... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tulisan Ayat Al Quran Keliru, Metro TV Sampaikan Maaf

Foto: Salah Tulis Ayat, Metro TV Salahkan Ayat dan Ustadzah

KIBLAT.NET, Jakarta- Pihak Metro TV akhirnya angkat suara atas adanya kesalahan penulisan ayat dalam program ‘Syiar Kemuliaan’ yang ditayangkan pada Selasa (05/12/2017) pagi. Humas Metro TV, Henny Puspitasari menyampaikan permintaan maaf atas kekeliruan tersebut.

“Metro TV memohon maaf atas terjadinya kesalahan yang tidak disengaja pada program Syiar Kemuliaan dan kami akan menjadikan Hal ini sebagai koreksi kami ke depan,” ujarnya dalam rilis yang diterima Kiblat.net.

Ia juga mengatakan bahwa Ustadzah Nani Handayani turut menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan tersebut. Metro TV, kata dia, meyakini bahwa Ustadzah Nani Handayani adalah seorang yang berkompeten dalam bidangnya.

“Maka kami memohon agar dapat dibukakan pintu maaf atas kekeliruan yang terjadi pada program siar kemuliaan dan semoga kita semua diberikan Ridho dari Allah,” tukasnya.

Sebelumnya, acara Syiar Kemuliaan yang ditayangkan oleh Metro TV menjadi perhatian oleh warganet. Dalam acara tersebut, pameteri Ustadzah Nani Handayani salah dalam menulis potongan ayat Al Quran. Ustadzah Nani sendiri telah meminta maaf dan mengakui bahwa kesalahan tersebut tak disengaja.

 

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Berjaya Karena Rencana

Jika ditinjau dari teori di atas, maka peristiwa 2 Desember 2016 (212) merupakan aksi yang dilakukan oleh active public.

Selasa, 05/12/2017 20:00 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Hendak Kemana dan Dengan Siapa?  

212; Simbol Pemersatu

Selasa, 05/12/2017 19:00 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Di Persimpangan Harapan

Terkait massa aksi 212, beragam spekulasi juga muncul. Bagi yang melihat dari sudut pandang politis, akan menganggap aksi ini tidak lebih dari sekedar “politik uang”. Orang-orang datang hanya karena dibayar dan sebenarnya tidak tahu apa yang mereka (massa aksi) tuntut.

Selasa, 05/12/2017 18:00 0

Yaman

Warga Sanaa Diliputi Kegelisahaan Pasca Kematian Ali Abdullah Saleh

Warga Sanaa mengalami hari-hari yang berat selama hampir sepekan di tengah kecamuknya pertempuran dan serangan udara. Setelah pembunuhan Ali Abdullah Saleh pada Senin (04/12/2017), kondisi tersebut tampaknya akan lebih buruk.

Selasa, 05/12/2017 14:00 0

Video Kajian

Ustadz Farid Okbah: Ekonomi Islam, Komunis dan Kapitalis

KIBLAT.NET – Ustadz Farid Okbah: Ekonomi Islam, Komunis dan Kapitalis. Islam mengajarkan bahwa setiap Muslim...

Selasa, 05/12/2017 13:20 0

Yaman

Saleh Terbunuh, Presiden Yaman Serukan Rakyat Bangkit Lawan Hutsi

Presiden Yaman Abdu Rabbu Mansour Hadi menyeru rakyat Yaman untuk bangkit melawan pemberontak Syiah Hutsi. Hadi melarikan diri ke Arab Saudi setelah Hutsi mengambil alih ibu kota Sanaa pada 2014 silam.

Selasa, 05/12/2017 10:12 0

Suriah

Diam-diam Rusia Beri Dukungan Udara kepada Milisi Kurdi

"Pesawat Rusia melakukan 672 serangan dan membombardir lebih dari 1.450 sasaran untuk mendukung serangan oleh milisi lokal dan Kurdi di sebelah timur Sungai Efrat," kata pernyataan Dephan Rusia.

Selasa, 05/12/2017 09:23 0

Yaman

Ali Saleh Dieksekusi di Jalan Saat Melarikan Diri dari Sanaa

Mantan presiden Yaman yang sebelumnya sekutu pemberontak Syiah Hutsi, Ali Abdullah Saleh, terkonfirmasi tewas pada Senin (04/12).

Selasa, 05/12/2017 08:20 1

Afrika

Milisi Kristen Afrika Tengah Tewaskan Pasukan PBB

Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Afrika Tengah (MONUC) mengungkapkan bahwa milisi Kristen Anti-Balaka membunuh seorang tentara Mauritania yang merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB.

Selasa, 05/12/2017 07:35 0

Yaman

Pemberontak Hutsi Klaim Bunuh Mantan Presiden Yaman

Pemberontak Syiah Hutsi mengklaim telah membunuh Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dalam sebuah serangan bom di rumahnya di Sanaa. Namun, Kongres Rakyat Umum membantah kabar tersebut.

Senin, 04/12/2017 21:45 0