... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Beberapa Catatan Pusdikham Uhamka untuk Calon Panglima TNI

Foto: Direktur Pusat Studi dan Pendidikan HAM Uhamka, Maneger Nasution

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Joko Widodo telah memilih KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto, sebagai calon tunggal Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan pensiun pada Maret 2018. Nama Hadi juga sudah diserahkan kepada DPR untuk dilakukan uji kepatutan dan kelayakan.

“Semoga Presiden Joko Widodo sudah dengan rendah hati melibatkan sedari awal beberapa lembaga negara seperti KPK, PPATK dan Komnas HAM sebelum calon tersebut diajukan ke DPR untuk melacak rekam jejak calon Panglima TNI,” kata Maneger Nasution memberikan penilaian terhadap calon pilihan Jokowi tersebut.

Direktur Pusdikham Uhamka (Pusat Studi dan Pendidikan HAM Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA) itu mengatakan calon Panglima TNI tidak hanya harus memenuhi persyaratan formil. Tetapi juga memenuhi persyaratan prestasi, rekam jejak baik, bebas dan anti korupsi, serta clear dan clean soal HAM, serta berakhlak mulia.

“Meskipun tidak ada calon alternatif, karena yang diajukan tunggal, tapi publik tetap berharap calon baru Panglima TNI harus memenuhi persyaratan integritas, profesionalitas, dan harus clear dan clean soal hak asasi manusia (HAM),” terang Mantan Komisioner Komnas HAM ini dalam rilisnya pada Rabu (06/12/2017).

Selain itu, Maneger memiliki beberapa catatan yang perlu diperhatikan Presiden Jokowi dan DPR serta calon Panglima TNI. Pertama, calon Panglima TNI harus memiliki wawasan yang memadai tentang lingkungan strategis dan geopolitik baik global, regional, dan nasional.

Kedua, berkomitmen memajukan dan menegakkan HAM di lingkungan TNI khususnya. Ketiga, berkomitmen melanjutkan dan menyempurnakan reformasi internal TNI. Keempat, memastikan dan menjaga independensi TNI sebagai alat pertahanan negara, bukan alat kekuasaan. Apalagi tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik.

“Kelima, calon Pangllima TNI harus mampu meningkatkan disiplin TNI sehingga tidak terulang lagi peristiwa-peristiwa masa lalu yang sejatinya tidak perlu terjadi seperti adanya kasus penyerangan Lapas Cebongan, perkelahian antar anggota TNI dengan Polri, bahkan pertempuran sesama TNI sendiri,” ungkap Maneger.

Keenam, Panglima TNI harus mampu meningkatkan integritas dan profesionalitas prajurit. Ketujuh, meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarganya. Kedelapan, meneruskan reorganisasi TNI melalui program Minimum Essensial Force.

Kesembilan, menjaga netralitas TNI dan menyelesaikan perangkat-perangkat lunak TNI sesuai undang-undang TNI. Antara lain menuntaskan soal bisnis TNI, peradilan umum untuk militer, hukum disiplin militer, doktrin-doktrin TNI yang sesuai dengan teknologi dan HAM, pembinaan karir, dan lain-lain. Kesepuluh, berkomitmen menunaikan amanat reformasi soal supremasi sipil.

“Terakhir, calon Panglima TNI harus berkomitmen memenuhi hak-hak konstitusional warganya sendiri, seperti TNI perempuan yang ingin berhijab misalnya. Calon Panglima TNI itu ada baiknya menyampaikan secara transaparan ke publik tentang komitmennya tersebut dengan cara menerbitkan Peraturan Panglima TNI tentang bolehnya TNI perempuan yang ingin berhijab, dan lain-lain,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Fatah Serukan “Intifadah” untuk Bela Al-Quds

Otoritas Fatah meminta warga Palestina untuk melakukan gerakan perlawanan atas Kota Al-Quds (Yerusalem) di tengah upaya AS untuk menjadikannya sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaannya di sana. 

Rabu, 06/12/2017 12:42 0

Analisis

Gurita Korupsi di Balik Proyek Militer AS di Korea Selatan

Humphreys nantinya akan menjadi rumah bagi 42.000 personil militer AS. Sebagian kecil "wujud Amerika" sedang dibangun di sana, sehingga para penghuni tidak akan rindu rumah.

Rabu, 06/12/2017 11:28 0

Palestina

Erdogan kepada Trump: Al-Quds “Garis Merah” bagi Umat Islam

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam memutus hubungan diplomatik dengan Moskow jika Amerika Serikat mengakui kota Al-Quds (Jerusalem) sebagai ibukota Israel

Rabu, 06/12/2017 09:42 0

Amerika

Koalisi AS: Anggota ISIS di Iraq dan Suriah Tersisa 3000

Juru bicara koalisi internasional anti-ISIS pimpinan AS, Selasa (05/12), mengatakan bahwa pihaknya memperkirakan jumlah anggota ISIS yang tersisa di Iraq dan Suriah saat ini kurang dari 3.000 pejuang.

Rabu, 06/12/2017 08:04 0

Afghanistan

Intelijen Afghanistan Klaim Lumpuhkan Komandan Senior Al-Qaidah

Dinas Intelijen Afghanistan, Selasa (05/12), mengklaim berhasil melumpuhkan kepemimpin senior Organisasi Al-Qaidah Afghanistan, Umar Khattab, dalam serangkaian operasi militer di timur Negara itu.

Rabu, 06/12/2017 07:27 0

Info Event

Inilah Pemenang Lomba Menulis “Refleksi Setahun Aksi 212”

KIBLAT.NET mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah meluangkan waktu untuk mengikuti lomba menulis...

Rabu, 06/12/2017 00:01 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Berjaya Karena Rencana

Jika ditinjau dari teori di atas, maka peristiwa 2 Desember 2016 (212) merupakan aksi yang dilakukan oleh active public.

Selasa, 05/12/2017 20:00 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Hendak Kemana dan Dengan Siapa?  

212; Simbol Pemersatu

Selasa, 05/12/2017 19:00 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Di Persimpangan Harapan

Terkait massa aksi 212, beragam spekulasi juga muncul. Bagi yang melihat dari sudut pandang politis, akan menganggap aksi ini tidak lebih dari sekedar “politik uang”. Orang-orang datang hanya karena dibayar dan sebenarnya tidak tahu apa yang mereka (massa aksi) tuntut.

Selasa, 05/12/2017 18:00 0

Yaman

Warga Sanaa Diliputi Kegelisahaan Pasca Kematian Ali Abdullah Saleh

Warga Sanaa mengalami hari-hari yang berat selama hampir sepekan di tengah kecamuknya pertempuran dan serangan udara. Setelah pembunuhan Ali Abdullah Saleh pada Senin (04/12/2017), kondisi tersebut tampaknya akan lebih buruk.

Selasa, 05/12/2017 14:00 0