... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PKS Tak Ingin BUMN Jatuh ke Asing

Foto: Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukamta menegaskan bahwa ia setuju dengan pembangunan insfratuktur di Indonesia.

KIBLAT.NET, Jakarta- Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukamta menegaskan bahwa ia setuju dengan pembangunan insfratuktur di Indonesia. Namun, yang perlu dipertimbangkan adalah dana yang digunakan untuk pembangunan tersebut.

Menurut anggota Komisi I ini, pemerintah jangan sampai terlalu mengutamakan pembangunan, padahal dana yang dimiliki tidak mencukupi. Sehingga, kata dia, dana yang digunakan untuk membangun malah hasil dari penjualan aset negara.

“Kita sebagai bangsa dan sebagai negara kita Kemang menginginkan hidup mendapat fasilitas yang baik. Tapi kita juga ingin memiliki kekuasaan negara yang bisa dibagi anak-anak kita,” ujarnya dalam diskusi ‘Jangan Jual BUMN’ di ruang pleno Fraksi PKS pada Rabu (06/12/207)

“Sehingga kita mendapat fasilitas bagus, tapi memastikan anak bangsa memiliki akses menikmati insfratuktur. Bukan sebagai penonton saja,” terangnya.

Maka ia menegaskan bahwa fraksi PKS menolak penjualan BUMN. Berdasarkan kajian yang dipakukan oleh ahli tim PKS, lanjutnya, pemerintah perlu belajar tragedi terjualnya Indosat. Juga belajar bangkrutnya beberapa negara Eropa, salah satunya Yunani.

“Mereka (Yunani.red) mengejar insfratuktur tapi karena tidak cukup modal untuk membangun insfratuktur mereka harus membiayai seluruh itu dengan pinjaman dan jual aset. Akhirnya jadi krisis ekonomi,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa kita tidak ingin Indonesia mengalami apa yg dialami oleh negara Yunani. “Jangan sampai BUMN yang ada saat ini bukan hanya terjual ke pihak asing tapi pendapatan BUMN berkurang,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Pernyataan Abu Janda Sangat Tidak Mendidik

Bagi teman-teman yang menonton Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa malam, 5 Desember 2017 dengan tema 212 : Perlukah Reuni ?

Rabu, 06/12/2017 18:37 0

Palestina

AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Begini Kemarahan Pemimpin Dunia

Keputusan Trump dinilai akan menimbulkan konflik baru. Sehingga dapat merusak stabilitas regional dan kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.

Rabu, 06/12/2017 17:30 4

Amerika

Pentagon: Pasukan AS Akan Tetap Bertahan di Suriah

Kelompok ISIS dilaporkan hampir tidak memiliki basis wilayah di Suriah. Kendati demikian, juru bicara Pentagon Eric Pahon menyatakan akan tetap mempertahankan militer AS untuk mencegah kelompok itu kembali.

Rabu, 06/12/2017 17:01 0

Yaman

Koalisi Saudi Tingkatkan Serangan Udara di Yaman

Koalisi pimpinan Saudi mengintensifkan serangan udara di Yaman pada Rabu (06/12/2017). Hal itu dilakukan menyusul pembunuhan mantan presiden Ali Abdullah Saleh yang membuat cengkeraman pemberontak Hutsi di ibu kota Sanaa.

Rabu, 06/12/2017 16:15 0

Palestina

Fatah Serukan “Intifadah” untuk Bela Al-Quds

Otoritas Fatah meminta warga Palestina untuk melakukan gerakan perlawanan atas Kota Al-Quds (Yerusalem) di tengah upaya AS untuk menjadikannya sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaannya di sana. 

Rabu, 06/12/2017 12:42 0

Analisis

Gurita Korupsi di Balik Proyek Militer AS di Korea Selatan

Humphreys nantinya akan menjadi rumah bagi 42.000 personil militer AS. Sebagian kecil "wujud Amerika" sedang dibangun di sana, sehingga para penghuni tidak akan rindu rumah.

Rabu, 06/12/2017 11:28 0

Palestina

Erdogan kepada Trump: Al-Quds “Garis Merah” bagi Umat Islam

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam memutus hubungan diplomatik dengan Moskow jika Amerika Serikat mengakui kota Al-Quds (Jerusalem) sebagai ibukota Israel

Rabu, 06/12/2017 09:42 0

Amerika

Koalisi AS: Anggota ISIS di Iraq dan Suriah Tersisa 3000

Juru bicara koalisi internasional anti-ISIS pimpinan AS, Selasa (05/12), mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan jumlah anggota ISIS yang tersisa di Iraq dan Suriah saat ini kurang dari 3.000 pejuang.

Rabu, 06/12/2017 08:04 0

Afghanistan

Intelijen Afghanistan Klaim Lumpuhkan Komandan Senior Al-Qaidah

Dinas Intelijen Afghanistan, Selasa (05/12), mengklaim berhasil melumpuhkan kepemimpin senior Organisasi Al-Qaidah Afghanistan, Umar Khattab, dalam serangkaian operasi militer di timur Negara itu.

Rabu, 06/12/2017 07:27 0

Info Event

Inilah Pemenang Lomba Menulis “Refleksi Setahun Aksi 212”

KIBLAT.NET mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah meluangkan waktu untuk mengikuti lomba menulis...

Rabu, 06/12/2017 00:01 0