Kecanggihan Rudal Patriot Buatan AS Dipertanyakan

Perkembangan terbaru, banyak di antara para ahli meragukan klaim keberhasilan rudal Patriot tersebut.

Kamis, 07/12/2017 10:48 0

Suriah

Nasihat Aiman Adz-Zhawahiri untuk Jihad Suriah

Pemimpin Organisasi Al-Qaidah, Syaikh Aiman Adz-Dzawahiri, menyampaikan sejumlah nasihat penting untuk jihad Suriah.

Kamis, 07/12/2017 10:21 0

Amerika

AS Imbau Kedutaan di Seluruh Dunia Tingkatkan Keamanan

Departemen Luar Negeri AS mengirimkan peringatan kepada kedutaan di seluruh dunia untuk meningkatkan keamanan.

Kamis, 07/12/2017 10:18 0

Video Kajian

Mengapa Islam Harus Memimpin Dunia?

KIBLAT.NET – Mengapa Islam Harus Memimpin Dunia? Banyak teori dan ide para ilmuwan untuk membawa...

Kamis, 07/12/2017 09:42 0

Afghanistan

Membelot ke Taliban, Mantan Petinggi ISIS Ini Berikan Testimoni

Imarah Islam (Taliban) mempublikasikan sebuah kasus pembelotan seseorang yang diduga merupakan deputi pemimpin ISIS untuk provinsi atau Wilayah Khurasan.

Kamis, 07/12/2017 06:22 0

Palestina

AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Begini Kemarahan Pemimpin Dunia

Keputusan Trump dinilai akan menimbulkan konflik baru. Sehingga dapat merusak stabilitas regional dan kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.

Rabu, 06/12/2017 17:30 4