... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pentagon: Pasukan AS Akan Tetap Bertahan di Suriah

Foto: Pentagon

KIBLAT.NET, Washington – Kelompok ISIS dilaporkan hampir tidak memiliki basis wilayah di Suriah. Kendati demikian, juru bicara Pentagon Eric Pahon menyatakan akan tetap mempertahankan militer AS untuk mencegah kelompok itu kembali.

“Kami akan mempertahankan komitmen kami di lapangan selama kita perlu – untuk mendukung mitra kami dan mencegah kembalinya kelompok teroris,” kata Pahon pada Selasa (05/12/2017) seperti dikutip AFP.

Jumlah pasukan darat Amerika Serikat di Suriah diperkirakan mencapai 2.000 personel. Mereka bertugas untuk mengadakan pelatihan dan memberi saran kepada pasukan mitra Kurdi dan Arab dalam perang melawan ISIS.

Militer AS, bersama dengan negara-negara lain dalam sebuah koalisi pimpinan AS, mulai mengebom ISIS pada akhir 2014. Tidak ada batas waktu yang disampaikan Pentagon terkait kehadiran militernya di Suriah.

“Kami akan berada di Suriah untuk beberapa waktu lagi. Apakah itu dalam waktu 10 tahun, saya tidak bisa mengatakan iya atau tidak,” ujar Pahon.

Sementara itu, perang anti-ISIS di bawah komando AS di Suriah telah memakan korban sipil. Kelompok pemantau Airwars melaporkan bahwa kematian warga sipil akibat serangan AS 10 kali lipat dari jumlah yang dilaporkan Pentagon. Setidaknya 3.164 warga sipil dibunuh dengan 76.649 bom yang dijatuhkan di Iraq dan Suriah.

 

Sumber: Antiwar, AFP
Redaktur: Ibas Fuadi

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pasca Kematian Saleh, Pemberontak Syiah Hutsi Tawan Puluhan Wartawan 

Pemberontak Syiah Hutsi menawan puluhan wartawan dari stasiun televisi pro Ali Abdullah Saleh di Ibukota Sanaa.

Rabu, 06/12/2017 16:50 0

Indonesia

Beberapa Catatan Pusdikham Uhamka untuk Calon Panglima TNI

Calon Panglima TNI tidak hanya harus memenuhi persyaratan formil. Tetapi juga memenuhi persyaratan prestasi, rekam jejak baik, bebas dan anti korupsi, serta clear dan clean soal HAM, serta berakhlak mulia.

Rabu, 06/12/2017 14:30 0

Indonesia

Soal Status Al-Quds, Indonesia Tak Boleh Diam

Amerika Serikat berencana mengakui Yerusalem (Kota Al-Quds) menjadi ibu kota Israel.

Rabu, 06/12/2017 14:04 0

Indonesia

Abu Janda Beraksi di ILC TV One, Begini Respon Warganet

Permadi Arya alias Abu Janda menjadi sorotan warganet pasca tampil di forum diskusi Indonesia Lawyer Club (ILC) TV One dengan tema "212, Perlukah Reuni?" pada Selasa (05/12/2017).

Rabu, 06/12/2017 13:27 1

Analisis

Gurita Korupsi di Balik Proyek Militer AS di Korea Selatan

Humphreys nantinya akan menjadi rumah bagi 42.000 personil militer AS. Sebagian kecil "wujud Amerika" sedang dibangun di sana, sehingga para penghuni tidak akan rindu rumah.

Rabu, 06/12/2017 11:28 0

Info Event

Inilah Pemenang Lomba Menulis “Refleksi Setahun Aksi 212”

KIBLAT.NET mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah meluangkan waktu untuk mengikuti lomba menulis...

Rabu, 06/12/2017 00:01 0

Indonesia

Tulisan Ayat Al Quran Keliru, Metro TV Sampaikan Maaf

Pihak Metro TV akhirnya angkat suara atas adanya kesalahan penulisan ayat dalam program 'Syiar Kemuliaan' yang ditayangkan pada Selasa (05/12/2017) pagi.

Selasa, 05/12/2017 22:00 0

Indonesia

JPU Akui Asma Dewi Tak Terlibat Seracen

KIBLAT.NET, Jakarta- Dalam penangkapan Asma Dewi, Kepolisian Republik Indonesia menuduh bahwa ibu rumah tangga sebagai...

Selasa, 05/12/2017 21:37 0

Indonesia

Pengacara Minta Asma Dewi Tidak Dikaitkan Saracen Lagi

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam sidang perdana Asma Dewi, Jaksa Penuntut Umum tak mampu menghadirkan bukti...

Selasa, 05/12/2017 21:37 0

Indonesia

Pelapor Metro TV: Reuni 212 Mencerminkan Toleransi

Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano mengatakan, dirinya tidak merasa adanya peserta atau masyarakat yang merayakan intoleransi ataupun berpolitik saat reuni 212.

Selasa, 05/12/2017 21:05 0