... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

JPU Akui Asma Dewi Tak Terlibat Seracen

Foto: Herlangga usai pembacaan Replik di pengadilan negeri Jakarta Selatan

KIBLAT.NET, Jakarta- Dalam penangkapan Asma Dewi, Kepolisian Republik Indonesia menuduh bahwa ibu rumah tangga sebagai bendahara Seracen dan 75 juta turut diumbar ke publik. Namun gembar-gembor tersebut tak sampai di meja persidangan.

Pasalnya, tak satupun bukti yang mengarahkan Asma Dewi terlibat dalam kelompok penyebar hoax tersebut. Bahkan Jaksa Penuntut Umum, Herlangga Wisnu pun mengamini hal itu bahwa dalam dakwaan tersebut tidak disebutkan atau menuduh Asma Dewi sebagai bendahara Saracen.

“Tidak ada (pasal terkait tuduhan anggota Saracen,red) pasal itu, hanya ada pasal UU ITE,” ungkap Herlangga usai pembacaan jawaban atas Eksepsi penasihat hukum terdakwa di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jakarta Selatan, Selasa (05/12/2017).

Tuduhan yang selama ini sudah terlanjur ditodongkan kepada Asma Dewi oleh kepolisian juga menjadi titik perhatian dari penasihat hukum.

Ketua Umum Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habiburokhman mengatakan, bahwa Dakwaan JPU dan tuduhan polisi tak berdasar. Ia beralasan bahwa dalam pembacaan surat dakwaan, tidak ada satu pun yang menyebutkan kata “Saracen” ataupun “Rp 75 juta”.

“Ini berbeda sekali ketika pertama kali Asma Dewi ditangkap. Ketika itu, polisi bilang kalau perempuan yang juga menjabat sebagai bendahara Tamasya al-Maidah ini terbukti mengirim uang,” ungkap Habiburokhman.

Selaras dengan Habiburokhman, Noorhayati yang merupakan anggota Srikandi ACTA juga mengatakan bahwa faktanya, dalam Berita Acara Perkara (BAP) maupun Surat Dakwaan yeng telah dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan perdana pekan lalu, tidak ada sama sekali tuduhan bahwa Ibu Asma Dewi adalah bendahara Saracen dan telah melakukan transfer sebesar Rp. 75.000.000,- kepada Saracen.

BACA JUGA  Vandalisme Mushola Darussalam Tindak Pidana Serius

“Jika tuduhan dalam surat dakwaan JPU saja tidak ada, tentu faktanya juga tidak ada, dan memang lbu Asma Dewi tidak ada kaitannya sama sekali dengan Saracen,” ungkap Noorhayati.

Reporter: Muhamad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar

 

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Berjaya Karena Rencana

Jika ditinjau dari teori di atas, maka peristiwa 2 Desember 2016 (212) merupakan aksi yang dilakukan oleh active public.

Selasa, 05/12/2017 20:00 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Hendak Kemana dan Dengan Siapa?  

212; Simbol Pemersatu

Selasa, 05/12/2017 19:00 0

Opini

Refleksi Setahun Aksi 212: Di Persimpangan Harapan

Terkait massa aksi 212, beragam spekulasi juga muncul. Bagi yang melihat dari sudut pandang politis, akan menganggap aksi ini tidak lebih dari sekedar “politik uang”. Orang-orang datang hanya karena dibayar dan sebenarnya tidak tahu apa yang mereka (massa aksi) tuntut.

Selasa, 05/12/2017 18:00 0

Yaman

Warga Sanaa Diliputi Kegelisahaan Pasca Kematian Ali Abdullah Saleh

Warga Sanaa mengalami hari-hari yang berat selama hampir sepekan di tengah kecamuknya pertempuran dan serangan udara. Setelah pembunuhan Ali Abdullah Saleh pada Senin (04/12/2017), kondisi tersebut tampaknya akan lebih buruk.

Selasa, 05/12/2017 14:00 0

Video Kajian

Ustadz Farid Okbah: Ekonomi Islam, Komunis dan Kapitalis

KIBLAT.NET – Ustadz Farid Okbah: Ekonomi Islam, Komunis dan Kapitalis. Islam mengajarkan bahwa setiap Muslim...

Selasa, 05/12/2017 13:20 0

Yaman

Saleh Terbunuh, Presiden Yaman Serukan Rakyat Bangkit Lawan Hutsi

Presiden Yaman Abdu Rabbu Mansour Hadi menyeru rakyat Yaman untuk bangkit melawan pemberontak Syiah Hutsi. Hadi melarikan diri ke Arab Saudi setelah Hutsi mengambil alih ibu kota Sanaa pada 2014 silam.

Selasa, 05/12/2017 10:12 0

Suriah

Diam-diam Rusia Beri Dukungan Udara kepada Milisi Kurdi

"Pesawat Rusia melakukan 672 serangan dan membombardir lebih dari 1.450 sasaran untuk mendukung serangan oleh milisi lokal dan Kurdi di sebelah timur Sungai Efrat," kata pernyataan Dephan Rusia.

Selasa, 05/12/2017 09:23 0

Yaman

Ali Saleh Dieksekusi di Jalan Saat Melarikan Diri dari Sanaa

Mantan presiden Yaman yang sebelumnya sekutu pemberontak Syiah Hutsi, Ali Abdullah Saleh, terkonfirmasi tewas pada Senin (04/12).

Selasa, 05/12/2017 08:20 1

Afrika

Milisi Kristen Afrika Tengah Tewaskan Pasukan PBB

Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Afrika Tengah (MONUC) mengungkapkan bahwa milisi Kristen Anti-Balaka membunuh seorang tentara Mauritania yang merupakan bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB.

Selasa, 05/12/2017 07:35 0

Yaman

Pemberontak Hutsi Klaim Bunuh Mantan Presiden Yaman

Pemberontak Syiah Hutsi mengklaim telah membunuh Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dalam sebuah serangan bom di rumahnya di Sanaa. Namun, Kongres Rakyat Umum membantah kabar tersebut.

Senin, 04/12/2017 21:45 0

Close
CLOSE
CLOSE