... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Koalisi Saudi Tingkatkan Serangan Udara di Yaman

Foto: Jet tempur koalisi Saudi dalam operasi udara di Yaman/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Sanaa – Koalisi pimpinan Saudi mengintensifkan serangan udara di Yaman pada Rabu (06/12/2017). Hal itu dilakukan menyusul pembunuhan mantan presiden Ali Abdullah Saleh yang membuat cengkeraman pemberontak Hutsi di ibu kota Sanaa.

Jet tempur koalisi melakukan puluhan serangan udara, membom basis Hutsi di Sanaa dan di provinsi utara lainnya. Stasiun televisi Yaman pro-Hutsi, Al Masirah menyebut bahwa koalisi membom tempat tinggal Saleh dan rumah-rumah anggota keluarganya lainnya.

Warga mengatakan kepada Reuters bahwa ledakan keras terdengar di pusat kota Sanaa. Al-Masirah mengatakan serangan udara juga melanda provinsi-provinsi utara termasuk Taiz, Haja, Midi dan Saada. Tidak ada laporan tentang korban jiwa.

Arab Saudi dan sekutunya menyerang sehari setelah putra Saleh, Ahmed Ali berjanji untuk memimpin sebuah kampanye melawan Hutsi yang bekerja sama dengan Iran. Ahmed Ali adalah mantan pemimpin Garda Elit Republikan. Ia digadang-gadang menjadi penerus ayahnya.

Perang Yaman oleh PBB disebut membuat krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Pemberontak Hutsi yang bekerja sama dengan Iran menguasai Sanaa pada 2014, yang diikuti dengan terbentuknya aliansi militer pimpinan Saudi untuk mendukung sebuah basis pemerintahan di selatan.

Saleh sendiri membantu Hutsi untuk menguasai sebagian besar wilayah utara negara itu, termasuk Sanaa. Keputusannya untuk mengalihkan kesetiaan dan meninggalkan Hutsi dalam sepekan terakhir adalah perubahan paling dramatis di medan perang selama bertahun-tahun.

Hal itu memicu bentrokan antara Hutsi dan pendukung Saleh, yang diikuti kematian mantan presiden Yaman itu ketika hendak meninggalkan Sanaa. Puluhan ribu pendukung Hutsi bersorak sorai atas kematian Saleh. Mereka meneriakkan slogan melawan Arab Saudi dan sekutu-sekutunya.

Sumber: Middle East Eye
Redaktur: Ibas Fuadi

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Beberapa Catatan Pusdikham Uhamka untuk Calon Panglima TNI

Calon Panglima TNI tidak hanya harus memenuhi persyaratan formil. Tetapi juga memenuhi persyaratan prestasi, rekam jejak baik, bebas dan anti korupsi, serta clear dan clean soal HAM, serta berakhlak mulia.

Rabu, 06/12/2017 14:30 0

Indonesia

Soal Status Al-Quds, Indonesia Tak Boleh Diam

Amerika Serikat berencana mengakui Yerusalem (Kota Al-Quds) menjadi ibu kota Israel.

Rabu, 06/12/2017 14:04 0

Indonesia

Abu Janda Beraksi di ILC TV One, Begini Respon Warganet

Permadi Arya alias Abu Janda menjadi sorotan warganet pasca tampil di forum diskusi Indonesia Lawyer Club (ILC) TV One dengan tema "212, Perlukah Reuni?" pada Selasa (05/12/2017).

Rabu, 06/12/2017 13:27 1

Analisis

Gurita Korupsi di Balik Proyek Militer AS di Korea Selatan

Humphreys nantinya akan menjadi rumah bagi 42.000 personil militer AS. Sebagian kecil "wujud Amerika" sedang dibangun di sana, sehingga para penghuni tidak akan rindu rumah.

Rabu, 06/12/2017 11:28 0

Info Event

Inilah Pemenang Lomba Menulis “Refleksi Setahun Aksi 212”

KIBLAT.NET mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah meluangkan waktu untuk mengikuti lomba menulis...

Rabu, 06/12/2017 00:01 0

Indonesia

Tulisan Ayat Al Quran Keliru, Metro TV Sampaikan Maaf

Pihak Metro TV akhirnya angkat suara atas adanya kesalahan penulisan ayat dalam program 'Syiar Kemuliaan' yang ditayangkan pada Selasa (05/12/2017) pagi.

Selasa, 05/12/2017 22:00 0

Indonesia

JPU Akui Asma Dewi Tak Terlibat Seracen

KIBLAT.NET, Jakarta- Dalam penangkapan Asma Dewi, Kepolisian Republik Indonesia menuduh bahwa ibu rumah tangga sebagai...

Selasa, 05/12/2017 21:37 0

Indonesia

Pengacara Minta Asma Dewi Tidak Dikaitkan Saracen Lagi

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam sidang perdana Asma Dewi, Jaksa Penuntut Umum tak mampu menghadirkan bukti...

Selasa, 05/12/2017 21:37 0

Indonesia

Pelapor Metro TV: Reuni 212 Mencerminkan Toleransi

Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda, Sam Aliano mengatakan, dirinya tidak merasa adanya peserta atau masyarakat yang merayakan intoleransi ataupun berpolitik saat reuni 212.

Selasa, 05/12/2017 21:05 0

Indonesia

Keterlibatan Asma Dewi di Seracen Tak Terbukti, Tuduhan Polisi Dipertanyakan

Di ruang sidang, sangkaan itu tidak disebut sama sekali. Asma Dewi hanya dipersalahkan karena memuat konten ujaran kebencian

Selasa, 05/12/2017 20:24 0