... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Kematian Saleh, Pemberontak Syiah Hutsi Tawan Puluhan Wartawan 

Foto: Pemberontak Hutsi berpose di depan tank pasca kematian Ali Abdullah Saleh

KIBLAT.NET, Sanaa- Pemberontak Syiah Hutsi menawan puluhan wartawan dari stasiun televisi pro Ali Abdullah Saleh di Ibukota Sanaa. Aksi itu lantas mendapat perhatian publik sekaligus kecaman dari badan pengawas media setempat.

Menurut Reporters Without Borders (RSF), menjelang melakukan penawanan, pemberontak Hutsi terlebih dahulu melemparkan granat ke gedung milik saluran televisi Yaman Al Youm di Sanaa pada Sabtu (02/11/2017). Setelah suasana mulai ricuh, mereka pun menyerbu dan menahan 41 wartawan di dalamnya.

Akibat serangan tersebut tiga orang petugas keamanan mengalami luka. RSF lantas mengecam tindakan tersebut.

“Kami mengecam tindakan kekerasan terhadap wartawan oleh Hutsi, yang merupakan pelanggaran serius terhadap Konvensi Jenewa,” ungkap Alexander El Khazen, kepala desk Timur Tengah RSF.

Ia menambahkan, “Penyanderaan ini khas iklim permusuhan di Yaman terhadap wartawan yang sering menjadi sasaran konflik ini. Kami meminta pemberontak Hutsi untuk segera membebaskan wartawan saluran TV tersebut.”

Yaman Al Youm TV merupakan media yang berafiliasi dengan Kongres Rakyat Umum, partai milik Ali Abdullah Saleh. Mantan presiden yang juga sekutu Hutsi Yaman itu justru tewas di tangan sekutunya sendiri setelah memutuskan untuk berdamai dengan Arab Saudi. Hutsi merasa dikhianati dengan keputusan tersebut.

Sumber: Al Jazeera
Editor: Syafi’i Iskandar

 

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Fatah Serukan “Intifadah” untuk Bela Al-Quds

Otoritas Fatah meminta warga Palestina untuk melakukan gerakan perlawanan atas Kota Al-Quds (Yerusalem) di tengah upaya AS untuk menjadikannya sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaannya di sana. 

Rabu, 06/12/2017 12:42 0

Analisis

Gurita Korupsi di Balik Proyek Militer AS di Korea Selatan

Humphreys nantinya akan menjadi rumah bagi 42.000 personil militer AS. Sebagian kecil "wujud Amerika" sedang dibangun di sana, sehingga para penghuni tidak akan rindu rumah.

Rabu, 06/12/2017 11:28 0

Palestina

Erdogan kepada Trump: Al-Quds “Garis Merah” bagi Umat Islam

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam memutus hubungan diplomatik dengan Moskow jika Amerika Serikat mengakui kota Al-Quds (Jerusalem) sebagai ibukota Israel

Rabu, 06/12/2017 09:42 0

Amerika

Koalisi AS: Anggota ISIS di Iraq dan Suriah Tersisa 3000

Juru bicara koalisi internasional anti-ISIS pimpinan AS, Selasa (05/12), mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan jumlah anggota ISIS yang tersisa di Iraq dan Suriah saat ini kurang dari 3.000 pejuang.

Rabu, 06/12/2017 08:04 0

Afghanistan

Intelijen Afghanistan Klaim Lumpuhkan Komandan Senior Al-Qaidah

Dinas Intelijen Afghanistan, Selasa (05/12), mengklaim berhasil melumpuhkan kepemimpin senior Organisasi Al-Qaidah Afghanistan, Umar Khattab, dalam serangkaian operasi militer di timur Negara itu.

Rabu, 06/12/2017 07:27 0

Info Event

Inilah Pemenang Lomba Menulis “Refleksi Setahun Aksi 212”

KIBLAT.NET mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah meluangkan waktu untuk mengikuti lomba menulis...

Rabu, 06/12/2017 00:01 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Berjaya Karena Rencana

Jika ditinjau dari teori di atas, maka peristiwa 2 Desember 2016 (212) merupakan aksi yang dilakukan oleh active public.

Selasa, 05/12/2017 20:00 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Hendak Kemana dan Dengan Siapa?  

212; Simbol Pemersatu

Selasa, 05/12/2017 19:00 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Di Persimpangan Harapan

Terkait massa aksi 212, beragam spekulasi juga muncul. Bagi yang melihat dari sudut pandang politis, akan menganggap aksi ini tidak lebih dari sekedar “politik uang”. Orang-orang datang hanya karena dibayar dan sebenarnya tidak tahu apa yang mereka (massa aksi) tuntut.

Selasa, 05/12/2017 18:00 0

Yaman

Warga Sanaa Diliputi Kegelisahaan Pasca Kematian Ali Abdullah Saleh

Warga Sanaa mengalami hari-hari yang berat selama hampir sepekan di tengah kecamuknya pertempuran dan serangan udara. Setelah pembunuhan Ali Abdullah Saleh pada Senin (04/12/2017), kondisi tersebut tampaknya akan lebih buruk.

Selasa, 05/12/2017 14:00 0